Kenali Penyebab Overthinking Dan Cara Penanganannya

Overthinking merupakan salah satu penyebab terjadinya stres pada diri kita. Jika anda

Rima Mustika Rima Mustika · 3 min read >
Penyebab Overthinking dan Penanganan

Overthinking merupakan salah satu penyebab terjadinya stres pada diri kita. Jika anda sering kali memikirkan segala hal dalam sekali perputaran pikiran, maka anda cenderung sudah masuk dalam lingkaran overthinking.

Permasalahan dalam hidup memang banyak sekali untuk dihadapi. Urusan-urusan penting dalam hidup mulai dari urusan pekerjaan, keluarga, hingga diri sendiri dan orang terkasih anda yang membutuhkan kehadiran anda disampingnya.

Belum lagi jika dihadapkan pada urusan yang tidak diinginkan secara mendadak seperti jatuh sakit, adanya masalah dengan kerabat atau sahabat hingga masalah dalam urusan pekerjaan. Hal ini tentu menjadi alasan munculnya rasa cemas dan insecure pada diri anda.

Rasa insecure ini dapat memicu seseorang untuk khawatir terhadap sesuatu secara berlebihan. Ketika kekhawatiran yang tidak beralasan ini muncul seperti memikirkan hal yang sepele hingga hal besar secara bersamaan, gambaran akan akibat dari terjadinya sesuatu hal sudah terbayang dalam kepala anda.

Tidak hanya itu, dari segi fisik anda akan mudah lelah, kurang konsentrasi hingga muncul masalah tidur yakni insomnia. Otak anda juga butuh istirahat dari pemikiran-pemikiran yang padat. Lalu apa sih sebenarnya definisi dari overthinking itu sendiri ?.

Kenali Apa Itu Overthingking Beserta Dampaknya

Definisi pasti dari overthinking secara teoretikal sebenarnya tidak pasti. Namun overthinking dapat diartikan sebagai keadaan di mana seseorang terlalu banyak berpikir akan sesuatu hal.

Dampak dari overthinking ini adalah anda akan terus menerus melakukan analisis akan hal yang anda pikirkan secara berulang kali yang akhirnya tidak dibarengi dengan tindakan sebagai problem solving.

Hal ini erat kaitannya dengan permasalahan psikologis seperti kecemasan hingga depresi. Semakin anda banyak memikirkan sesuatu hal secara berlebihan maka anda akan semakin dekat dengan rasa cemas dan depresi.

Jadi, apa yang harus dilakukan jika overthinking menyerang diri kita ?.

1. Menyadari Kondisi Diri

Menyadari Kondisi Diri
Menyadari Kondisi Diri

Ketika anda mengalami kondisi di mana anda berpikir terlalu banyak hal, alangkah baiknya jika anda mulai menyadari bahwa pikiran anda terlalu banyak. Kesadaran ini merupakan langkah awal yang penting untuk dapat menyikap overthinking yang datang.

Ketika anda sudah menyadari bahwa anda overthinking, anda bisa mulai fokus pada masalah apa yang sebenarnya sedang anda pikirkan matang-matang. Apakah masalah tersebut dapat kamu kendalikan atau tidak ?. Tanyakan pada diri sendiri karena ini adalah hal yang penting untuk dipisahkan.

Jika ternyata masalah yang sedang anda pikirkan adalah sesuatu yang tidak dapat dikendalikan, maka ada baiknya memberikan sugesti kepada diri sendiri bahwa yang sedang anda pikirkan adalah hal yang sia-sia.

Dengan begitu, pikiran anda akan hal tersebut akan perlahan pudar.

2. Menantang Pikiran

Menantang Pikiran
Menantang Pikiran

Menantang pikiran yang sedang overthinking ?. Pernah mendengar mengenai istilah dalam psikologi yang disebut dengan fight or flight ?. Nah, cara kedua ini mirip dengan istilah tersebut pada kaa fight.

Anda dapat menyelesaikan permasalahan dengan fight terhadap masalah yang dihadapi. Pertama anda harus mencari akar dari permasalahan yang timbul terlebih dahulu.

Ketika sedang overthinking, anda bisa menantang pikiran anda sendiri. Bagaimana caranya ?. Anda bisa meyakinkan diri sendiri bahwa masalah yang sedang dipikirkan terlalu berlebihan. Latihlah pikiran anda untuk dapat memilah dan memisahkan antara dunia nyata dan pikiran anda.

