Nikah Muda Bukan Jaminan Hidup Bahagia, Ini Alasannya!

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan keinginan untuk menikah muda. Namun hal

Dina Novia Dina Novia · 3 min read >
Nikah Muda Bukan Jaminan Hidup Bahagia

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan keinginan untuk menikah muda. Namun hal yang perlu dipahami adalah menikah muda bukanlah jaminan untuk hidup bahagia selamanya. Kehidupan pernikahan bukanlah hal yang bisa dijadikan ajang untuk coba-coba semata.

Sebelum kamu memutuskan untuk menikah, akan lebih baik jika kamu memikirkan matang-matang. Apa benar kamu memang sudah siap memikul beban apapun yang ada dalam kehidupan pernikahanmu nanti?

Apa kamu memang sudah merasa kamu mampu untuk menghadapi baik buruknya kehidupan pernikahanmu?

Hubungan dalam ikatan pernikahan adalah hal yang sakral. Jangan pernah kamu samakan dengan kehidupan hubungan yang masih sekadar pacaran. Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa menikah muda bukan jaminan hidup bahagia.

1. Kehidupan Pernikahan Memiliki Beban dan Tanggung Jawab yang Berbeda dari Sekadar Hubungan Pacaran

Pernikahan Memiliki Tanggungjawab Yang Berbeda
Pernikahan Memiliki Tanggungjawab Yang Berbeda

Hubungan dalam sebuah pernikahan tentu bukan hal yang bisa dijadikan ajang untuk bermain-main. Kehidupan pernikahan memiliki beban dan tanggung jawab yang besar. Jika kamu memang belum siap untuk menanggung semua itu, maka lebih baik kamu tidak mengambil keputusan secara terburu-buru untuk menikah muda.

Kehidupan pernikahan tidak sesederhana kehidupan pada saat masih pacaran. Kamu tak bisa seenaknya saja dalam menjalin hubungan pernikahan. Ada tanggung jawab yang perlu kamu perhatikan.

Baca Juga : Inilah 10 Godaan Menjelang Pernikahan yang Harus Kamu Hadapi

2. Jangan Hanya Memandang Apa yang Ada di Permukaan, Kamu Mungkin Belum Tahu Apa yang Ada di Dalamnya

Jangan Hanya Memandang Dari Permukaan
Jangan Hanya Memandang Dari Permukaan

Mungkin kelihatannya kamu melihat kehidupan pernikahan adalah kehidupan yang dipenuhi dengan kebahagiaan. Tapi apa yang kamu lihat belum tentu mewakili semua hal yang terjadi dalam hubungan pernikahan.

Misalnya saja, kamu melihat temanmu yang sudah menikah terlihat memiliki kehidupan yang sempurna. Tapi apa kamu pernah berpikir tentang bagaimana proses mereka dalam menjalani kehidupan pernikahan yang sesungguhnya.

Apa yang kamu lihat mungkin hanya secuil dari kisah dalam pernikahan. Kamu tidak bisa menilai keseluruhan kehidupan hanya dengan memandang bagian permukaannya saja tanpa melihat lebih jeli ke tempat yang paling dasar.

3. Saat Satu Masalah Datang, Kamu Harus Siap Menghadapi Berbagai Tekanan dari Segala Arah

Kalian Harus Siap Menghadapi Berbagai Masalah dan Tekanan
Kalian Harus Siap Menghadapi Berbagai Masalah dan Tekanan

Dalam menjalani kehidupan pernikahan kamu akan dituntut untuk memiliki pemikiran dan sikap yang dewasa. Bisa dibilang kamu harus tahan banting dari banyaknya masalah yang mungkin akan datang dan pergi dalam kehidupan pernikahan yang sedang kamu jalani.

Mungkin pada saatnya nanti kamu akan menerima banyak tekanan dari segala arah. kamu harus mampu menghadapi hal tersebut. Pola pikir dan sikap yang dewasa sudah pasti diperlukan dalam menjalani kehidupan pernikahan. Jika kamu masih belum siap, maka lebih baik jangan menikah terlebih dulu. Jangan jadikan pernikahan sebagai bahan percobaan untukmu.

