in

Baru Jadian? Catet 5 Hal yang Tidak Boleh Dilanggar Saat Awal Pacaran

Pacaran

Jika kamu masih diawal pacaran, pastinya kamu menganggap bahwa semua yang kamu lakukan dengan pasangan itu wajar. Benar, kan?

Sementara jika kamu seorang jomblo, ketika melihat orang lain pacaran mungkin kamu akan berpikir seperti “Ah lebay bgt!” “Hmm pasti baru jadian nih!

Jatuh cinta emang selalu berkesan berlebihan. Masa-masa awal pacaran emang bikin kita jadi norak dimata orang dan disaat-saat seperti itulah kita merasakan manisnya cinta.

Tapi kita juga tahu bahwa cinta itu manisnya cuma di awal doang. Setelahnya semua akan terasa sulit sehingga kita perlu berjuang dalam komitmen yang sudah dibangun dan tentunya tidak ada perjuangan yang mudah, kan?

Jadi, sebelum kita keliru dalam bertindak di awal-awal hubungan, mungkin ada baiknya mengetahui tentang batasan yang tidak boleh dilanggar saat baru jadian.

1. Senang Jangan Terlalu, Bersikaplah Sewajarnya

Bersikaplah Sewajarnya
Bersikaplah Sewajarnya

Awal-awal pacaran semua hal akan terasa menyenangkan. Namun bukan hanya pacaran, semua yang baru memang selalu menyenangkan. Jadi nikmati saja perasaan itu.

Namun apapun yang kita rasakan baik senang atau pun sedih, yang terpenting adalah bagaimana cara kita dalam menyikapinya.

Rasa senang terkadang membuat kita keliru dan terburu-buru dalam mengambil keputusan. Kebanyakan kita mungkin terburu-buru untuk mengatakan “i love you” atau terburu-buru untuk berkomitmen.

Hanya karena terlalu senang, terkadang seseorang jadi memberikan perhatian yang berlebihan pada pasangan, memberikan hadiah dan banyak hal lainnya.

Sikap seperti ini menunjukkan seolah kamu harus membayar mahal untuk rasa senang yang kamu dapatkan dari hubungan itu. Faktanya, tidak sama sekali.

Sebab di awal hubungan perasaan senang itu wajar dan belum saatnya untuk mengorbankan apa-apa. Bersikaplah santai, nikmati saja pengalaman itu dan tak perlu terburu-buru berasumsi.

Baca Juga : 5 Penyebab Seseorang Memilih Berkomitmen Tanpa Harus Pacaran

2. Boleh Bersentuhan Tapi Jangan Kelewatan

Bersentuhan Sewajarnya
Bersentuhan Sewajarnya

Banyak pasangan baru kebingungan tentang apa yang harus dilakukan ketika pacaran alias dating. Salah satu mungkin memikirkan topik apa yang harus dibahas dan satunya lagi mungkin bertanya dalam hati “Bolehkah aku memegang tangannya?”

Terlebih lagi pada kencan pertama, kebanyakan kita menjadi grogi, kaku dan tidak punya ide. Mungkin ini hal yang wajar dialami semua orang, tapi cobalah untuk sedikit lebih berani.

Kamu boleh saja memegang tangannya ketika berjalan, kamu boleh saja menyentuhnya dengan cara mencubit mesra atau menepuknya dengan pelan.

Sementara yang tidak diperbolehkan adalah hal-hal yang mengarah pada nafsu. Sebab di awal hubungan kita masih perlu berhati-hati dalam setiap keputusan.

Jika kamu hanya mengizinkan sentuhan-sentuhan kecil maka hubungan itu akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk menentukan arahnya. Lebih banyak waktu yang dihabiskan tentu lebih baik untuk hubungan.

Sementara jika kamu sudah kelewatan di awal hubungan, maka tak perlu banyak waktu lagi sebab setelahnya akan jelas kemana arah hubungan itu. Sayangnya, sudah banyak yang menyesal karena terburu-buru berkomitmen tanpa berpikir panjang.

