Tipe Kepribadian ISFJ

The Most Loyal – ISFJ

Ciri-Ciri Umum

  • Baik hati, pekerja keras dan dapat diandalkan.
  • Lebih mengutamakan kebutuhan orang lain
  • Bertanggung jawab, menghargai tradisi dan keajegan
  • Menyukai hal-hal yang praktis dan serba pasti
  • Sadar akan posisi dan peran/fungsinya
  • Suka mengamati orang lain
  • Sangat peka terhadap perasan orang lain dan suka melayani

Kekuatan

  • Tekun dan bertanggungjawab pada tugas-tugas yang bersifat detail dan rutin.
  • Berusaha semaksimal mungkin untuk melayani orang lain.
  • Meletakkan barang secara tepat dan cermat.
  • Tanggap terhadap kebutuhan konkrit orang-orang di sekitarnya.
  • Menunjukkan kepatuhan yang tinggi dalam mencapai tujuan organisasi

Kelemahan

  • Cenderung pesimis terhadap masa depan.
  • Sering dilihat sebagai orang yang kurang tegar.
  • Cenderung kurang yakin akan kemampuannya.
  • Kurang fleksibel dalam mengikuti situasi sekitarnya.

Profile Kepribadian

ISFJ mempunyai ‘dunia dalam’ yang kaya, yang tidak mereka ceritakan kepada orang lain. Bila sedang sendirian, mereka akan mengingat kembali kejadian sehari-hari dengan sangat cermat, dengan menggunakan sudut pandang yang sangat pribadi.

Mereka mempunyai kemampuan yang mengagumkan dalam mengingat hal-hal detil. Daya ingatnya seperti alat perekam, sehingga ia dapat me’mutar’ (mengingat) kembali suatu kejadian dari sudut pandang yang berbeda.

Dari kombinasi preferensinya, mereka punya ketrampilan sebagai interior dekorator. Rumahnya seringkali ditata dengan rapih dan indah. Mereka punya rasa seni yang istimewa.

Pada umumnya tipe ini bersikap tenang, lembut dan reflektif Mereka sangat menghargai orang lain dan selalu ingin menolong. Tanpa banyak diketahui orang, mereka menjadi anggota yang penting dari lembaga-lembaga sosial.

ISFJ selalu berbagi tentang penilaiannya yang didasarkan pada fakta yang mereka lihat dam merefleksikan orientasinya pada manusia. Mereka sangat menghormati otoritas, menerima nilai-nilai tradisional dari keluarganya, kelompok atau lingkungan sosialnya. Seringkali mereka sulit mengerti mengapa orang lain tidak berlaku demikian. ISFJ selalu berusaha untuk tidak menyakiti orang lain. Dalam kesendiriannya, mereka melakukan evaluasi, apakah yang telah dilakukannya sudah betul, adil dan penuh pertimbangan.

Orientasinya detil, praktis, tekun dan dapat diandalkan. Mereka cenderung berkorban dalam bekerja. Kerja dan tanggung jawab selalu mereka dahulukan, sebelum mereka dapat bersantai dan bermalas-malasan.

Karena rasa tanggung jawabnya, mereka jadi sulit untuk menolak. Mereka bisa merasa kewalahan, tidak tahu apa yang harus dilakukan dan tidak tahu kemana harus minta tolong. Mereka merasa harus mengerjakan semua (karena rasa tanggung jawabnya) sehingga sulit untuk mendelegasikan pekerjaannya, yang hanya menambah pekerjaannya saja.

Pada umumnya ISFJ pemalu. Mereka cenderung berbaur dalam suatu kelompok dan dengan tenang menikmati apa yang terjadi. Mereka tidak tertarik untuk tampil sebagai ‘leader’. Kalaupun demikian, tidak dilakukannya dengan agresif Mereka dipromosikan karena ketekunannya, keahliannya dalam segala bidang pekerjaan, cara kerjanya yang sistematis dan komitmennya yang tinggi kepada misi dari lembaga yang bersangkutan. Sebagai atasan, mereka cukup peka terhadap kebutuhan anak buahnya. Sikapnya hangat, penuh perhatian dan suka menolong. Mereka menaruh perhatian terhadap perkembangan pribadi dan profesi dari anak buahnya.

