in , ,

Gagal Fokus, Inilah 8 Penyebab Seseorang Kesulitan Untuk Konsentrasi

Konsentrasi
Konsentrasi

Kita tahu apa yang harus segera diselesaikan, kita memiliki motivasi yang besar untuk dikejar tapi mengapa kita masih sulit untuk berkonsentrasi?

Tentu motivasi dalam diri itu perlu, namun ternyata motivasi saja tidak cukup!  Sebab masih banyak faktor-faktor lain yang perlu diperhatikan agar kita tidak mudah teralihkan.

Otak kita seperti cctv yang dirancang untuk memperhatikan, tetapi banyak sekali hal-hal yang mencuri perhatian baik dari internal mau pun eksternal.

Konsentrasi dibutuhkan agar kita bisa memfilter hal-hal penting dan mengesampingkan hal-hal yang tidak penting.

Tetapi rumitnya, otak secara otomatis memberi perhatian pada sesuatu yang membuatnya merasa nyaman. Semisal kita ingin berolahraga, tetapi ketika melihat kasur kita jadi ingin rebahan.

Jadi mengapa ini bisa terjadi? Mengapa kita begitu mudah teralihkan? Berikut ini adalah beberapa penyebab kamu gak fokus dan sulit berkonsentrasi.

1. Kamu Sudah Terlalu Lelah

Terlalu Lelah
Terlalu Lelah

Ketika kesulitan fokus kita sering berpikir “Ah, sepertinya aku butuh kopi!” Tapi setelah menghabiskan kopi tiga gelas pun tetap saja tidak fokus.

Sekarang kita perlu mengerti bahwa konsentrasi tidak bisa dipaksakan. Sangat penting untuk memahami apa yang diinginkan oleh tubuh kita sendiri.

Kelelahan yang tidak biasa bisa menyebabkan kita kesulitan untuk berkonsentrasi. Otak kita pada umumnya hanya mampu fokus selama kurang lebih 2 jam. Selebihnya otak butuh istirahat.

Maka untuk kamu yang bekerja seharian, usahakan mengistirahatkan pikiran setiap 2 jam sekali.

2. Stress

Gangguan Stress
Gangguan Stress

Kurangnya fokus dan konsentrasi adalah gejala depresi. Maka wajar saja ketika kamu sedang mengalami stress, otak tidak bisa digunakan secara maksimal.

Sebagian dari kita terkadang terlalu meremehkan stress dan memaksakan diri untuk tetap bekerja di bawah kondisi yang penuh tekanan.

Sebenarnya itu tidak baik karena bisa merusak kesehatan mental. Jika kamu sedang merasa tidak baik-baik saja, ada baiknya untuk melakukan perawatan diri.

3. Kamu Melihat atau Mendengarkan Berita Negatif

Melihat Berita Negatif
Melihat Berita Negatif

Para psikolog percaya bahwa mendengar berita buruk bisa mengganggu konsentrasi. Banyak hal dari faktor eksternal yang bisa menjadi toxic dalam pikiran kita seperti berita buruk atau orang-orang dengan perkataan yang buruk.

Tetapi sebagian ahli juga berpendapat bahwa berita baik pun dapat mengganggu konsentrasi. Sebab rasa senang yang kita bayang-bayangkan saat mendengar kabar baik bisa membuat kita cemas dan terburu-buru dalam bekerja.

Dan kembali lagi, berita negatif tidak selalu tentang televisi, radio atau koran. Lebih parah lagi adalah perkataan orang-orang sekitar yang negatif, hal itu jelas akan memengaruhi konsentrasi kita.

Inilah pentingnya keseimbangan dalam mengelola emosi dan mempraktikkan teknik mindfulness atau menggunakan kesadaran penuh dengan apa yang ada dihadapan kita.

Atau jika masalah ini memang membutuhkan tindakan yang jelas, maka alangkah baiknya tinggalkan pekerjaanmu terlebih dahulu demi menyelesaikan apa yang menjadi berita atau perkataan negatif itu.

4. Pola Tidur yang Buruk

Pola Tidur Buruk
Pola Tidur Buruk

Generasi milenial memiliki kebiasaan yang tidak dimiliki oleh generasi-generasi sebelumnya. Terutama di kota-kota besar, banyak sekali godaan yang membuat kita betah begadang setiap hari.

Tetapi tentu saja kita perlu menyesuaikan diri dalam arti jika kita harus bekerja di pagi hari, kita pasti butuh istirahat yang cukup di malam hari.

Dan inilah mengapa kita sering mengeluh tentang ketidakmampuan berkonsentrasi. Tentu saja penyebabnya adalah pola tidur yang buruk.

