in , ,

16 Persiapan Yang Harus Dilakukan Sebelum Menikah

Pernikahan adalah momen sakral yang tidak bisa diputuskan secara sembarangan. Ada banyak hal yang harus dipikirkan sebelum akhirnya memantapkan diri melangkah ke jenjang hubungan yang lebih serius dari sekadar pacaran.

Pernikahan bukan hanya menyangkut dua orang saja. Pernikahan juga merupakan perwujudan dari penyatuan dua keluarga besar. Untuk itu, persiapan yang harus dilakukan tidak hanya berkutat pada dua orang saja, melainkan dua keluarga besar sekaligus.

Setiap pasangan tentu ingin yang terbaik dalam proses hubungan yang mereka jalani, salah satunya adalah proses pernikahan ini.

Pernikahan yang tidak didasari dengan komitmen dan persiapan yang matang mungkin akan terancam berjalan dengan tidak cukup baik. Sebelum memikirkan persiapan umum dalam pernikahan, sebenarnya persiapan mental adalah yang paling utama.

Mengingat pernikahan bukan sekadar status semata, setiap pasangan harus benar-benar yakin akan keputusan yang mereka ambil. Terlebih lagi bagi orang muslim yang dalam agama sudah tertulis bahwa pernikahan juga menjadi perwujudan dalam menyempurnakan agamanya.

Jika kamu masih bingung tentang persiapan apa saja yang harus kamu lakukan sebelum menikah, penjelasan berikut ini mungkin akan cukup membantumu.

Persiapan Mental

Persiapan Mental Sebelum Menikah
Persiapan Mental

1. Bangun Komunikasi yang Lebih Baik dengan Pasangan

Tentu kamu sudah paham bahwa salah satu kunci agar hubungan bisa berjalan dengan baik adalah komunikasi.

Jadi, sudah sepatutnya kamu membangun komunikasi yang lebih baik dengan pasanganmu. Bersikaplah terbuka pada pasanganmu, begitu pula sebaliknya.

Dengan adanya komunikasi yang lancar, tentu kesalahpahaman yang sering menjadi masalah dalam sebuah hubungan bisa diminimalisasi. Akan lebih baik jika kamu juga mencoba untuk membangun persahabatan dengan pasanganmu.

Jadikan pasanganmu bukan sebagai orang yang kamu cintai sebagai pasangan juga, melainkan juga sebagai sahabat dan partner terbaik dalam kehidupan ini.

Komunikasi yang baik akan mempermudah dirimu dan pasangan merundingkan segala hal yang berkaitan dengan persiapan sebelum menikah

2. Mulailah untuk Mengubah Segala Tentang “Saya” Menjadi “Kita”

Kehidupan pernikahan tentu akan berbeda. Jika sebelumnya kamu selalu memikirkan tentang dirimu sendiri, kamu harus mulai mengubah cara berpikir itu.

Kamu tak lagi hanya memikirkan tentang dirimu sendiri, melainkan juga pasanganmu yang sudah kamu janjikan untuk hidup denganmu sampai ajal menjemput nanti.

Kamu tidak lagi bisa mementingkan egomu sendiri.

Mengubah pola berpikir “saya” menjadi “kita” bukan berarti kamu akan kehilangan jati dirimu sendiri, kamu hanya perlu mulai lebih banyak memikirkan tentang kepentinganmu dan pasanganmu dalam jangka waktu yang panjang, sepanjang hidupmu.

Pernikahan mencakup antara kamu dan pasanganmu. Bisa dibilang kamu dan pasanganmu adalah satu tim yang akan menentukan jalan hubunganmu ke depan seperti apa.

Itulah kenapa kamu harus belajar untuk mengesampingkan ego pribadi bagi kepentingan bersama. Sebelum lanjut, coba baca dulu 7 Cobaan Sebelum Menikah yang Mungkin Akan Kamu Hadapi.

