The Most Optimistic – ENFP

Ciri-Ciri Umum

  • Antusias, idealis dan kreatif
  • Serba bisa
  • Pandai bergaul dan bersosialisasi
  • Menjalani hidup sesuai dengan ‘sistem nilai’ yang dianut
  • Sangat bersemangat dengan ide-ide baru, tetapi mudah bosan dengan hal-hal kecil
  • ‘Open- minded’ dan fleksibel dengan kemampuan dan minat yang luas.

Kekuatan

  • Memulai perubahan.
  • Berorientasi pada kemungkinan, khususnya manusia.
  • Dengan antusiasmenya, ia memberi semangat kepada orang lain.
  • Menciptakan proyek-proyek dan tindakan.
  • Menghargai orang lain.

Kelemahan

  • Melompat pada proyek baru tanpa menyelesaikan apa yang sudah dimulai.
  • Kurang memperhatikan detail yang relevan.
  • Ingin melakukan banyak hal sekaligus.
  • Cenderung menunda.

Profile Kepribadian

Tipe ENFP biasanya bersikap hangat, penuh semangat dan banyak akal. Pendorong hidupnya adalah intuisi. Mereka selalu mencari-cari dan melihat kemungkinan yang berhubungan dengan / melibatkan manusia. Kemungkinan selalu membuat mereka bersemangat. Mereka selalu ingin melakukan sesuatu dan ingin agar orang lain terlibat dalam pekerjaannya. Orang ENFP biasanya menarik (‘charming’) dalam segala hal.

Orang ENFP mengikuti kemana ‘kemungkinan’ mengajaknya. Hal ini terjadi sepanjang hidupnya, yang dapat berarti ia akan terlibat dengan berbagai hal yang berbeda. Pertanyaan yang sering diajukan kepada mereka adalah kapan anda akan menetap pada satu hal ? atau Kalau besar nanti, kamu mau jadi apa ? Pertanyaan itu berasumsi bahwa seseorang harus punya tujuan hidup yang jelas. Bila hal itu belum tercapai maka ia dianggap belum matang/dewasa.

Yang jarang diketahui oleh orang adalah bahwa sebenamya ENFP konsisten. Sejak masih kecil, mereka selalu mengikuti kemana arah intuisinya. Untuk orang lain, yang terlihat adalah perubahan, tidak punya tujuan dan tidak stabil. ENFP adalah tipe yang punya paling banyak keinginan/minat dan kemampuan dibandingkan tipe lain.

Tantangan terbesar bagi ENFP adalah belajar untuk membedakan dan tetap bertahan sampai dapat mencapai sesuatu. Seringkali mereka beralih ke obyek lain yang lebih menarik dan meninggalkan pekerjaan ditengah jalan. Mereka yang tidak belajar untuk membedakan, akan loncat dari satu hal ke hal lain dan jarang bertahan menyelesaikan sesuatu hingga tuntas. ENFP seperti ini menjadi tidak bertanggung jawab dan menghambur-hamburkan kelebihannya dengan sia-sia.

Banyak ENFP berhati-hati dalam melihat kemungkinan-kemungkinan yang menarik untuk kemudian hanya memperhatikan salah satunya saja. Biasanya mereka akan lebih berhasil.

ENFP melakukan penilaiannya jika sedang sendiri, biasanya jika mereka merasa perlu untuk menentukan mana yang penting dan mana yang tidak. Hal ini terjadi bila mereka menganggap ‘judgment’ sebagai hal penting dalam menentukan perilakunya. ENFP yang tidak memberi kesempatan dirinya untuk berpikir (sendiri) akan dipenuhi dengan hal-hal menarik yang ingin dilakukan.

Seorang ENFP kadang-kadang menyadari bahwa lebih banyak kemungkinan yang menarik daripada kemampuan untuk menjalankannya. la juga sadar bahwa ia harus menyelesaikan sesuatu. la memutuskan kemana enerjinya akan diarahkan dan kemudian pekerjaan apa yang harus diselesaikan. Bila ia membutuhkan orang lain, maka ia menggunakan pengetahuannya untuk menganalisa ketrampilan seperti apa yang ia butuhkan. Setelah itu secara sistematis ia akan mengidentifikasi dan merekrut orang-orang yang mempunyai keterampilan tersebut.

Pada banyak kesempatan, is akan menggunakan kemampuan memimpinnya. la memainkan peran yang menurutnya paling baik dan memanfaatkan ketrampilannya dalam bergaul untuk menciptakan suatu tim kerja yang menarik.

