in

7 Pesan Penting Untuk Calon Suami, Semoga Dia Bisa Memahamimu

Pesan Untuk Calon Suami

Setiap perempuan tentu memiliki harapannya masing-masing akan calon suaminya kelak. Pasti selalu ada baik itu harapan maupun pesan yang ingin disampaikan oleh seorang perempuan pada calon suaminya sebelum mereka benar-benar sah menjadi pasangan suami-istri, begitu pula denganmu.

Sebelum bertemu dengan sosok yang akan menjadi suamimu, kamu selalu menghabiskan waktumu bersama teman dan juga orang tuamu. Kamu selalu dilimpahi kasih sayang yang tiada hentinya. Kamu hampir selalu mendapatkan apa yang kamu inginkan dari mereka.

Saat ini, kamu sudah mulai beranjak dewasa dan menemukan sosok yang kamu percaya akan menjadi pendamping hidupmu selamanya. Sosok yang akan menjadi imam sekaligus ayah dari anak-anak yang akan kamu lahirkan kelak. Sosok yang akan menghabiskan sisa hidupnya bersamamu.

Ungkapkanlah apa yang ingin kamu sampaikan kepada calon suamimu sebelum kamu melangsungkan pernikahan yang sudah kamu rencanakan sebelumnya. Terbukalah pada calon suamimu. Sudah sepatutnya sebuah hubungan dimulai dengan sikap saling terbuka sebagai pasangan.

Berikut ini adalah 7 kata-kata yang mungkin cukup mewakili pesan dan harapan untuk calon suamimu setelah menikah nanti.

1. Oleh Orang Tuaku Aku Selalu Dicintai Sepenuh Hati, Kuharap Kau Pun Bisa Mencintaiku dengan Setulus Hatimu

Kuharap Kau Pun Bisa Mencintaiku dengan Setulus Hatimu
Kuharap Kau Pun Bisa Mencintaiku dengan Setulus Hatimu

Kenyataannya dari kecil kamu selalu mendapatkan cinta yang melimpah dari orang tuamu.

Wajar jika kamu pun memiliki harapan yang besar bahwa dia yang akan menjadi pendampingmu juga akan mencintaimu dengan sepenuh hati.

Layaknya cinta orang tua kepada anaknya, kamu pun mengharapkan mendapatkan cinta yang melimpah dari suami kepada istrinya.

Tidak salah kok jika kamu mengharapkan cinta dari orang yang juga kamu cintai dengan sepenuh hati.

2. Oleh Orang Tuaku Aku Selalu Mendapat Nasihat tentang Kehidupan, Kuharap Denganmu Aku Bisa Menjalankan Segala Nasihat Itu

Membimbing dan Menasihati Dengan Penuh Cinta
Membimbing dan Menasihati Dengan Penuh Cinta

Ya, sedari kecil kamu dibesarkan dengan penuh nasihat yang baik dari orang tuamu. Kamu tumbuh dengan baik karena semua nasihat yang diberikan oleh orang tuamu kamu lakukan semaksimal yang kamu bisa.

Sebelum menikah, kamu pun sudah mendapatkan banyak nasihat tentang bagaimana menjalani kehidupan rumah tangga. Kamu tentu juga berharap bisa menjalankan semua nasihat orang tuamu dan menjalani kehidupan rumah tangga dengan baik bersama suamimu setelah menikah nanti.

3. Oleh Orang Tuaku, Aku Selalu Mendapatkan Pelukan Hangat, Kuharap Denganmu Aku Pun Mendapatkan Kehangatan yang Sama

Memberikan Kehangatan Yang Sama
Memberikan Kehangatan Yang Sama

Tidak hanya saat suka saja, saat kamu menghadapi suatu masalah pun, orang tuamu selalu ada untukmu. Mereka selalu memberikan pelukan hangat untuk menenangkanmu. Mereka selalu bisa membuatmu kembali kuat setelah adanya badai yang menerjangmu.

Kamu pun menginginkan calon suamimu akan menjadi sosok yang bisa menghangatkanmu dalam kondisi maupun situasi apapun. Kamu berharap dia akan selalu ada menjadi penenang dalam suka maupun dukamu.