3. Perbaiki Cara Pengelolaan Keuangan Karena Setelah Menikah Kebutuhan akan Semakin Banyak

Saat masih sendiri, mungkin kamu bisa menghabiskan uangmu untuk kebutuhan dirimu sendiri. Tapi hal ini tentu akan berubah saat kamu sudah menikah nanti. Akan ada banyak hal yang memerlukan tunjungan materi.

Kamu harus bisa belajar untuk mengelola keuangan dengan baik. Tentu akan lebih baik lagi jika mulai sekarang kamu sudah mulai belajar investasi. Dengan begitu kehidupan ekonomimu kelak setelah menikah bisa lebih terjamin.

Jika saar ini kamu adalah pribadi yang sangat konsumtif, kamu bisa belajar secara pelan-pelan untuk mengubah kebiasaan itu. Biasakan untuk lebih rajin dalam menabung dan usahakan untuk tidak menumpuk hutang, ya.

4. Mulai Belajar untuk Menyelesaikan Masalah dengan Baik, Belajarlah Meminta Maaf dan Memaafkan

Belajarlah untuk lebih bijak dalam menyelesaikan masalah. Jangan membuat masalah semakin runcing dengan cara menghindarinya. Jika ada masalah di antara kamu dan pasanganmu, sebisa mungkin selesaikan masalah tersebut pada hari itu juga.

Intinya ada pada meminta maaf dan memaafkan. Jika kamu bisa belajar untuk melakukan kedua hal ini, mungkin kamu bisa lebih mudah dalam mengatasi segala masalah yang kamu hadapi dengan pasanganmu kelak.

Menyimpan rasa amarah kepada pasangan hanya akan membuatmu juga pasanganmu merasa tersakiti dan tentunya hal itu juga akan mengganggu hubungan pernikahan yang akan kalian jalani nanti.

5. Mengikuti Kursus Pranikah

Karena kamu belum menikah, tentu pengetahuanmu tentang kehidupan pernikahan masih terbatas.

Agar kamu bisa mengetahui lebih banyak hal tentang kehidupan setelah menikah, kamu bisa mengikuti kursus pranikah sebagai persiapan dirimu sebelum menikah.

Pada umumnya dalam kelas pranikah, kamu akan diberi pembimbing yang bisa memberimu pengetahuan lebih luas tentang pernikahan.

Kursus pranikah juga akan menjawab semua pertanyaanmu seputar pernikahan dan membantumu untuk bisa mengatasi ketakutan atau kecemasan yang mungkin kamu rasakan sebelum menikah. Coba baca dulu Pentingnya Pendidikan Pranikah Bagi Calon Pengantin Baru.

Persiapan Lamaran 

Persiapan Lamaran Pernikahan
Persiapan Lamaran Pernikahan

1. Pastikan Restu Kedua Orang Tua Kedua Belah Pihak Sudah Ada di Tangan

Jika kamu dan pasanganmu memang sudah sama-sama yakin untuk melangkah ke hubungan yang lebih serius, maka kamu harus memastikan bahwa orang tua dari kedua belah pihak sudah merestui hubunganmu dengan pasanganmu.

Lantas kenapa harus memastikan restu orang tua sebelum melangsungkan lamaran?

Tentu saja hal itu sangat penting.

Lamaran adalah prosesi yang melibatkan keluarga dari kedua belah pihak.

Bagaimana mungkin prosesi lamaran bisa berjalan dengan baik dan lancar jika ada pihak keluarga yang tidak memberikan restu mereka?

2. Mulailah Mengatur Waktu dan Tempat Acara Lamaran akan Dilangsungkan

Saat restu dari orang tua kedua belah pihak sudah kamu dapatkan, hal yang perlu kamu persiapkan adalah waktu dan tempat acara lamaran akan dilaksanakan.

Untuk urusan yang satu ini, kamu juga harus diskusikan dengan pihak keluarga loh.

