in

6 Alasan Mengapa Seseorang Suka Mengkritik Dirimu

Alasan Seseorang Mengkritik Diri Kita

Kritik adalah bagian dari kehidupan. Satu-satunya cara untuk menghindari kritik adalah tidak dilahirkan dan tidak hidup di dunia ini. Jadi, jangan merasa menjadi korban saat kamu menerima begitu banyak kritikan dari orang-orang.

Memang begitulah hidup ini. Kita yang menjalani, orang lain yang berkomentar dan jika memang sudah begitu jalannya, kemana lagi kita menghindar?

Daripada kamu lelah sendiri berusaha menghindari kritik, ada baiknya kita sama-sama belajar caranya menerima kritik. Sebab setiap apapun yang terlontar dari mulut seseorang kepada kita pasti mempunyai alasan.

Ya, jika kamu memiliki alasan untuk melakukan apa yang kamu lakukan sekarang, maka orang lain juga punya alasan untuk memberi kritikan. Berikut adalah alasan orang-orang mengkritik kita!

1. Mereka Peduli Terhadap Dirimu

Peduli
Peduli

Jika seseorang yang suka mengkritik dirimu berasal dari keluarga, maka sudah jelas bahwa alasannya karena mereka peduli. Jadi, anggaplah setiap kritikan yang kamu terima seperti hujan yang menumbuhkan tumbuhan.

Dengan kata lain, untuk bertumbuh itu kita perlu mengalami sakit-sakit dahulu. Inilah yang sedang terjadi dan terimalah dengan sepenuh cinta. Jangan biarkan kebencian menghalangi pertumbuhan mu ke arah yang baik.

Sebab orang-orang terdekatmu, seperti keluarga, sahabat atau pasangan pastinya ingin melihat kamu menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya. Oleh karena itulah mereka memberi kritikan kepadamu.

Kita tidak jauh-jauh dari orang-orang kritis, barangkali dirimu sendiri mungkin berpikir kritis sehingga bisa menemukan artikel ini.

2. Merasa Terancam

Merasa Terancam
Merasa Terancam

Beberapa kritikan tercurahkan oleh perasaan gelisah dan terancam. Ketika seseorang merasa tidak nyaman dengan dirinya sendiri, kebanyakan akan bertindak gegabah dengan mencoba mencari kekurangan dan kesalahan orang lain.

Mungkin kata-kata yang ia ucapkan kepada dirimu terdengar begitu benar dan menyakitkan, tapi percayalah bahwa kamu tidak seburuk yang ia ucapkan. Seseorang yang seperti ini hanya sedang berusaha membuat dirinya merasa lebih baik.

Tentu saja dengan cara merendahkan dirimu, sebab dengan begitu ia jadi merasa memiliki teman yang sama-sama buruk seperti dirinya. Memang cara ini begitu salah, seharusnya ketika seseorang merasa dirinya buruk ia perlu meminta motivasi dari orang lain bukan merendahkan orang lain.

3. Memiliki Kepribadian yang Suka Mengendalikan

Suka Mengendalikan
Suka Mengendalikan

Sebuah kritikan tidak selalu menunjukkan kekurangan seseorang yang menerima kritik, justru sebaliknya, terkadang sebuah kritikan malah menunjukkan kelemahan seseorang yang memberi kritik tersebut.

Ketahuilah bahwa setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda, ada sebagian orang yang memang suka mengendalikan atau mendominasi. Dia merasa memiliki power sehingga menganggap bahwa dirinya layak didengarkan, dihormati dan dihargai.

Mungkin selama ini ia merasa bahwa dirinya tidak didengarkan dan tidak dihargai sehingga ia mencari-cari kesalahanmu agar dia terlihat memegang kendali atas semuanya. Aneh memang, tapi begitulah sifat beberapa orang.

Jika kamu menghadapi orang seperti ini, maka abaikan saja dan jangan biarkan ia memegang kendali atas dirimu. Sebab dengan tidak mendengarkan dan mengabaikannya saja itu sudah cukup membuatnya menjadi gila.

