Sakit Hati Karena Ditolak, Inilah 5 Pelajaran yang Bisa Kamu Petik

Penolakan bukan berarti kamu buruk atau tidak layak. Tetapi kamu perlu mengerti

Ilham Damanik Ilham Damanik · 3 min read >
Sakit Hati Karena Ditolak

Penolakan bukan berarti kamu buruk atau tidak layak. Tetapi kamu perlu mengerti bahwa setiap orang memiliki pilihan. Ini adalah tentang bagaimana kita memahami pilihan, apa yang kita pilih dan apa yang orang lain pilih.

Semua orang pasti ingin yang terbaik untuk hidupnya dan itulah yang harusnya kita pahami. Jangan lupa bahwa penolakan bisa datang dari mana saja, lamaran kerja, jalur akademis, pasangan hingga pertemanan.

Sebuah penolakan yang diterima oleh penulis artikel atau berita untuk publikasi, sama sakitnya seperti yang dialami orang-orang ketika ditolak pujaan hatinya. Namun selalu ada hal manis disetiap kepahitan, bahwa kenyataannya penolakan membuat kita semakin maju.

Di usia-usia sebelumnya mungkin kita takut pada penolakan, namun justeru menghindari penolakan sama saja dengan menghindari pengembangan diri. Lalu, apalagi hal-penting penting yang diajarkan oleh penolakan?

1. Belajar Memahami Tamparan Keras Yang Diberikan

Tak perlu melembutkan dengan bahasa-bahasa yang lebih halus, karena sebenarnya penolakan memang merupakan tamparan keras bagi yang mengalaminya.

Dan setelahnya? Mungkin kita perlu mempertanyakan lagi, tentang mengapa atau bagaimana dan apa yang perlu dipelajari?

Orang-orang yang kuat mental tak pernah menghindari penolakan, bahkan mereka tidak takut meskipun kemungkinan besar akan ditolak. Beberapa orang menganggap penolakan adalah sebuah cara untuk keluar dari zona nyaman.

Dan artinya, jika kamu belum pernah mengalami penolakan dapat dipastikan kamu masih berada di zona nyamanmu.

Tamparan keras dari sebuah penolakan juga dapat di ibaratkan seperti alat keras yang memahat batu padat, membentuknya menjadi sesuatu yang lebih memiliki nilai.

Dengan kata lain setiap rasa sakit dari sebuah benturan sama baiknya seperti kamu menyerap ilmu dari sebuah buku, dan tentunya sangat penting untuk tetap berpikir positif.

Baca Juga : Perlu Kamu Ketahui, Inilah Alasan Mengapa Seseorang Memilih Untuk Sendiri

2. Pengalaman Saat Ini Adalah Bagian Dari Masa Depan

Masa lalu adalah bagian dari apa yang kita alami saat ini, dan apa yang kita alami saat ini akan menjadi bagian dari masa depan. Penolakan hanyalah satu titik kecil dari ribuan pengalaman pahit yang kita alami.

Dengan kata lain itu bisa menjadi hal kecil yang tidak berarti apa-apa namun bisa juga menjadi tembok besar yang menghalangi kita untuk berkembang. Namun semuanya akan kembali pada diri kita masing-masing dalam menyikapi setiap penolakan.

“Setiap akhir juga merupakan awal. Kita hanya tidak mengetahuinya pada saat itu” – Mitch Albom-

Saat usaha-usaha kita berujung pada penolakan, sebenarnya itu juga bisa menjadi awal yang baru. Dengan kata lain, ketika satu pintu tertutup maka seratus pintu lain terbuka untuk kita.

Dan sayangnya, terkadang kita tidak menyadari betapa banyak peluang yang terbuka lebar. Penolakan adalah suatu tanda bahwa kamu berada dijalur yang salah, kamu hanya perlu melihat realita, dan menyusuri jalur yang pas untuk dirimu.

Baca Juga : Tak Selalu Karena Kecocokan, Masalah Ini Juga Jadi Penyebab Putusnya Hubungan

3. Tidak Semua Yang Hilang Adalah Kerugian

Satu pelajaran paling berharga yang kita dapatkan dari penolakan adalah tidak semua yang hilang itu merupakan kerugian.