4. Jika Kamu Tak Lihai dalam Mengontrol Diri dan Emosi, Jiwa Sekaligus Perasaanmu Akan Sangat Tersakiti

Kamu Harus Bisa Mengontrol Emosi
Kamu Harus Bisa Mengontrol Emosi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Pernikahan bukanlah hal yang sepele. Kamu harus benar-benar menyiapkan dirimu untuk menghadapi hal baik maupun buruk di depan nanti.

Jika kamu belum mampu mengontrol diri dan emosimu sendiri, kamu sama saja sudah menyerahkan jiwa dan perasaanmu untuk merasakan yang namanya sakit hati.

Kamu harus pandai dalam mengolah perasaan dan emosimu. Kamu harus lebih bijak dari sebelumnya. Kehidupan pernikahan nyatanya tak sama dengan taman bermain yang bisa kamu tinggalkan begitu saja setelah kamu puas bermain-main di dalamnya.

Baca Juga : 7 Hal Yang Wajib Dipertimbangkan Sebelum Menerima Lamaran

5. Kamu Harus Merelakan Kebebasan Masa Mudamu, Tak Menutup Kemungkinan akan Ada Penyesalan Kemudian

Kamu Harus Merelakan Kebebasanmu
Kamu Harus Merelakan Kebebasanmu

Bisa dibilang masa muda adalah masa emas bagi setiap manusia. Masa muda adalah masa yang paling tepat untuk kamu mengembangkan diri menjadi apa yang kamu inginkan. Kamu pun bisa melakukan segala hal tanpa terkekang dengan beberapa aturan yang ada dalam sebuah pernikahan.

Menikah muda mungkin akan menjadi hal yang kurang baik bagimu. Kamu akan kehilangan kebebasanmu untuk mengembangkan diri. Dan tak menutup kemungkinan kamu akan menyesali keputusanmu untuk menikah muda di masa yang akan datang.

6. Jangan Menikah Hanya Karena Desakan Usia, Kamu Berhak Menentukan Jalan Hidupmu Sendiri

Jangan Menikah Karena Desakan Usia
Jangan Menikah Karena Desakan Usia

Jika alasanmu ingin mencoba menjalani hubungan pernikahan di usia yang masih dini adalah karena banyaknya orang yang sudah menekanmu untuk menikah, maka kamu tak seharusnya melakukannya. Orang lain tak punya hak untuk menentukan seperti apa jalan hidup yang harus kamu jalani.

Jangan mudah terpengaruh oleh omongan orang lain. Jangan mudah tersulut emosi dengan perkataan yang mereka lontarkan padamu.

Pernikahanmu adalah tentangmu, bukan tentang mereka. Kamulah yang berhak menentukan kapan dan dengan siapa kamu akan menjani kehidupan pernikahan nantinya.

7. Menutup Satu Masalah dengan Menikah, Bukan Berarti Tak Ada Masalah yang akan Datang Lagi Nantinya

Saat Menikah Bukan Berarti Masalah Akan Berhenti
Saat Menikah Bukan Berarti Masalah Akan Berhenti

Mungkin saat ini kamu sedang lelah dengan kesibukanmu. Kamu lelah dengan pekerjaan yang tak ada habisnya. Kamu lelah dengan penelitian di bangku kuliah yang tak kunjung disetujui oleh pembimbing dan pengujimu. Akhirnya kamu memiliki pemikiran untuk menikah saja.

Dengan menikah, mungkin kamu bisa menutup satu masalah. Tapi kamu juga harus menyadari bahwa pernikahan artinya juga membuka pintu untuk permasalahan yang lain. kamu harus sudah benar-benar menyiapkan dirimu sendiri untuk menerima dan menghadapi berbagai tekanan yang mungkin kamu terima setelahnya.

Baca Juga : Ketahui Kapan Waktu dan Usia Menikah yang Baik Bagi Seseorang

Nah, itulah beberapa alasan yang menunjukkan bahwa menikah muda tak selalu menjadi jaminan kebahagiaan seseorang. Jika memang kamu belum siap untuk menikah, maka jangan paksakan. Mungkin ada banyak tekanan dari luar, tapi ingatlah bahwa ini hidupmu. Kamulah satu-satunya orang yang berhak mengaturnya. Pikirkanlah secara matang sebelum kamu mengambil sebuah keputusan.

Dina Novia
Lahir dengan hobi travelling dan fotografi. Mulai terjun di bidang bahasa semenjak menjadi mahasiswa jurusan bahasa Indonesia di Malang. Read Full Profile