in

Bukan Tanda Sayang, Ini 8 Penyebab Pasangan Terlalu Posesif

Penyebab Pasangan Terlalu Posesif
Penyebab Pasangan Terlalu Posesif

Pasangan yang terlalu posesif menjadi penyebab hubungan terasa berlebihan. Kerap hal ini menjadi alasan bagi pasangan dalam usahanya menjaga hubungan, komunikasi, dan kepercayaan.

Ada banyak cara-cara halus dari seseorang dalam mengontrol hidup kita, namun bukan berarti hal itu dilakukan tanpa alasan. Dalam setiap hubungan pasti ada aturan-aturan tak tertulis yang jika dilanggar akan membuat rusak sebuah hubungan.

Namun, tentu saja akan menjadi sebuah ancaman ketika seseorang terobsesi untuk mengetahui segala hal yang bersifat privasi dari diri kita dan tentu saja bukannya merasa dicintai justeru akan menjadi tanda bahaya ketika seseorang terlalu mengontrol hidup kita.

Namun apa sebenarnya penyebab seseorang bertindak posesif terhadap diri kita? Berikut beberapa alasan dan penyabab mengapa pasangan terlalu posesif!

1. Dia Hanya Bisa Mengandalkan Kamu

Ketergantungan Terhadap Pasangan
Ketergantungan Terhadap Pasangan

Pasangan akan menjadi sangat posesif jika ia tak memiliki apapun dan siapapun yang bisa diandalkan, sehingga saat terjadi suatu masalah atau katakanlah saat ia merasa kesepian, tak ada hal lain yang bisa ia lakukan kecuali menghubungi kamu atau mengajak kamu kencan.

Normalnya, setiap orang memiliki minat atau hobi tertentu dalam hidup juga hal-hal menyenangkan lainnya yang bisa dilakukan tanpa bersama pasangan.

Dan hubungan yang kita miliki juga luas, artinya kita juga memiliki keluarga dan teman-teman.

Namun sayangnya, seseorang yang hanya bisa mengandalkan pasangannya saja terkadang menganggap kita seolah manusia super yang bisa menyelesaikan banyak permasalahan.

Baca juga : Sadarlah, Ini 8 Tanda Bahwa Kamu Terlalu Ketergantungan Pacar

2. Pasangan Terlalu Posesif Hanya Karena Masalah Kepercayaan

Belum Bisa Memberi Kepercayaan
Belum Bisa Memberi Kepercayaan

Dalam hubungan apapun, baik pertemanan, kekeluargaan hingga pasangan, jika salah satu atau kedua pihak memiliki masalah kepercayaan maka secara langsung akan menyebabkan sikap posesif.

Seperti yang kita tahu, kepercayaan adalah salah satu kunci penting dalam suatu hubungan. Kekurangan kepercayaan akan menyebabkan posesif, sementara jika berlebihan artinya ekspektasi kamu terlalu tinggi dan juga bisa menyebabkan kekecewaan yang mendalam.

Kepercayaan adalah bahasa lain dari cinta. Ketika seseorang mempercayai kamu, artinya ia mencintaimu. Inilah mengapa cinta tanpa kepercayaan menyebabkan sikap pasangan yang terlalu posesif.

Baca Juga:  8 Cara Mengatasi Trust Issues Dalam Hubungan

3. Belum Saling Mengenal Dengan Baik

Dia Butuh Waktu Mengenalmu
Dia Butuh Waktu Mengenalmu

Memahami adalah bahasa lain dari cinta. Tentu kita tidak bisa mencintai seseorang dengan sepenuh hati jika belum mengenal dan memahaminya dengan baik, bukan?

Dalam hubungan, kadang seseorang menunjukkan sisi lain yang bukan dirinya dan hal ini tentu saja menimbulkan kecurigaan dari pasangan. Terlebih lagi, di awal-awal hubungan terkadang seseorang belum cukup berani untuk memperkenalkan pasangan dengan teman-teman maupun keluarga.

Sikap posesif orang lain terkadang bermula dari sikap kita sendiri. Hal ini tentu saja karena kamu dan dia belum saling mengenal dan memahami dengan baik. Mungkin pasangan akan merasa lebih tenang jika kamu memperkenalkannya dengan teman dan keluarga.

4. Pasangan Kamu Mudah Terpancing Emosi

Mengintimidasi Secara Emosional
Mengintimidasi Secara Emosional

Apakah pasangan kamu tipe orang yang tempramen? Jika iya, maka sangat mungkin dia bersikap posesif.