4. Oleh Orang Tuaku, Aku Didik dengan Penuh Kesabaran, Kuharap Kamu Pun Bisa Membimbingku dengan Sabar untuk Menjadi Pribadi yang Lebih Baik Nantinya

Membimbing Dengan Penuh Kesabaran
Membimbing Dengan Penuh Kesabaran

Kamu selalu dididik dengan penuh kesabaran oleh orang tuamu. Tidak pernah sekali pun mereka membentakmu dengan kasar atau berlaku kasar secara fisik saat kamu melakukan kesalahan.

Itulah kenapa kamu pun memiliki harapan bahwa suamimu kelak akan bersikap seperti itu.

Berharap bahwa dia akan memperlakukanmu dengan lembut dan mengingatkanmu dengan cara yang baik saat kamu melakukan sebuah kesalahan.

5. Oleh Orang Tuamu, Kamu Diberi Kebebasan untuk Menjalani Semua Hal Baik yang Kamu Inginkan, Kuharap Kamu Pun Bisa Memberikan Kebebasan Untukku dalam Menjalani Kehidupan

Memberi Kebebasan Untuk Menjalani Kehidupan
Memberi Kebebasan Untuk Menjalani Kehidupan

Kamu adalah penyuka kebebasan. Dari dulu orang tuamu selalu memberimu kebebasan untuk memilih langkah mana yang akan kamu ambil, termasuk urusan pendidikan, karir dan percintaan.

Sama halnya dengan apa yang orang tuamu lakukan, kamu pun ingin suamimu kelak memberimu kebebasan yang sama.

Kamu ingin tetap mengejar apa yang kamu impikan sejak dulu sekaligus menjalani kehidupan rumah tangga yang membahagiakan dengan suamimu.

6. Oleh Orang Tuaku, Aku Selalu Mendapatkan yang Aku Butuhkan Meski Tidak Selalu Mendapatkan Yang Aku Inginkan, Kuharap Kamu Pun Bisa Menahanku untuk Tidak Egois dan Meminta Segala Sesuatu Terjadi Sesuai Keinginanku

Menahan Keegoisanku
Menahan Keegoisanku

Orang tuamu nyatanya lebih tahu mana yang kamu butuhkan, sehingga seringkali mereka menolak untuk memberimu sesuatu yang kamu inginkan tetapi tidak kamu butuhkan. Mereka selalu memberimu sesuatu yang kamu butuhkan, bahkan tanpa kamu memintanya sekalipun.

Setelah menikah nanti, kamu pun ingin suamimu bertindak bijak terhadapmu. Kamu tak ingin dia terlalu memanjakanmu dan memberikan semua yang kamu inginkan. Kamu ingin dia juga bisa menahan egomu dan hanya memberikan apa yang benar-benar kamu butuhkan.

7. Bukan Aku Ingin Membuatmu Menjadi Orang Tuaku, Aku Hanya Ingin Kenyamananku Bersamamu Melebihi Rasa Nyamanku Saat Masih dalam Dekapan Orang Tuaku

Kuharap Engkau Berusaha Membahagiakanku
Kuharap Engkau Berusaha Membahagiakanku

Dari semua pesan yang ada, sebenarnya kamu tidak ingin menjadikan calon suamimu sama persis dengan orang tuamu. Kamu hanya ingin merasa lebih nyaman saat berada di samping pasanganmu karena dengannya lah kamu akan menghabiskan sisa hidupmu.

Bagaimana pun orang tuamu tidak akan bisa selalu menemanimu sampai akhir.

Setidaknya saat kamu kehilangan orang tua dan anak yang sudah berkeluarga, kamu masih memiliki pasangan yang selalu membuatmu merasa nyaman dan bahagia sampai akhir hidupmu nanti.

Baca Juga : Sebelum Menikah, Ajukan 7 Pertanyaan Ini Kepada Calon Suami

Itulah 7 pesan yang mungkin bisa mewakili suara hatimu. Katakan secara langsung pada calon suamimu. Setidaknya, biarkan dia memahami apa yang kamu harapkan darinya agar dia bisa berusaha menjadi sosok suami terbaik untukmu sesuai dengan apa yang kamu inginkan.

Written by Dina Novia

Lahir dengan hobi travelling dan fotografi. Masih berstatus sebagai mahasiswa jurusan bahasa Indonesia di Malang.