Saat kamu tidak tidur di malam hari, apakah kamu pikir bisa digantikan dengan tidur di siang hari? Ya, tentu saja bisa tapi kamu butuh tidur ekstra.

Jika tidur malam bagi orang dewasa hanya butuh 6-8 jam, maka tidur orang yang begadang membutuhkan 10-12 jam.

5. Nutrisi Buruk

Tidak Memperhatikan Nutrisi Tubuh
Tidak Memperhatikan Nutrisi Tubuh

Di era modern yang serba internet saat ini sangat mudah bagi kita mengetahui tentang nutrisi yang baik untuk tubuh.

Tetapi saat ini kita masih saja mengkonsumsi makanan dan minuman yang tidak baik bagi kesehatan. Padahal konsentrasi dalam bekerja juga dipengaruhi oleh asupan nutrisi yang kamu konsumsi.

Tubuh kita sebenarnya adalah sekumpulan bahan-bahan kimia yang mana saling berpengaruh satu sama lain.

Maka saat kita mengkonsumsi makanan atau minuman yang buruk, hal itu bisa memengaruhi kesehatan, perasaan hingga kemampuan berkonsentrasi.

Kebiasaan buruk seperti mengkonsumsi alkohol atau jenis-jenis apapun yang menyebabkan kecanduan juga bisa mengurangi konsentrasi dalam bekerja.

Baca Juga : 9 Makanan Dengan Manfaat Luar Biasa Untuk Kesehatan Otak

6. Multitasking

Berhenti Multitasking
Berhenti Multitasking

Mungkin kamu mengejar dateline? atau tugas bertumpuk karena sering ditunda-tunda?

Apa pun masalahnya tidak heran lagi, sebab di era modern ini kita terbiasa melakukan banyak hal sekaligus dalam satu waktu. Mungkin teknologi bertambah canggih, tetapi otak kita memiliki batas-batas dalam bekerja.

Penelitian menunjukkan multitasking mengurangi konsentrasi otak kita hingga 40 %. Selain mengurangi konsentrasi, multitasking juga membuat kita lebih mudah lelah.

Mala alangkah baiknya untuk fokus pada satu pekerjaan dan menyelesaikannya terlebih dahulu sebelum mengerjakan tugas-tugas lainnya.

Baca Juga : Kuadran Prioritas, Cara Mengatur Waktu Agar Efektif dan Anti Stres

7. Tidak Bisa Menjiwai

Kedamaian Jiwa
Kedamaian Jiwa

Mengerjakan sesuatu bukan hanya soal kita mampu menyelesaikannya atau tidak. Sesuatu yang kita sebut “Jiwa” adalah faktor paling berpengaruh dalam bekerja.

Mungkin kamu lebih menyukai goresan cat minyak pada kanvas daripada menulis laporan tentang keuangan. Akhirnya kamu menjadi lebih cerdas mencari alasan untuk menunda dengan alasan tidak mampu berkonsentrasi.

Memang benar bahwa kita memiliki gairah masing-masing dalam hidup. Jadi jangan memaksakan sesuatu yang bukan dirimu.

Sebab segala sesuatu yang dipaksakan itu hasilnya tak akan baik. Dan alangkah baiknya jika kita mengerjakan sesuatu yang disukai, karena hal itu bisa membuat kita lebih konsentrasi.

8. Gangguan Fisik

Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental
Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

Mungkin kamu sedang mengalami cedera atau luka? Atau mungkin kamu sedang sakit?

Kondisi kesehatan fisik tentu berpengaruh pada pekerjaan. Seseorang yang sakit berat, tentunya tak akan bisa melakukan suatu pekerjaan dengan konsentrasi meskipun ringan.

Kembali lagi, tubuh kita adalah sekumpulan bahan-bahan kimia yang saling memengaruhi satu sama lain. Contoh sederhananya saja, jika tanganmu tergores pisau maka secara otomatis pikiranmu akan fokus pada goresan luka itu.

Jaadi, jangan memaksakan dirimu. Bersabarlah menunggu waktunya sembuh hingga tubuhmu kembali fit sehingga bisa kembali fokus pada pekerjaan.

Baca Juga : Cara Meningkatkan Konsentrasi Otak Agar Lebih Fokus

Jika penyebab kurangnya konsentrasi adalah masalah-masalah internal seperti perasaan cemas, takut dan sebagainya maka cara mengatasinya adalah dengan melatih kesadaran pikiran.

Dalam keseharian beraktivitas, hampir 90 % kita menjalaninya tanpa kesadaran penuh atau juga disebut auto pilot. Untuk masalah ini, solusinya tidak lain adalah meditasi atau beribadah.

Dan jika penyebabnya adalah masalah eksternal, mungkin poin-poin diatas mungkin sudah cukup menjawabnya.