Carilah waktu yang tepat agar kedua keluarga baik dari pihakmu maupun pihak pasanganmu bisa menghadari acara tersebut.

Untuk tempatnya, kamu bisa mendiskusikan dengan pasanganmu juga. Pada umumnya lamaran bisa dilangsungkan di kediaman calon mempelai wanita.

Tetapi jika hal itu tidak memungkinkan, kamu dan pasanganmu bisa menyewa tempat untuk melangsungkan prosesi lamaran tersebut.

3. Jangan Lupa untuk Menyiapkan Hantaran atau Seserahan Saat Prosesi Lamaran

Untuk calon mempelai pria, hantaran adalah hal yang harus dipersiapkan untuk melamar pasangannya. Hantaran ini bisa dipilih sendiri atau mungkin bisa meminta tolong pada teman atau kerabat keluarga untuk mengurusnya.

Saat ini, hantaran bukanlah masalah yang besar. Jika merasa repot untuk menyiapkannya sendiri, kamu bisa memilih untuk memesan hantaran sesuai permintaan.

Ada banyak jasa yang menyediakan pembelian hantaran by request. Jadi, kamu tidak perlu merasa bingung untuk mempersiapkan hal yang satu ini.

4. Persiapkan Juga Cincin Tunangannya

Hal selanjutnya yang perlu dipersiapkan sebelum melangsungkan prosesi lamaran adalah cincin tunangan.

Sudah pasti pada proses lamaran akan ada sesi tukar cincin yang akan dilakukan oleh calon mempelai, biasanya yang akan melingkarkan cincin di jari manis mempelai adalah keluarga dari calon mempelai.

5. Pilih Anggota Keluarga yang akan Kamu Ajak untuk Datang di Acara Lamaran

Apakah kamu akan melangsungkan acara lamaran tanpa adanya keluarga di acara tersebut? Tentu tidak, bukan? Untuk itu kamu juga perlu memilih siapa saja yang akan kamu undang untuk datang di acara lamaranmu.

Untuk acara lamaran, biasanya yang akan diundang adalah keluarga dekat dan juga sahabat terdekat saja. Hal ini karena prosesi lamaran adalah hal yang cukup privasi bagi sebagian besar orang.

6. Tunjuklah Satu Anggota Keluarga yang akan Mewakili Keluarga Besar Saat Prosesi Lamaran Berlangsung

Selain memilih anggota keluarga yang akan kamu undang ke acara lamaranmu, kamu juga harus memilih salah satu anggota keluargamu untuk mewakili keluarga besar saat prosesi lamaran berlangsung.

Perwakilan keluarga besar ini ditunjuk untuk memberikan sepatah dua patah yang biasa disebut ramah tamah di hadapan kedua keluarga besar calon mempelai.

Tugas dari perwakilan keluarga besar juga sebagai pembicara hasil musyawarah yang sudah dilakukan oleh masing-masing keluarga calon mempelai pengantin. Bisa dibilang perwakilan keluarga besar ini adalah juru bicara keluarga.

Persiapan Acara Pernikahan

Persiapan Pesta Pernikahan
Persiapan Pesta Pernikahan

1. Menentukan Waktu dan Tempat Pernikahan akan Dilangsungkan

Biasanya pemilihan tanggal pernikahan akan dilakukan saat prosesi lamaran berlangsung. Tetapi ada juga yang hanya menentukan bulan pernikahan saja saat prosesi lamaran tersebut, sedangkan untuk tanggalnya dipilih di lain waktu.

Selain waktu pernikahan, kamu juga harus menyiapkan di mana pernikahanmu dengan pasanganmu akan dilangsungkan.

Jika memungkinkan untuk menggelar pesta pernikahan di rumah salah satu calon mempelai tentu akan lebih hemat, tetapi jika tidak memungkinkan kamu dan pasangan bisa menyewa tempat lain untuk dijadikan tempat pesta pernikahan kalian.

