in

Tak Banyak Diketahui, Ternyata Ini 5 Alasan Pentingnya Perjanjian Pranikah Sebelum Menikah

Perjanjian Pranikah

Keputusan untuk menikah adalah keputusan yang harus dipikirkan secara matang. Kamu harus benar-benar bisa menyiapkan segala sesuatunya dengan baik. Kenapa? Tentu saja karena kamu pun pasti menginginkan sebuah pernikahan yang hanya terjadi satu kali dalam hidupmu, bukan?

Saat ini masih ada banyak orang yang hanya percaya dengan kata-kata cinta tanpa berpikir secara logika. Itulah kenapa mereka menganggap bahwa perjanjian pranikah adalah satu hal yang tidak perlu mereka buat sebelum mereka benar-benar menikah dengan pasangannya. Padahal kenyataannya perjanjian pranikah ini cukup penting untuk kehidupan rumah tanggamu kelak loh.

Perjanjian pranikah akan mempermudahmu untuk mengatur beberapa hal tentang pernikahanmu ke depan, mulai dari urusan materi sampai urusan anak. Karena itulah, akan lebih baik jika kamu juga membuat sebuah perjanjian pranikah sebelum menikah nantinya.

Dengan adanya perjanjian pranikah, kamu akan lebih mudah mencapai kesepakatan-kesepakatan bersama dalam menjalani kehidupan pernikahanmu nantinya. Baik kamu dan pasangan juga akan lebih sulit mengingkari apa yang sudah dikatakan sebelum menikah karena semua hal itu sudah tertulis dalam perjanjian pranikah tersebut.

Lantas, apa saja sih yang menjadi alasan perjanjian pranikah itu penting untuk dibuat sebelum menikah? Simak penjelasannya berikut.

1. Untuk Keperluan Harta Warisan dari Masing-Masing Orang Tua

Mengharapkan Harta Warisan Orang Tua
Harta Warisan Orang Tua

Biasanya setiap anak sudah mendapatkan harta warisan dari orang tuanya. Nah, kegunaan perjanjian pranikah dalam hal ini adalah untuk mengatur kepemilikan harta warisan tersebut.

Beberapa orang memasukkan harta warisan dari orang tua masing-masing sebagai harta milik bersama saat sudah menikah. Padahal sebenarnya harta warisan ini masuk dalam kategori kepemilikan pribadi perseorangan.

Nah, perjanjian pranikah akan membantumu dalam memperjelas status kepemilikan harta warisan dari orang tuamu. Jika pasanganmu ingin ikut mempergunakanya, tentu saja hal itu harus atas persetujuanmu terlebih dahulu sebagai pemiliknya.

2. Sebagai Bukti Tertulis dalam Hal Pemenuhan Hak dan Kewajiban Sebagai Pasangan Suami Istri

Agar Tahu Haknya Masing-masing
Agar Tahu Haknya Masing-masing

Mungkin kamu berpikir, tanpa ada perjanjian pra nikah pun seharusnya suami istri sudah paham tentang hak dan kewajiban mereka masing-masing. Tetapi pada kenyataanya ada banyak pasangan yang tidak melaksanakan kewajibannya, sebaliknya justru menuntut apa yang tidak menjadi haknya.

Bisa dipastikan akan ada salah satu pihak yang paling dominan dalam rumah tanggamu nanti, entah itu kamu atau pasanganmu. Sikap dominan yang terlalu berlebihan inilah yang membuat pemenuhan hak dan kewajiban dalam hubungan suami istri tidak bisa berjalan dengan baik.

Perjanjian pranikah ini sangat berguna untuk mengatur peranmu dan pasanganmu dalam menjalani kehidupan sebagai suami istri nantinya. Kamu bisa mengaturnya dengan adil. Sudah menjadi keharusan bagi suami dan istri ikut berperan dalam melaksanakan semua pekerjaan rumah tangga bersama.