Pada umumnya ENFP punya kebutuhan tinggi untuk mendapat dukungan, mereka ingin di sukai, ingin mendapat umpan balik yang positif. Dukungan akan sangat penting bagi mereka dan hal ini akan dicarinya, baik dengan cara yang nyata maupun tidak. Kadang-kadang mereka menunjukkan sikap akrab dan intim yang berlebihan dengan harapan orang lain juga akan berlaku seperti itu terhadapnya. Beberapa ENFP justru cenderung tidak menghargai dirinya sendiri Mereka sangat mengharapkan dari orang lain hal-hal yang tidak mereka miliki. ENFP seperti ini tidak pernah merasa puas akan dukungan yang mereka dapat.

Kebanyakan ENFP punya perhatian dan minat terhadap orang lain. Mereka memusatkan kemampuan intuitifnya untuk memahami dan bekerja dengan orang lain, baik secara individu maupun kelompok. Banyak ENFP yang punya kemampuan bergaul yang tidak biasa. Mereka cepat merasakan sesuatu, peka terhadap emosi seseorang. Mereka tahu bagaimana bersikap dan membuat orang merasa tertolong.

Tetapi disisi lain ada kelemahan ENFP. Sebagai contoh mereka dapat membuat orang lain merasa bersalah. Bila ia menginginkan sesuatu maka ia akan bersikap sedemikian rupa sehingga orang lain merasa bersalah bila tidak dapat memenuhi keinginannya.

Demi keingintahuannya, ENFP akan terus mengejar/mencari tahu. Bila sesuatu tersebut sudah menjadi jelas/kongkrit, maka hal itu tidak menarik lagi. Secara singkat, ENFP yang biasanya dikenal sebagai seseorang yang hangat, menyenangkan, penuh perhatian, suatu saat bisa bersikap seperti racun. Mereka menyalahgunakan kelebihannya.

ENFP sangat pintar membela diri. Bila perkataan atau perbuatannya dikritik, maka ia akan mencari rasionalisasi atau segera merubah topik pembicaraan. Orang lain seakanakan sulit untuk menangkapnya, karena ENFP selalu punya cara untuk menghindar dari tuduhan/kritikan.

Walaupun mereka tergolong intuitif, tetapi mereka juga dapat melakukan penilaian yang logis. Bila dibutuhkan, ENFP dapat menganalisa konsekuensi dari suatu tindakan. Mereka memang tidak suka hal ini sehingga cenderung kurang sabar dalam menggunakan logika.

Fakta, realitas dan detil-detil kehidupan, khususnya yang tidak berhubungan dengan kehidupan yang menarik, merupakan suatu cobaan bagi ENFP. Mereka terpesona oleh kehidupan sehingga melupakan detil-detil yang sederhana. Bila mereka harus memperhatikan hal-hal yang kecil, mereka akan cepat merasa bosan dan frustrasi. Mereka akan mengembangkan semua kemampuannya untuk menghindar.

Jadwal akan sangat menyulitkan bagi ENFP. Mereka jarang menggunakan jam tangan atau kalaupun pakai, tetap tidak diperhatikan. Mereka sering terlambat dan selalu punya alasan untuk mencari pembcaraan. Seorang ENFP yang sering bepergian keluar negeri mengakui bahwa dalam 1 dari 5 perjalanannya, ia selalu terlambat.

ENFP bisa juga menikmati benda-benda yang dimilikinya, tetapi mereka jarang merawatnya. Mobil seorang ENFP sering dikesankan sebagai tong sampah diatas roda. Seperti ENTP, ENFP juga tidak terlalu peduli terhadap tubuhnya. Mereka bisa saja merusaknya tanpa sadar akan hal itu.

Bila sedang tertekan, ENFP akan memperhatikan detil-detil negatif tentang dirinya. Mereka berubah menjadi introvert dan menemukan bukti bahwa mereka adalah orang yang tidak berguna. Mereka menjadi sangat sadar akan apa yang telah mereka perbuat untuk orang lain, tetapi mereka tidak menghargainya. ENFP membutuhkan bukti bahwa apa yang mereka sudah lakukan tidak hanya sekedar menolong orang lain.

Secara umum ENFP sangat berbahagia dan produktif bila berada di dunia ‘kemungkinan’ dan berhubungan dengan orang lain. Mereka merasa puas akan keberhasilan yang mereka capai. Disisi lain, organisasi sering dirasakan mengikat bagi ENFP. Mereka tidak menganggap perlunya patuh pada aturan dan jadwal. Banyak ENFP yang menjadi wiraswasta, dimana mereka adalah bos bagi dirinya sendiri dan mengikuti jadwal yang mereka buat. Punya kelebihan, kreatif, mudah bergaul, spontan, orientasi pada manusia merupakan hal yang tidak pernah habis bagi ENFP.

Back to Top

Log In

Or with username:

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

To use social login you have to agree with the storage and handling of your data by this website. %privacy_policy%

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.