Mungkin kamu sudah berusaha semaksimal mungkin, mengerahkan segenap tenaga dan kemampuan yang ada untuk mengambil kesempatan itu, namun akhirnya semua hilang. Lantas, apakah kamu merugi atau cukup beruntung?

Kita belum mengetahui jawaban yang pasti. Namun yang jelas, selama hidup masih berjalan maka selama itulah kita berproses. Tidak akan ada hasil yang benar-benar cukup untuk membuktikan kesuksesan atau kegagalan selama kita masih hidup, semuanya masih dalam proses.

Saat kamu ditolak, dan harapanmu hilang, itu bukan berarti suatu kerugian, bisa jadi itu adalah sebuah proses menuju keberhasilan.

Dan saat kamu diterima, dan mendapatkan apa yang kamu harapan, itu juga belum tentu sebuah kemenangan besar, bisa jadi itu hanyalah proses menuju jurang kehancuran.

Artinya kita tidak perlu terlalu takjub atau pun takut menghadapi setiap kejadian, karena semua ini tidak lain hanyalah proses dan proses.

4. Penolakan Adalah Momen Indah Yang Perlu Dirayakan

Alih-alih menyangkal dan menghindari rasa sakit, orang-orang yang kuat mental mengetahui bahwa mereka harus mengakui seberapa sakitnya itu.

Tetapi sebuah perayaan tidak melulu tentang kegembiraan dan tawa, ada momen-momen indah yang kita hanya dapat merayakan itu dengan air mata. Ambil tisu, bersedihlah secukupnya.

Tertawa bukan berarti kuat dan menangis bukan berarti lemah. Namun orang-orang yang kuat selalu jujur serta mengakui emosi yang dialaminya.

Mereka tidak hanya jujur untuk perasaan-perasaan senang, tetapi juga mengakui ketika merasa malu, sedih, kecewa dan terluka. Sebab mencoba meminimalkan rasa sakit hanya akan memperpanjang penderitaan kita.

Maka cara terbaik untuk menghadapi penolakan adalah merayakan sakitnya dengan air mata. Setiap orang butuh pelepasan emosi itu untuk menjaga kesehatan mental, dan setelahnya, bangkitlah!

Baca Juga : 5 Penyebab Kamu Jomblo dan Sulit Mendapatkan Pasangan

5. Jangan Tersesat Oleh Jebakan Pikiran

Tidak dapat dipungkiri bahwa sebuah penolakan, suka tidak suka pasti menyisahkan pemikiran-pemikiran negatif tentang beberapa hal. Mungkin kamu akan memandang negatif kepada orang-orang yang menolak keinginanmu.

Tapi waspadalah, karena bisa jadi itu adalah sebuah jebakan pikiran. Memang bagus jika kamu mengoreksi sesuatu yang salah pada dirimu, namun terkadang sebuah penolakan bukanlah acuan yang menandakan sebuah kekurangan pada diri kita.

Mungkin saja apa yang kita lakukan sudah benar, tapi orang lain tidak memiliki cukup ruang untuk menerimanya.

Dapat diibaratkan, selezat apapun makanan yang kamu buat, itu tak berarti apa-apa jika orang lain sedang dalam kondisi kenyang.

Atau mungkin penolakan itu terjadi, karena orang lain ingin kamu mendapatkan yang lebih baik dari apa yang dapat mereka berikan.

Jadi waspadalah terhadap pikiran-pikiran negatif yang mengkritik diri sendiri. Satu hal yang harus selalu kita ingat, pikiran bukanlah suatu kepastian.

Baca Juga : 7 Alasan Meskipun Jomblo, Kamu Masih Bisa Tetap Bahagia

Kesimpulan,

Teruslah berjalan! Lanjutkan saja langkahmu karena penolakan masih terus berlanjut lagi dan lagi. Jangan takut. Jika kamu butuh rehat, maka berhentilah sejenak dari ambisimu. Namun jangan terlalu lama meratapi penolakan itu. Karena banyak pintu-pintu terbuka yang menunggumu.

Pintu-pintu itu akan menyambut kamu dengan baik. Biarkan yang hilang menjadi hilang. Fokuslah dengan apa yang masih kamu miliki dan apa yang masih tersisa pada dirimu. Karena apa yang kita miliki saat ini, sangat-sangat indah untuk disyukuri.

 

Ilham Damanik
Aku merasa seperti seorang penulis Read Full Profile