in ,

Persiapan Mental untuk Kehidupan Baru Pasca Covid-19

Persiapan Mental Untuk Covid 19

Kehidupan terus berjalan tanpa bisa dipredikasi akan seperti apa ke depannya. Sama halnya dengan apa yang terjadi saat ini, tidak ada satu pun dari kita yang sudah tahu sebelumnya. Kamu harus paham cara menyiapkan mental pasca pandemi covid-19 yang saat ini masih sulit dikendalikan.

Mungkin benar kata orang terdahulu bahwa hidup ini dipenuhi oleh misteri. Apa yang akan terjadi esok hari, tidak ada satu pun yang mengetahui. Sebagai manusia, kita hanya dapat merencanakan. Namun, tetap Tuhanlah yang menentukan jalan kehidupan.

Pandemi yang masih kita hadapi sampai saat ini sudah berhasil mengubah banyak hal. Yang biasanya kita bisa bebas bepergian, kini harus mengurangi kegiatan di luar. Yang biasanya kita dapat melakukan kontak fisik dengan siapapun, kini harus tetap waspada bahkan dengan keluarga sekalipun.

Tidak hanya kebiasaan kita yang dituntut berubah dengan adanya pandemi Covid-19 ini, tetapi juga perekenomian sampai pendidikan. Semua berubah. Kita pun dituntut untuk memiliki kebiasaan baru di masa pandemi covid-19 ini.

Untuk beradaptasi dengan sebuah situasi yang baru tentu saja bukan hal yang mudah. Beberapa orang bahkan memilih untuk menyerah dan mengakhiri hidupnya karena merasa tidak lagi sanggup hidup di masa yang berbalik hampir 180 derajat dari kehidupan normal sebelumnya.

Dalam kondisi saat ini, pikiran yang jernih harus senantiasa kamu miliki. Kamu perlu tahu cara menyiapkan mental  untuk bertahan dengan kondisi saat ini. Berikut 5 cara menyiapkan mental pasca pandemi covid-19 yang bisa kamu tempuh untuk menciptakan kondisi mental yang lebih kuat dari sebelumnya.

1. Berpikiran Positif Terhadap Takdir Tuhan

Berhenti mengeluh atas apa yang terjadi dalam kehidupanmu. Sebelumnya pun kamu telah melewati banyak hal buruk. Saat itu, kamu pun berpikir kamu lelah. Namun, kenyataannya kamu mampu melewatinya dan berhasil sampai pada tempatmu berada saat ini.

“Tuhan tidak pernah memberikan ujian di luar batas kesanggupan hamba-Nya”. Pasti kamu pun pernah mendengar pernyataan tersebut, kan? Apa kamu sudah menyadari kebenarannya? Jika belum, tengoklah kembali masa lalumu dan lihat kondisimu saat ini yang masih mampu bertahan meski dengan banyak rasa lelah dan ingin menyerah.

Ada baiknya bagimu untuk selalu berpikiran positif akan segala hal yang sudah ditakdirkan Tuhan untukmu. Tuhan selalu tahu yang terbaik untukmu. Apa yang kamu harapkan tidak selalu bisa jadi kenyataan. Kenapa? Karena apa yang menurutmu baik, belum tentu benar-benar baik untukmu.

Jika saat ini Tuhan menciptakan pandemi covid-19, artinya kondisi ini adalah takdir terbaik yang harus manusia coba lewati. Ujian membuat manusia belajar. Ujian membuat manusia sadar. Itulah kenapa Tuhan menciptakan ujian untuk membuat manusia kembali menundukkan kepala dan mengingat akan kebesaran Tuhannya.

2. Nikmati Prosesnya Secara Perlahan

Segala hal butuh waktu untuk berproses. Hal yang wajar jika kamu tidak bisa menerima keadaan yang saat ini kamu alami dalam waktu singkat. Fisik dan mentalmu pun butuh waktu untuk menerimanya secara perlahan.

Biarkan waktu yang mengawalmu pada kesiapan yang maksimal dalam menerima kenyataan. Semua akan baik-baik saja. Berusahalah untuk beradaptasi dan berdamai dengan keadaan sedikit demi sedikit. Jika kamu merasa lelah, maka berhentilah sejenak untuk mengisi energi dan berjuang kembali.

3. Take and Give Dukungan Mental

Sebagai makhluk sosial, tentu saja manusia tidak akan bisa hidup tanpa manusia yang lainnya. Hal ini juga berlaku dalam kondisi kehidupan saat ini. Percayalah bahwa semua bisa dilewati dengan saling mendukung dan menguatkan satu sama lain.

Carilah dukungan mental dari orang-orang di sekitarmu. Tidak hanya mencari, kamu juga harus memberi. Apa yang kamu dapatkan harus kamu sesuaikan dengan apa yang kamu berikan. Jika kamu mampu, akan lebih baik lagi jika kamu memberi lebih banyak daripada apa yang kamu dapatkan dari orang-orang di sekitarmu.

Saling menguatkan, saling menenangkan. Selama hidup berdampingan dengan orang lainnya, ciptakanlah kondisi yang damai dan penuh ketenangan. Ciptakan aura positif di tengah orang-orang yang kamu sayangi. Dengan begitu, kamu pun akan mendapatkan aura positif dari orang-orang di sekitarmu.

4. Jaga Komunikasi dengan Orang-Orang Terdekat

Banyak orang menjadi dekat karena intensitas bertemu dan berkomunikasi yang tinggi. Namun, di masa pandemi covid-19 ini, kamu dituntut untuk membatasi diri dalam bertemu dan melakukan kontak fisik dengan orang lain. Sehingga komunikasimu dengan orang-orang terdekat terancam renggang.

Sebisa mungkin tetaplah menjalin komunikasi yang baik dengan orang-orang terdekatmu. Percayalah bahwa dengan melakukan komunikasi yang baik dengan orang terdekatmu, kamu bisa lebih kuat dalam menjalani hari-harimu.

Kamu butuh teman bercerita dan berdiskusi. Meski tidak bisa bertemu secara langsung, kamu bisa memanfaatkan teknologi yang ada. Kamu bisa melakukan panggilan video dan berkomunikasi secara langsung melalui layar gawaimu dengan orang-orang terdekatmu.

5. Gunakan Waktu untuk Menciptakan Momen yang Indah

Cara menyiapkan mental pasca pandemi covid-19 yang terakhir adalah memanfaatkan waktumu dengan baik. Ciptakan momen indah di momen ini dengan caramu sendiri. Lakukan hal-hal yang kamu sukai selagi hal tersebut tidak membahayakan dirimu sendiri dan orang-orang di sekitarmu.

Sebagai contoh, kamu bisa melakukan hobimu atau mengasah kemampuan yang kamu miliki selagi harus lebih banyak berada di rumah. Kamu juga bisa menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga kecilmu. Nikmati waktumu dan ciptakan momen indah dengan versimu sendiri.

Baca Juga : 12 Tanda Kesehatan Mental Anda Sedang Terganggu

Itu dia 5 cara menyiapkan mental pasca pandemi covid-19 yang bisa kamu gunakan untuk menjadikan mentalmu dalam kondisi yang baik dalam menjalani kehidupan baru dengan perbedaan yang cukup banyak dari kehidupan yang lalu.

Dunia terus berubah. Asal kamu punya kesiapan mental yang cukup untuk menerimanya, kamu akan bisa bertahan dan beradaptasi dalam segala keadaan. Jika kamu merasa, mentalmu sedang tidak baik-baik saja. Cari bantuan konseling online untuk mendapatkan penanganan yang tepat

Written by Dina Novia

Language Instructor and Web Content Writer