Berikan kondisi realistis pada diri anda sendiri mengenai masalah tersebut. Bisa dikatakan membandingkan kenyataan yang ada akan hasil akhir yang sebenarnya dengan hasil akhir yang ada di pikiran anda. Berikan keyakinan pada diri anda bahwa dunia nyata memiliki kemungkinan lain yang tidak berlebihan seperti yang anda pikirkan.

Karena tidak semua hal akan berujung pada hasil yang negatif seperti yang anda pikirkan.

Kamu juga bisa membaca artikel berikut untuk menambah referensimu,

3. Focused on Problem Solving

Fokus Menyelesaikan Masalah
Fokus Menyelesaikan Masalah

Pemikiran yang banyak dan terus menerus atau mondar-mandir di kepala dapat membingungkan anda. Hal ini dapat membuat anda stuck dan justru tidak melakukan tindakan apapun untuk menyelesaikan masalah yang ada.

Jika dibiarkan maka masalah yang ada akan semakin parah dipikirkan. Yang perlu anda lakukan adalah fokus kepada penyelesaian masalah tersebut. Cari masalah utama yang membuat anda terlalu banyak memikirkan akan hal tersebut.

Umumnya masalah utama sering tidak disadari keberadaannya karena pikiran lain ikut datang dalam otak anda.

Jika anda dapat melihat fokus dari masalah yang sebenarnya, anda dapat menghindari overthinking sehingga anda dapat memilih tindakan yang tepat untuk menyelesaikan (fight) masalah tersebut, bukan justru menghindar (flight).

4. Menyediakan Waktu Overthinking

Menyediakan Waktu Untuk Overthinking
Menyediakan Waktu Untuk Overthinking

Lho, overthinking kok diberikan waktu ?. Maksudnya menyediakan waktu untuk overthinking adalah karena tidak semua orang bisa mengendalikan overthinking dengan baik. Di mana hal ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari anda.

Untuk melatih tidak overthinking setiap saat, anda memerlukan waktu khusus untuk memikirkan semua hal tersebut selama kurang lebih 10 hingga 15 menit.

Berikan batasan waktu sesuai kemampuan diri anda untuk mengeluarkan semua yang ada dipikiran anda dengan cara membiarkan overthinking ini mengalir keluar bersamaan dengan pemilihan problem solving nya.

Jika waktu yang anda berikan pada diri sudah habis, maka anda harus dan wajib move on dari pikiran yang memberatkan diri anda tersebut. Sehingga kamu bisa melanjutkan aktivitas harian seperti biasa tanpa ada beban lagi karena sudah menetapkan tindakan untuk masalah tersebut.

5. Mencari Pengalihan

Mengalihkan Perhatianmu
Mengalihkan Perhatianmu

Ketika sedang overthinking, anda bisa melakukan pengalihan dari pikiran-pikiran yang datang tersebut dengan melakukan hal yang anda sukai. Anda bisa memilih untuk melakukan hobi, belajar, bertemu dengan teman, atau melakukan kegiatan yang belum pernah anda coba sebelumnya.

Selain itu anda juga bisa melakukan olahraga sebagai bentuk pengalihan dari banyaknya pemikiran yang tidak diperlukan ini. Intinya, jangan biarkan diri anda terdiam dan berpikir.

Dengan menggerakkan tubuh untuk melakukan kegiatan, maka diri anda akan terfokus sebentar pada kegiatan yang sedang anda lakukan.

Lakukan hal ini secara perlahan sedikit demi sedikit hingga anda terbiasa untuk tidak memikirkan sesuatu secara berlebihan. Lambat laun anda akan belajar untuk memikirkan masalah berdasarkan fokusnya, tidak bertumpuk pada beberapa masalah atau memikirkan satu masalah secara berlebihan.

Jika anda merasa butuh curhat dengan orang lain, maka anda dapat memilih orang yang anda percayai untuk menceritakan permasalahan yang sedang anda hadapi dan pikirkan. Diharapkan anda bisa mendapatkan masukan dan dukungan dari orang yang anda percayai akan masalah tersebut.

Apalagi jika anda membutuhkan bantuan dari seorang psikolog, jangan ragu untuk menghubungi psikolog dan berkonsultasi dengan mereka mengenai masalah anda.

Untuk menambah referensimu, kamu juga bisa membaca artikel berikut,

Namun yang tetap diingat adalah, orang yang anda percaya dan psikolog bukan sebagai problem solver anda. Permasalahan tetap anda yang harus selesaikan. Mereka hanya sebagai jembatan antara pikiran dan tindakan yang akan anda ambil.

Rima Mustika
Psychology and art enthusiast. A traditional dancer who can't live without coffee. Read Full Profile