3. Bahagiakan Dia Dengan Menjadi Dirimu Sendiri

Bahagiakan Dengan Tetap Menjadi Diri Sendiri
Bahagiakan Dengan Tetap Menjadi Diri Sendiri

Kamu bahagia dengan hubunganmu yang baru sehingga kamu memikirkan cara untuk membahagiakan pasangan selayaknya ia membahagiakanmu.

Lucunya hal-hal yang terpikirkan untuk membahagiakan pasangan adalah hal-hal yang ada diluar dari dirimu.  Tetapi kamu lebih mementingkan kebahagiaan pasanganmu daripada dirimu sendiri sehingga menjadi seorang yang palsu.

Semisal, pasangan menyukai dunia travelling, sementara kamu lebih suka dirumah. Karena ingin membahagiakan pasangan, akhirnya kamu bertingkah seperti seorang pakar traveling.

Mungkin cara seperti ini bisa menjamin kebahagiaan pasangan tetapi sebaliknya, menyedihkan bagi diri sendiri. Ingatlah, kebahagiaan palsu selalu lebih cepat berlalu.

Dan lebih ironis lagi, generasi kita kebanyakan tidak mengenal diri sendiri dalam arti ia tidak tahu apa tujuan hidupnya, apa impiannya, apa minatnya, dan apa pedoman hidupnya.

Kurangnya perhatian terhadap diri sendiri tentunya akan berdampak pada hubungan kita dengan orang lain.

Jika kita memiliki hubungan yang baik dengan diri sendiri, maka lebih mudah untuk mendapatkan hubungan baik dengan orang lain, seperti teman, keluarga atau pasangan alias pacar.

Baca Juga : 5 Cara Sukses Membangun Kepercayaan Dalam Hubungan

4. Berdua Saja Dulu, Jangan Terlalu Aktif Di Sosial Media

Jangan Terlalu Aktif di Media Sosial
Jangan Terlalu Aktif di Media Sosial

Kita terlalu sering memframing diri di media sosial dalam hal apapun. Bahkan saat baru memiliki pacar, kita langsung terburu-buru untuk membagikannya agar semua orang tahu bahwa kita bahagia.

Namun sayangnya, terlalu cepat dalam memberitakan tentang hubunganmu di media sosial bisa menjadi bumerang yang akan menghantam tepat di wajahmu sendiri suatu hari nanti.

Atau mungkin kamu terlalu dekat dengan teman dan keluarga sehingga selalu berbagi cerita tentang semua hal yang kamu alami, tetapi untuk hal yang satu ini ada baiknya tahan dulu setidaknya sampai hubungan itu berjalan 3 bulan.

Jalani hubunganmu berdua saja dengan pacar selama masa-masa awal ini, sebab kamu perlu mengenalnya lebih dalam terlebih dahulu sebelum mengenalkannya pada teman, keluarga d

5. Percaya Pada Cinta Tanpa Menghilangkan Logika

Percaya Cinta Tanpa Menghilangkan Logika
Percaya Cinta Tanpa Menghilangkan Logika

Mungkin sebagian dari kita memiliki masa lalu suram dalam percintaan sehingga di awal-awal pacaran belum bisa sepenuhnya memberikan hati kepada pasangan.

Dan mungkin juga sebagian dari kita ada yang sudah tidak percaya lagi dengan kata cinta, tetapi tetap menjalin hubungan untuk pelarian dari kesepian.

Hal ini sangatlah buruk sebab berpikir negatif terhadap cinta bisa menjadikanmu toxic dalam hubungan itu sendiri.

Tidak peduli berapa kali kamu hancur karena cinta, tetaplah percaya. Jangan terlalu cepat menghakimi pasangan jika ia melakukan sesuatu yang buruk, sebab butuh banyak waktu untuk mengetahui apakah ia orang yang tepat untukmu atau tidak.

Baca Juga : 9 Gaya Pacaran Sehat Agar Langgeng Sampai ke Pernikahan

Akhir Kata

Setiap hubungan baru adalah momen untuk belajar. Jangan takut dan jangan berpikir negatif dulu, sebab ketika kamu memiliki pasangan baru itu artinya kamu akan mendapatkan pengalaman baru.