Kondisi mental seseorang tentu akan memengaruhi bagaimana ia menjalani hubungan. Jika mentalnya sehat, maka sehatlah hubungannya. Jika mentalnya rusak, maka jadilah ia racun dalam hubungan.

Situasi seperti ini tidak jarang terjadi di sekitar kita bahkan mungkin sudah kita alami sendiri dimana seseorang sangat mudah terpancing dengan sesuatu yang sepele sehingga marah dan mencoba mengendalikan pasangannya.

5. Pasangan Merasa Dirinya Tidak Cukup Baik

Meragukan Pasangan
Meragukan Pasangan

Jika seseorang merasa dirinya tidak cukup dan dia berpikir akan ada orang yang lebih baik dari dirinya untukmu, maka sangat wajar jika ia menjadi sangat posesif terhadap kamu.

Dia merasa kamu terlalu indah untuknya, seperti ia memiliki sesuatu paling berharga yang harus dijaga. Tapi sayangnya, dia sadar tak memiliki daya yang kuat untuk mempertahankan kamu sehingga bersikap posesif.

Seseorang yang tak percaya diri dan tak memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan tentu akan takut kehilangan pasangannya sebab hanya kamu yang bisa ia banggakan. Antara cinta, ego dan rasa takut semuanya menyatu menjadi sikap posesif yang berlebihan.

6. Kamu Memiliki Pasangan yang Narsistik

Narsistik
Narsistik

Narsistik atau narsisime adalah seseorang yang merasa bangga terhadap dirinya sendiri secara berlebihan.

Mungkin pasanganmu adalah seseorang yang terkenal, sukses atau seseorang yang dikagumi banyak orang? Sebab seorang narsistik biasanya adalah orang-orang yang hebat.

Namun tak jarang orang-orang biasa seperti kita juga terkena gangguan narsistik. Seseorang yang merasa dirinya hebat seringkali bernafsu untuk mendominasi dalam hubungan.

Seseorang yang narsistik dalam hubungan juga akan sangat egois dan tidak pernah mau kalah dengan pasangan. Tentu hal ini akan menjadikannya bersikap posesif terhadap dirimu.

7. Dia Hanya Terobsesi Dengan Mu

Terlalu Terobsesi Dengan Pasangan
Terlalu Terobsesi Dengan Pasangan

Ini adalah alasan penyebab pasangan terlalu posesif paling masuk akal.

Kenapa?

Coba kamu ingat-ingat lagi seperti apa pertemuan kalian pertama kali sebelum akhirnya menjalin hubungan. Apakah dia memang sudah terlihat menyukai mu?

Jika sedari awal ia yang pertama kali mendekati dan mengejar kamu, maka bisa jadi itu bukan cinta melainkan obsesi. Ketika seseorang mendekati kita, tentu secara tidak langsung kita bisa mengetahui maksud dan tujuannya dengan melihat caranya berkomunikasi atau bertindak.

Seseorang yang datang mengatakan cinta dan memperlakukan kita dengan baik tidak selalu berarti bahwa ia benar-benar cinta. Maka sangat penting untuk membedakan mana cinta dan mana obsesi.

8. Pernah Kehilangan, Membuatnya Menjadi Sangat Posesif

Trauma Masa Lalu
Trauma Masa Lalu

Jika kamu pernah kehilangan seseorang yang tercinta, maka sangat sulit untuk mencari penggantinya. Namun semua belum usai, ketika kamu sudah menemukan penggantinya kini datang masalah yang baru lagi.

Trauma dari masa lalu yang pernah kehilangan seseorang membuatmu takut untuk kehilangan lagi. Dan pada akhirnya, kamu menjadi sangat posesif terhadap pasangan.

Tetapi kita tahu, suatu pengalaman di masa lalu tidak bisa menjelaskan apa yang akan kita hadapi kedepannya bukan?

Terlalu posesif juga kerap dianggap toxic, coba pelajari 5 Kebiasaan Pasangan yang Menimbulkan TOXIC Dalam Hubungan.

Akhir kata

Sebagian orang mungkin senang mendapatkan perhatian dan diatur-atur oleh pasangannya karena dengan cara itu ia merasa dicintai. Sebagian lagi mungkin juga memiliki kepribadian yang sama sehingga sama-sama berusaha mendominasi hubungan.

Namun bagaimana pun, jangan pernah biarkan seseorang mengubah kita menjadi seperti apa yang ia inginkan sebab hal itu hanya akan menimbulkan kepalsuan dan kekecewaan.