in

Sulit Mengikhlaskan Mantan, Ikuti Langkah-Langkah Ini

Cara Mengikhlaskan Mantan
Cara Mengikhlaskan Mantan

Kebanyakan orang merasa menderita di dalam sebuah hubungan lalu memilih untuk mengakhiri hubungannya. Dan setelah hubungan berakhir, derita tetap saja berlanjut bahkan semakin bertambah.

Penderitaan yang kita alami ini tentunya muncul karena hati belum mampu untuk mengikhlaskan apa yang telah berakhir.

Sementara di lain cerita, kehilangan seseorang tercinta atau mantan kekasih membuat kita merasa hampa menjalani aktivitas sehari-hari. Kita terus merasa kekurangan dan hanya kehadirannya yang membuat kita merasa utuh kembali.

Namun, detik waktu tidak pernah berputar ke kiri, bukan? Artinya, ada hal-hal yang memang benar-benar tak bisa diulang lagi dan kamu pasti paham benar akan hal itu. Hanya saja memang sulit untuk mengikhlaskannya.

Jika kamu sedang berada pada situasi semacam ini dan ingin segera mengikhlaskan mantan, maka fokuslah membaca artikel ini sampai selesai agar mendapatkan manfaatnya!

1. Jangan Dipungkiri, Biarkan Hatimu Merindukannya

Biarkan Hatimu Merindukannya
Biarkan Hatimu Merindukannya

Sebagaimana kau butuh waktu yang panjang untuk benar-benar cinta, seperti itu pula kau butuh waktu untuk menyembuhkan luka dihatimu. Jadi jangan berharap semua yang kau rasakan itu hilang seketika. Sebab perasaan selalu bergerak lebih lambat daripada pikiran.

Mungkin di dalam pikiran kau sudah merancang kehidupan yang paling ideal bagimu, tapi perasaanmu belum mampu untuk mengikuti apa yang diinginkan pikiran sehingga akhirnya kau merasa tersiksa.

Terimakasih sudah berjuang untuk menjadi lebih baik. Namun maaf, aku hanya bisa mengatakan bahwa ini sulit, ini tidak semudah yang kau bayangkan. Bersabarlah, semua butuh proses, kan?

Jadi, tolong, jangan pungkiri bahwa terkadang bayangannya muncul dalam benakmu. Biarkan saja semuanya berjalan sebagaimana adanya dan biarkan hatimu merindukannya sebegitu hebat.

Kau hanya perlu meyakinkan dirimu sendiri bahwa hal itu tidak mungkin kembali. Dan jangan henti berpikir bahwa di masa depan kau akan mendapatkan sesuatu yang lebih baik, sehingga pada akhirnya hatimu bisa berdamai dan mengikhlaskan semuanya.

Jika kamu memang masih ada rasa terhadapnya dan ingin kembali kepadanya, coba pelajari tentang 10 Cara Membuat Mantan yang Sudah Punya Pacar Kembali

2. Jangan Menyalahkan Siapapun, Terimalah Kenyataannya

Terima Kenyataan Tanpa Saling Menyalahkan
Terima Kenyataan Tanpa Saling Menyalahkan

Saat hubungan berakhir, pastilah hal itu disebabkan oleh suatu konflik yang tidak menemukan titik tengah. Atau mungkin juga suatu kesalahan yang benar-benar fatal dan tidak bisa ditolerir, namun sayangnya kita tidak benar-benar langsung menyelesaikan semuanya pada saat yang sama.

Orang-orang yang putus cinta lebih sering memilih mengakhiri hubungannya daripada mengakhiri masalah yang ada. Namun apalah arti hubungan yang berakhir jika keburukannya masih tersimpan?

Pada akhirnya, kita hanya saling salah menyalahkan satu sama lain. Dan sekarang jika kamu berpikir tentang mengikhlaskan, mengapa kamu tidak lebih dulu memikirkan cara untuk meredakan amarahmu?

Jika ada suatu perkataan atau perbuatan mantan yang menyakitkan dihatimu, cobalah pikirkan hal itu dengan jelas sehingga lebih mudah untuk memaafkannya.

Setelah amarahmu reda dan kamu siap untuk memaafkannya, maka akan lebih mudah untuk mengikhlaskannya.

3. Tumbuhkan Cinta Dalam Dirimu

Belajar Mencintai Diri Sendiri
Belajar Mencintai Diri Sendiri

Jika seseorang yang kau beri cinta tak membalas cintamu. Jika seseorang yang kau inginkan tidak balas menginginkanmu. Maka seiring waktu habislah cinta dalam dirimu sehingga akhirnya kau merasa kesepian dan tersiksa.