4. Merasa Bersaing Dengan Kamu

Merasa Bersaing
Merasa Bersaing

Satu lagi alasan orang-orang suka mengkritik dirimu adalah karena mereka merasa bersaing dengan kamu. Tipe yang seperti ini biasanya adalah teman sekelasmu, rekan kerja atau bahkan teman satu tongkrongan.

Mungkin hidup bukanlah sebuah kompetisi, tetapi terkadang seseorang merasa tersaingi saat kita berhasil mendapatkan sebuah pencapaian baru dalam hidup. Bukan hanya itu, bahkan hal-hal sederhana seperti out fit yang kita kenakan.

Semisal, kamu baru saja membeli tas baru, jaket atau yang lainnya. Lalu ada seorang temanmu yang datang mengkritik bahwa kamu terlalu boros, kamu membeli barang-barang yang tidak perlu, jaket kamu jelek dan lain-lain.

Mungkin kritikan tersebut kedengarannya baik, namun tetap tidak tepat sasaran. Jadi kamu hanya perlu mengabaikan hal itu dan teruslah berusaha membuat dirimu merasa senyaman mungkin dengan apa yang kamu lakukan.

5. Mereka Benar-benar Ahli atau Merasa Dirinya Ahli

Mereka Orang Yang Ahli
Mereka Orang Yang Ahli

Suatu kritikan terkadang seolah menyampaikan isyarat bahwa dia lebih ahli. Tipe kritikan yang seperti ini biasanya dilakukan oleh atasan, guru atau seorang profesional. Namun terkadang lucunya, ada juga orang-orang narsisis yang merasa ahli dalam segala bidang.

Tipe orang narsisis yang seperti ini selalu menganggap bahwa dirinya lebih pintar dan handal dalam hal apapun, suka memberikan kritik dan mengomentari orang lain dengan penyampaian yang terdengar vokal dan frontal.

Sebenarnya kamu sangat beruntung jika bertemu dengan orang seperti ini, karena dia akan membuatmu terus mengoreksi dirimu dalam segala hal sampai akhirnya kamu menjadi sosok yang lebih baik nantinya.

Namun jika orang yang memberi kritik terhadap dirimu adalah seorang guru, atasan atau memang profesional di bidangnya, maka kamu harus mendengarkan sebab mereka tak akan mengkritik dirimu kalau kamu tidak melakukan kesalahan.

6. Memiliki Perspektif yang Berbeda Denganmu

Memiliki Perspektif Yang Berbeda
Memiliki Perspektif Yang Berbeda

Alasan lain seseorang mengkritik dirimu adalah perseptif yang berbeda. Tentunya setiap orang memiliki sudut pandang masing-masing dalam mengerjakan atau memahami sesuatu. Hal ini tentunya menimbulkan perbedaan yang begitu kaya.

Kita harus memahami landasan seseorang mengatakan asumsinya, sebab dengan cara itu kita bisa memahami mengapa ia mengkritik. Meskipun kamu tidak harus mengikuti apa yang ia katakan, setidaknya dengarkan saja, siapa tahu menambah pengetahuanmu.

Tak perlu tersinggung dengan kritikan yang disampaikan orang lain, jika memang pola pikirnya berbeda denganmu, jangan paksakan kamu harus sepemikiran dengannya. Ditengah-tengah orang yang kritis, kita perlu berpikir kritis juga.

Maka jika seseorang memaksakan dirimu untuk mengikuti caranya dalam berpikir, kamu berhak untuk melawan. Kamu harus tahu kapan waktunya mendengarkan dan kapan waktunya harus melawan.

Akhir Kata

Setiap kali menerima kritik, kita harus mendengarkan dan memahami apa yang disampaikan orang lain dengan baik. Karena dengan begitu kita bisa memahami apa alasannya memberi kritik, sehingga kamu tidak tersinggung dan tidak marah kepadanya.

Coba baca juga tentang : 5 Cara Menyampaikan Kritik dan Saran yang Santun.

Written by Ilham Damanik

Penikmat dan pemerhati