in

Perlu Diperhatikan, Inilah 5 Sikap Suami Terhadap Istri Yang Sedang Hamil

Sikap Suami Terhadap Istri Yang Sedang Hamil

Sikap suami terhadap istri memang sangat penting untuk diperhatikan. Apalagi jika istri sedang mengandung anak di dalam perutnya. Bukan suatu rahasia bahwa masa kehamilan ini seorang perempuan akan cenderung lebih emosional dan juga lebih membutuhkan perhatian dari pasangan. Terkadang hal ini luput dari pemikiran suami sendiri.

Perempuan yang sedang hamil akan mengalami perubahan fisik di mana perut akan semakin membesar. Nyatanya tidak hanya itu saja yang berubah. Tetapi juga fisik di bagian lain akan mengalami penyesuaian sehingga ibu dapat mengandung dengan aman. Belum lagi sisi emosi ibu yang dapat berubah-ubah. Akan menjadi lebih sulit jika perutnya semakin membesar nantinya.

Hal ini akan memengaruhi sisi psikologis ibu hingga setelah melahirkan nanti. Jika tidak diatasi sedari dini maka dikhawatirkan akan muncul baby blues syndrome. Sikap suami terhadap istri ini wajib ada sebagai bentuk dukungan bagi ibu dan juga kandungan. Karena tidak hanya fisik yang harus sehat, tetapi psikologis istri juga prioritas.

Jika psikologis istri ini sehat, maka janin dalam kandungan juga akan merasa lebih bahagia. Karena apa saja yang dirasakan oleh istri, akan dirasakan pula oleh janin yang ada diperut. Tentu menjadi penting untuk menjadi suami yang sigap menjaga kesehatan fisik dan juga mental dari istri bukan.

Sebagai suami yang sedang siaga atas istri mengandung, ada baiknya jika Anda memperhatikan sikap terhadapnya. Apa saja yang bisa Anda lakukan untuk istri? Simak tipsnya.

1. Berikan Perhatian Tidak Hanya Pada Istri, Namun Juga Janin

Memberi Perhatian Terhadap Janin
Memberi Perhatian Terhadap Janin

Afeksi yang diberikan secara fisik kepada istri akan membuatnya lebih tenang. Sikap suami terhadap istri yang pertama adalah afeksi. Namun tentunya hal ini tidak diberikan untuk istri saja, tetapi untuk janin di kandungan pun perlu.

Caranya adalah dengan mendengarkan keluhan yang dirasakan oleh istri selama masa kehamilan sebagai bentuk dukungan dan perhatian. Selain itu tambahkan juga dengan afeksi fisik untuk janin yakni dengan mengelus perut istri yang mengandung.

Anda juga bisa mengajak janin ini berbicara. Hal ini agar menumbuhkan adanya ikatan antara ayah dengan sang bayi.

Ibu merasa tenang dan janin merasakan kasih sayang dari ayahnya. Sekali beraksi Anda dapat memenuhi kebutuhan psikologis ibu dan juga janinnya.

2. Turut Memperhatikan Perkembangan Dari Janin

Memperhatikan Perkembangan Janin
Memperhatikan Perkembangan Janin

Anda bisa mendukung kehamilan istri dengan turut memperhatikan perkembangan janin. Mulai dari kehadiran Anda untuk menemani di setiap pemeriksaan dokter, hingga turut melakukan cek terhadap janin sesuai arahan dokter membuat istri bersemangat dan terus didukung oleh suami.

Selain itu Anda sebagai suami juga dapat mengetahui perkembangan kesehatan dari ibu dan bayi. Anda jadi bisa membantu untuk menjaga kondisi kesehatan mereka.

Jika Anda turut mengetahui perkembangannya, istri akan menjadi lebih tenang karena tahu ada suami yang bisa diandalkan pada situasi yang sedang dilalui.

Perann ayah tidak hanya sampai disitu saja loh, setelah kelahiran coba pelajari tentang 4 Peran Ayah Sebagai Orang Tua Yang Perlu Diperhatikan .

3. Menjaga Kesehatan dan Keselamatan Istri

Menjaga Kesehatan dan Keselamatan Istri
Menjaga Kesehatan dan Keselamatan Istri

Anda juga bisa berperan dalam menjaga keselamatan dan kesehatan istri. Sikap suami terhadap istri yang bisa dilakukan adalah dengan memenuhi kebutuhan asupan makanannya. Anda bisa melihat apakah istri mengonsumsi makanan sehat secara rutin atau ada kekurangan dari asupannya.

Anda bisa turut membantu memenuhi asupan penting bagi istri karena ia membutuhkan semua gizi dan nutrisi tidak hanya untuk dirinya sendiri, namun juga untuk janin di dalam perutnya.