ISFJ sangat peka akan apa yang dirasakan orang lain Sebagai atasan maupun bawahan mereka tahu kapan perasaannya/orang lain berpengaruh terhadap kinerja dan produktifitas kelompok.

Mereka juga tidak selalu menyadari adanya ‘inner sensation’. Mereka tahu bagaimana harus bereaksi terhadap suatu hal, tetapi tidak selalu mereka ceritakan kepada orang lain. Mereka menyimpan perasaannya dan tidak bereaksi terhadapnya. Jika mereka diperlakukan dengan tidak baik, mereka akan merasa jengkel. Dengan tidak menampilkan perasaan yang sebenarnya, mereka dapat terperangkap didalam gejolak emosinya.

Secara alamiah, mereka tidak membuat penilaian yang impersonal atau analitis. Mereka akan berusaha untuk melakukannya bila hal itu memang diharuskan atau diharapkan. Dalam hal ini mereka akan merasa tidak nyaman dan tidak yakin akan dirinya. Hal itu menyimpang dari kebiasaannya dalam membuat keputusan. Mereka lebih suka berpikir dalam kerangka manusia dan ‘nilai-nilai’.

Sisi yang kurang berkembang adalah tentang adanya ‘dunia kemungkinan’ (world of possibilities). Mereka cenderung tidak memikirkan adanya kemungkinan. Bila mereka lakukan hal itu, maka fokusnya adalah pada kemungkinan yang salah. Mereka menciptakarn skenario yang mempunyai akhir yang tidak menyenangkan.

Dalam situasi stress, dunia intuisi akan menguasainya. Mereka melihat hal-hal di sekelilingnya dan selalu dengan kemungkinan-kemungkinan yang negatif. Mereka menjadi sadar seberapa sering dimanfaatkan oleh orang lain Tanpa adanya.bukti-bukti kongkrit, mereka mulai membayangkan yang tidak-tidak. Mereka yakin bahwa apa yang dikerjakan adalah tidak benar atau tidak dihargai. atau mereka merasa yakin bahwa mereka tidak dapat menyelesaikan semua pekerjaannya.

Biasanya ISFJ akan berbagi rasa akan kesedihan dan kemuramannya tentang hal-hat buruk yang akan terjadi. Mereka tidak suka dikritik tentang pekerjaannya. Bila mereka ingin dihargai/mendapat dukungan, mereka tidak percaya akan apa yang dikatakan oleh orang lain.

Dengan kata lain, bila ISFJ kecewa, mereka menempatkan dirinya sebagai orang yang ‘kalah’ karena mereka merasa dimanfaatkan oleh orang lain. Mereka tidak memperoleh penghargaan yang menjadi haknya, tetapi mereka juga tidak mau mencarinya. Pada kenyataannya banyak ISFJ yang menderita karena depresi yang sangat kuat sehingga mereka sulit untuk melepaskan diri.

ISFJ juga mempunyai humor yang khas. Mereka memperhatikan detil dari satu kejadian dan sering melihatnya dari sudut pandang yang tidak terduga dan lucu. Sewaktu seorang ISFJ menyaksikan sebuah film dokumenter tentang suatu pembunuhan dimana pelakunya mempunyai banyak nama samaran, yang terlintas dibenak ISFJ adalah …. ‘Wah, pasti dia butuh waktu lama untuk membuat tanda tangan”.

Kebanyakan tipe ini bersifat baik hati, suka menolong dan memberi dan penuh perhatian. Bagi orang lain, ISFJ terkesan lambat dalam berespon dan sulit untuk bersikap asertif. Mereka tidak menyadari dan sering tidak rnenghargai tindakannva sendiri Mereka merasa apa yang dilakukan sebagai kewajiban bukan sesuatu yang patut dibanggakan. Bila mereka tahu bahwa mereka hares menghargai dirinya sendiri maka mereka dapat lebih menikmati pupan dan dukungan dan orang lain, yang memang pantas diterima olehnya.

Back to Top

Log In

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

To use social login you have to agree with the storage and handling of your data by this website. %privacy_policy%

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.