3. Untuk Mengatur Hak Asuh Anak Jika di Tengah Jalan Terjadi Hal yang Tidak Diinginkan

Sebagai Perjanjian Atas Hak Asuh Anak
Sebagai Perjanjian Atas Hak Asuh Anak

Dalam mengatur persiapan sebelum menikah berikutnya yang tidak boleh dilupakan adalah urusan menyangkut anak. Ini hal yang juga perlu kamu perhatikan dengan baik. Kembali lagi, kita tidak akan pernah tahu seperti apa hubungan rumah tangga kita akan berjalan nantinya.

Jika suatu saat harus ada perpisahan antara kamu dengan pasanganmu, kamu juga harus memikirkan tentang hak asuh anak. Kesepakatan terkait hak asuh anak ini yang harus kamu pikirkan sebelum kamu resmi menikah dengan pasangan.

Sehingga jika nantinya ada perpisahan antara kamu dan pasanganmu, proses tersebut bisa berjalan dengan baik tanpa adanya pertengkaran tentang perebutan hak asuh anak atau pemberian nafkah untuk anak.

4. Penyelesaian Masalah dalam Rumah Tangga akan Lebih Mudah Dilakukan

Agar Lebih Mudah Menyelesaikan Masalah
Agar Lebih Mudah Menyelesaikan Masalah

Tidak ada yang bisa menjamin apakah sebuah rumah tangga bisa berjalan dengan lancar atau tidak. Pasti di dalam proses perjalanannya akan selalu ada masalah yang datang silih berganti. Salah satu masalah yang mungkin akan kamu hadapi adalah adanya kekerasan dalam rumah tangga baik itu secara verbal maupun secara fisik.

Pada dasarnya kekerasan dalam rumah tangga ini tidak hanya terjadi pada fisik saja, mainkan bisa berupa kekerasan psikis maupun kekerasan seksual. Nah, kenapa kamu perlu membuat perjanjian pranikah sebelum menikah? Tentu alasannya karena berkaitan dengan hal ini juga.

Setidaknya dengan adanya perjanjian pra nikah di antara kamu dan pasangan sebelum kalian benar-benar resmi menikah, kamu dan pasangan bisa lebih mudah menyelesaikan masalah yang datang dalam rumah tangga kalian. Tentu saja hal ini karena adanya kesepakatan yang sudah disepakati baik oleh kamu sendiri maupun oleh pasanganmu.

5. Untuk Mengatur Masalah Pembagian Harta Masing-masing

Membantu Mengatur Masalah Pembagian Harta
Membantu Mengatur Masalah Pembagian Harta

Yang terakhir, perjanjian pranikah ini juga akan mengatur masalah pembagian harta masing-masing. Kamu dan pasanganmu bisa mengaturnya dalam perjanjian pranikah tersebut, mana yang menjadi hak pribadi masing-masing dan mana yang bisa dipergunakan untuk kebutuhan bersama.

Pembagian kepemilikan harta ini juga sangat penting jika suatu saat terjadi perpisahan antara kamu dan pasanganmu. Sehingga kamu tidak akan menjadi satu-satunya pihak yang dirugikan untuk permasalahan harta gono-gini.

Baca Juga :

Nah, itulah 5 jawaban tentang alasan kenapa perjanjian pranikah perlu mendapat perhatianmu. Kamu tidak bisa menyepelekan urusan yang satu ini. Tidak ada salahnya kok mendiskusikan perihal perjanjian pranikah dengan calonmu. Tindakan antisipasi perlu dilakukan dalam berbagai hal loh.

Boleh saja menaruh kepercayaan kepada pasangan, tetapi untuk urusan menikah kamu harus benar-benar memikirkannya. Jangan sampai nanti terjadi hal yang tidak kamu inginkan setelah kamu menikah. Kamu harus paham bahwa kehidupan pernikahan jauh berbeda dengan kehidupan pacaran yang saat ini masih kamu jalani bersama pasangan.

Written by Dina Novia

Lahir dengan hobi travelling dan fotografi. Masih berstatus sebagai mahasiswa jurusan bahasa Indonesia di Malang.