2. Menentukan Budget untuk Acara Pernikahan

Agar kamu bisa mengontrol pengeluaran, kamu harus menentukan budget pernikahan terlebih dahulu.

Umumnya biaya pernikahan disiapkan oleh calon mempelai laki-laki, tetapi tidak menutup kemungkinan calon mempelai perempuan juga ikut menanggung pengeluaran yang dihabiskan untuk menggelar acara pernikahan tersebut.

Sebelum melangsungkan pernikahan, kamu harus mempersiapkan rancangan pengeluaran pernikahan jauh-jauh hari. Hal ini untuk meminimalisasi adanya pembengkakan dana pernikahan.

Budget yang dikeluarkan tentu juga harus mempertimbangkan adanya adat yang berlaku di masing-masing keluarga. Hal ini perlu menjadi perhatian, terlebih bagi calon mempelai yang berasa dari daerah dengan adat dan tradisi yang berbeda.

3. Menentukan Konsep Pernikahan yang Diinginkan

Pada umumnya setiap orang memiliki konsep pernikahan yang mereka inginkan. Nah, konsep pernikahan ini tentu berbeda antara satu orang dengan orang lainnya. Kamu dan pasanganmu pun pastinya memiliki konsep pernikahan yang kalian inginkan juga bukan?

Jadi persiapan lain yang harus kamu lakukan sebelum menikah adalah menentukan konsep pernikahan apa yang akan kamu dan pasanganmu jadikan pilihan.

Kalian harus mempersiapkan hal ini dari jauh-jauh hari, karena ada kemungkinan konsepmu dan pasanganmu memiliki perbedaan sehingga butuh waktu yang cukup untuk mendiskusikannya.

4. Mempersiapkan Dokumen-dokumen yang Diperlukan untuk Menikah

Hal yang sangat penting adalah dokumen untuk menikah. Jangan sampai kamu melupakan hal ini. Kamu harus mempersiapkan semua dokumen yang perlu diurus sebelum hari pernikahanmu nanti.

Persiapan yang satu ini harus kamu lakukan dengan benar-benar. Karena dokumen ini adalah persyaratan yang harus kamu dan pasanganmu penuhi sebelum sah menjadi suami-istri.

5. Mempersiapkan Semua Perlengkapan yang Diperlukan untuk Acara Pernikahan

Untuk menyelenggarakan acara pernikahan, khususnya pesta atau resepsi pernikahan, diperlukan persiapan yang ekstra. Kamu harus mengurus semua perlengkapan yang dibutuhkan pada saat acara pernikahan dilangsungkan.

Beberapa perlengkapan tersebut meliputi katering, mahar, undangan, dekorasi, sampai soevenir pernikahan.

Tidak hanya itu saja, kamu juga perlu mempersiapkan keperluan yang berkenaan dengan penampilanmu dan pasangan yang meliputi pakaian pernikahan sampai make up pengantin.

Jika kamu tidak ingin terlalu dipusingkan dengan urusan ini, kamu bisa menyewa jasa wedding organizer untuk mengurus semua perlengkapan yang dibutuhkan dalam acara pernikahanmu nanti.

Setelah mengetahui alur-alur apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum menikah, apakah kamu masih ragu untuk menikah? Jika iya, coba baca juga Sudah Siap Menikah, 7 Tanda Ini Membuatmu Gak Ragu Lagi.

Itulah berbagai persiapan yang harus kamu lakukan sebelum menikah? Cukup banyak, bukan? Untuk itu kamu perlu menyiapkan semua itu dari jauh-jauh hari agar tidak ada persiapan yang terlewat dan acara pernikahan bisa berjalan dengan lancar.

Written by Dina Novia

Lahir dengan hobi travelling dan fotografi. Masih berstatus sebagai mahasiswa jurusan bahasa Indonesia di Malang.