Patut Dipertahankan, 5 Tanda Kamu Memiliki Persahabatan Sejati

Teman yang sejiwa adalah saat bersamanya kita merasa seperti berada dirumah. Yap,

Ilham Damanik Ilham Damanik · 2 min read >
Persahabatan Yang Patut Dipertahankan

Teman yang sejiwa adalah saat bersamanya kita merasa seperti berada dirumah. Yap, Beberapa orang menganggap persahabatan melebihi uang, karir, dan bahkan pasangan. Sehingga menghabiskan waktu bersama sahabat membuat kita selalu merasa nyaman sampai-sampai lupa waktu.

Namun semakin eratnya tali persahabatan, kita malah tersandung; dalam menuju cita-cita dan cinta. Tuntutan usia yang semakin bertambah dan pandangan sosial terkadang memaksa kita untuk berpikir realistis terhadap realitas yang ada.

Teman menghilang satu persatu menuju kehidupan yang di damba, hanya beberapa yang tersisa itupun sudah jarang bercanda.

Memang menyakitkan mengetahui fakta bahwa teman yang dianggap baik membeberkan rahasia atau privasi yang hanya kita ceritakan kepadanya, ditambah lagi ketika teman yang dianggap baik seringkali mengucapkan omongan yang buruk tentang kita dari belakang, namun anehnya hal itu tidak mengurangi rasa ingin tetap bersahabat karena dibalik keburukannya kita mengingat kebaikan yang ia berikan.

Memang banyak sekali hal-hal yang begitu membingungkan diusia-usia sekarang, menuju dewasa; memang rumit.

Di-era informasi ini, terlalu banyak teori yang membingungkan mana yang harus diikuti, juga lebih banyak mengikuti omongan orang daripada mengikuti suara hati sendiri. Lantas, sebenarnya teman seperti apa yang patut dipertahankan?

1. Membantumu Menjadi Diri Sendiri

Sahabat Sejati Membantumu Menjadi Diri Sendiri
Sahabat Sejati Membantumu Menjadi Diri Sendiri

Seorang teman yang baik mungkin akan selalu mencoba memberi nasihat saat kamu melakukan sesuatu yang dianggapnya buruk, serta akan berusaha mengarahkanmu menjadi lebih baik. Namun terkadang hal itu malah membuatmu jengah dan bosan untuk mendengarkan kata-kata bijak yang tampaknya mudah diucapkan dari mulutnya tetapi sulit untuk dilakukan.

Sebab semakin dewasanya usia kita, semakin tinggi pula ego untuk diakui eksistensinya sebagai individu. Rumitnya, sekalipun ingin menjadi individu, tetap saja kita membutuhkan teman.

Kita butuh seseorang yang membantu untuk berpikir bukan memprovokasi, Seseorang yang membantu kita menjadi diri sendiri bukan menggurui. Dan kita butuh seseorang yang mendorong untuk terus maju sebagai individu.

Baca Juga: 10 Kesalahan Sepele Yang Membuatmu Dijauhi Orang Lain

2. Mengatakan Kebenaran yang Seringnya Menakutkan

Sering Berkata Yang Sebenarnya
Sering Berkata Yang Sebenarnya

Setiap kata-kata yang terucap dari seorang sahabat terkadang memang pedas, namun itulah kebenarannya. Di usia dewasa ini tampaknya kita tak butuh lagi ucapan-ucapan manis layaknya janji seorang mantan kekasih. Seorang sahabat tahu kapan saat yang benar-benar tepat untuk bercanda, serius hingga berkata-kata sarkas.

Jadi, sangat pentiDng untuk mencerna dengan baik kata-kata yang mungkin sering terdengar pahit,karena jika itu benar maka terimalah. Sebab nasihat terbaik dari seorang sahabat bukanlah kata-kata bijaknya melainkan kepahitan yang dapat kita cerna dengan baik.

3. Dapat Diandalkan Dalam Situasi Tertentu

Dapat Diandalkan Dalam Situasi Tertentu
Dapat Diandalkan Dalam Situasi Tertentu

Persahabatan memang bukan sebuah kalkulasi yang memerlukan perhitungan secara rinci tetapi jika seseorang bersikap baik dan dapat diandalkan tentu saja kita mengabaikan berapa besar harga yang harus dibayar demi berlangsungnya persahabatan.

Ketulusan memang tidak memerlukan balasan tapi jika kita terus yang selalu memberi pengertian secara moral ataupun materi, lama-lama pasti membosankan karena hidup bukan hanya tentang hal yang begitu-begitu saja bukan?

Dan jujur saja, pada diri sendiri, mengapa perlu membuang-buang waktu untuk orang yang tidak dapat diandalkan?

Maka sangat penting untuk menjadi orang yang selektif dalam berteman agar kita tidak lagi membuang-buang waktu untuk merugikan diri sendiri.

4. Bertanggung Jawab

Sahabat Adalah Sosok Yang Bertanggungjawab
Sahabat Adalah Sosok Yang Bertanggungjawab

Setiap kejadian dalam masalah hidup kita sehari-hari, mungkin tak selalu menjadi tanggung jawab sendiri. Terkadang kita perlu membiarkan seseorang bertanggung jawab terhadap masalah-masalah kecil yang kita hadapi saat kita tidak tahu cara menyelesaikannya. Persahabatan yang kuat tumbuh dari rasa tanggung jawab terhadap setiap masalah yang ada.

Contoh sederhananya, saat kita berkendara di jalan dengan sepeda motor, lalu terjadi masalah kecil seperti ban bocor, kehabisan minyak atau mogok. Tentu saja itu menjadi tanggung jawab kita pribadi.

Namun siapa yang kita panggil saat mengalami masalah tersebut? Tentu saja sahabat. Karena seseorang dengan jiwa persahabatan yang kuat pasti rela memberikan waktunya untuk menolong kita karena ia merasa hal itu adalah tanggung jawabnya.

Baca Juga: Agar Tetap Semangat Menjalani Hidup, Jaga Hubunganmu dengan Orang Seperti Ini

5. Tidak Pernah Menyerah

Persahabatan Yang Tidak Pernah Menyerah
Persahabatan Yang Tidak Pernah Menyerah

Sudah waktunya kita mengakui bahwa dalam persahabatan juga ada permusuhan. Tentu ada saja hal-hal yang menjadi masalah dalam persahabatan, perbedaan pendapat, beda selera humor dan sebagainya. Namun jiwa persahabatan yang kuat tidak akan pernah menyerah, bagi kita segala masalah tersebut hanyalah bunga-bunga yang menghiasi taman.

Saat seorang teman terlihat begitu mengesalkan dan menipu, jangan menyerah. Rasakan saja sakitnya, hingga menemukan waktu yang tepat untuk berdiskusi tentang kekesalan masing-masing. Begitulah persahabatan yang luar biasa, jadi sudah semestinya tidak mudah menyerah.

Ilham Damanik
Aku merasa seperti seorang penulis Read Full Profile