Lalu setelah kau lelah mencintainya dan memperjuangkannya, ia pergi meninggalkanmu, jadi sekarang bertanggung jawablah atas dirimu sendiri karena telah membuang-buang waktu selama ini.

Renungkan lagi bahwa fokus-mu hanya pada cinta yang berasal dari luar, dan semua orang tahu bahwa orang lain ada diluar kendali kita. Satu-satunya yang ada dalam kendalimu hanyalah diri sendiri.

Maka dengan kata sederhananya, belajarlah mencintai diri sendiri. Nah, sebelum mencintai diri sendiri sangat penting untuk sepenuhnya menerima bahwa ada hal-hal yang berada diluar kendali kita.

Setelahnya, cobalah untuk membuat kebiasaan-kebiasaan baik yang nanti akan menghantarkan dirimu pada kehidupan yang lebih baik. Hakikat mencintai diri sendiri adalah kau menyederhanakan inginmu, kau tertarik pada segala hal yang ada dalam kendalimu dan kau fokus pada hal-hal yang mempermudah dirimu, bukan mempersulit.

Nah ngoming tentang mantan, kamu bisa juga pelajari tentang Ciri-ciri Mantan Membenci Kita

4. Bebaskan Dirimu Dari Belenggu Penyesalan

Bebaskan Dirimu Dari Penyesalan
Bebaskan Dirimu Dari Penyesalan

Berbicara tentang keikhlasan secara otomatis kita juga menyindir tentang memaafkan diri sendiri. Sebab inilah masalah sebenarnya, hatimu tak mampu mengikhlaskannya karena kau terbelenggu oleh penyesalan.

Mungkin ada impian yang kau rancang bersamanya, belum terwujud dan dia pergi. Atau mungkin kau menyesal karena kebodohanmu sendiri yang menyia-nyiakan kesempatan. Apapun itu, sekarang juga maafkan dirimu sendiri.

Memaafkan diri sendiri berarti kau melepaskan diri dari belenggu penyesalan yang selama ini memenjarakanmu. Bagaimana caranya?

Posisikan tubuhmu senyaman mungkin, pejamkan mata, tarik napas dalam-dalam, tahan sebentar lalu lepaskan. Setelahnya, bayangkanlah kesalahan-kesalahan yang kamu lakukan di masa lalu dan katakan pada diri sendiri “Maafkan aku, Aku menyesal, Terimakasih, Aku mencintaimu”.

Cara ini akan membantu kita untuk lebih ikhlas lagi, lebih tabah lagi dan merasa lebih lega lagi. Ingatlah bahwa kau hanya manusia dan semua manusia berbuat salah.

Melakukan kesalahan adalah sifat manusia namun memaafkan adalah sifat Ilahi. Maka maafkanlah dirimu sendiri.

5. Temukan Support System-mu!

Temukan Support System
Temukan Support System

Ada saatnya satu lebih baik daripada dua. Ada saatnya sebuah kerumitan menjadi lebih mudah saat kita memikirkannya dengan dua kepala. Dan ada saatnya hati yang luka lebih cepat sembuh ketika kau memiliki bahu untuk menangis.

Coba pilih seseorang yang kira-kira bisa menjadi suporter atau pendukung bagimu. Namun tidak boleh asal pilih ya, kamu harus lebih jeli dalam hal ini agar tidak semakin terluka lagi.

Jika kamu sudah menemukan orang yang tepat untuk diajak bercerita, pastikan bahwa kamu juga tidak enggan dalam menerima nasihatnya. Dalam arti, pastikan bahwa orang tersebut memiliki pengalaman atau ilmu yang lebih banyak dari dirimu.

Sementara jika kamu tidak menemukan seorangpun yang bisa menjadi support system, jangan bersedih. Jangan lupakan sisi spiritual-mu.

Kamu bisa membangun support system bagi dirimu sendiri dengan cara bermeditasi, beribadah, berdoa atau bercerita kepada Sang Pencipta. Libatkan dirimu lebih jauh dalam hal keimanan (jika kamu memilikinya).

Akhir Kata

Terlepas dari seberapa lama kau terlibat dalam suatu hubungan yang begitu dekat lalu akhirnya berpisah. Jangan berpikir bahwa usahamu selama ini telah terbuang sia-sia.

Percayalah tidak ada yang sia-sia, sebab dengan hal kamu lalui selama ini secara otomatis kamu telah belajar banyak hal dan terus bertumbuh. Sekarang tergantung dirimu, pilihanmu hari ini akan menentukan kau akan bertumbuh ke arah yang lebih baik atau buruk nantinya.

Fase final dari mengikhlaskan adalah kau mengangkat kepalamu yang tertunduk itu lalu menatap kedepan. Sekianlah artikel tentang Cara Mengikhlaskan Mantan. Semoga bermanfaat!