Anda bisa menjaganya dengan menghindarkan makanan yang dilarang untuk dikonsumsi. Sehingga istri tidak kekurangan nutrisi selama hamil dan janinnya juga sehat hingga dilahirkan.

4. Menyenangkan Istri

Menyenangkan Istri Yang Sedang Hamil
Menyenangkan Istri Yang Sedang Hamil

Ada banyak sekali cara untuk menyenangkan istri yang sedang hamil. Memang rasanya sedikit sulit ditambah lagi dengan mood yang berubah-ubah selama hamil. Namun bukan berarti tidak bisa. Anda bisa menyenangkannya dengan cara memberikan hal-hal favoritnya.

Misalnya saja mengajak berlibur atau istilah kerennya dengan baby moon. Bisa juga memberikan istri barang yang diinginkan. Atau sekedar menurutinya untuk bersantai di rumah. Hal kecil ini memiliki dampak yang cukup besar bagi istri.

Pasalnya istri yang sedang hamil lebih rentan akan stres dibandingkan pada kondisi biasanya. Untuk itu sikap suami terhadap istri yang juga tidak kalah pentingnya adalah dengan memanjakan dan menyenangkannya.

5. Membantu Istri

Memijat Istri Yang Sedang Hamil
Memijat Istri Yang Sedang Hamil

Membantu istri tidak hanya dalam pekerjaan rumah tangga saja. Tetapi juga membantu untuk mendengarkan dan mengatasi setiap komplain atau hal yang dirasakan oleh istri. Sikap suami terhadap istri yang satu ini memiliki efek yang cukup besar meski terlihat kecil.

Pada masa kehamilan, istri akan mengalami perubahan yang kurang mengenakkan. Misalnya seperti kaki bengkak, morning sickness, sakit pada seluruh tubuh dan juga pegal-pegal. Anda bisa menawarkan diri untuk membantu mengurangi rasa sakit dan rasa tidak nyaman tersebut dengan cara memijatnya.

Tanyakan kepada istri bagian mana yang ingin dipijat agar merasa lebih baik. Selain itu Anda bisa membuatkan makanan atau minuman hangat untuk melepas lelahnya.

6. Menemani Kegiatan Istri

Menemani Kegiatan Istri
Menemani Kegiatan Istri

 

Istri yang sedang hamil juga membutuhkan kegiatan lain untuk edukasi mengenai kehamilan dan janin. Misalnya saja mengikuti kelas senam hamil atau mengikuti seminar tentang parenting. Sikap suami terhadap istri dengan menemaninya mengikuti kegiatan tersebut.

Meski mungkin Anda tidak ikut serta, kehadiran Anda di sisinya untuk menemani akan berarti sangat besar. Jika Anda turut mengikuti kegiatannya, Anda akan menemukan pelajaran baru misalnya pada kelas prenatal untuk memijat ibu, mengatasi masalah tidak terduga yang terjadi mendadak baik pada istri maupun pada janin.

Serta Anda bisa mempersiapkan diri menjelang persalinan istri nantinya. Dengan begitu, istri akan merasa lebih tenang karena tidak menghadapi semuanya sendirian. Ia tahu bahwa ada suami yang siap dan sigap untuk menemani dan membantunya untuk bertemu dengan calon anak yang akan lahir.

Sikap suami terhadap istri ini rasanya masih sulit untuk diterapkan tanpa adanya edukasi mengenai peran suami. Tidak hanya pada masa kehamilan istri saja, namun juga pada dimulainya peran menjadi suami hingga menjadi orang tua nantinya. Maka edukasi akan parenting juga perlu untuk dipelajari oleh suami dan istri sebagai ilmu untuk membesarkan anak dengan baik sesuai dengan karakter si anak.

Coba pelajari juga Karakter Anak Dari Urutan Kelahiran Yang Harus Dipahami .

Bukan berarti jika Anda menjadi seorang single parent sejak mengandung tidak dapat sehat secara fisik dan mental. Anda juga bisa mendapatkan dukungan baik dari keluarga, sahabat atau orang yang Anda percayai lainya. Jika memang tidak ada, sebaiknya tanamkan sugesti baik dan gunakan dukungan dari dokter yang memeriksa Anda agar selalu bersemangat untuk menjaga kesehatan diri dan janin.

Menjaga adalah tindakan mencegah yang paling baik daripada harus mengobati. Untuk itu sebaiknya sikap suami terhadap istri harus benar-benar diperhatikan dan dikomunikasikan secara dua arah dengan istri. Hal ini untuk menghindari adanya kesalahan dalam bertindak, karena tidak semua orang memiliki kesamaan harapan akan sikap yang diinginkan dari orang lain terhadapnya.

Written by Rima Mustika

Adult clinical psychologist, art enthusiast. A traditional dancer who can't live without coffee.