in , ,

7 Tanda Bahwa Kamu Sudah Menjadi Diri Sendiri Sepenuhnya

Menjadi Diri Sendiri
Menjadi Diri Sendiri

Semua orang inginkan kebahagiaan, kesuksesan dan semua hal yang lebih baik dalam hidup. Tapi sayangnya, tidak semua orang siap menjadi diri sendiri.

Faktanya, sangat menyakitkan ketika kita hidup dengan menjadi orang lain. Sangat menyakitkan ketika kita mengatakan “Iya” hanya untuk membuat orang lain senang dan memang kenyataannya sesakit itulah jika tidak menjadi diri sendiri.

Mungkin kamu sudah bosan merasa sulitnya hidup dalam kepalsuan dan mungkin kamu sudah memikirkan bagaimana cara menjadi diri sendiri. Tapi sayangnya, kebanyakan kita masih tidak tahu darimana harus memulainya.

Namun sebagian lagi yang sudah mulai mencoba menjadi diri sendiri, mungkin kadang-kadang masih merasa belum yakin.

Nah, jika kamu merasa belum sepenuhnya menjadi diri sendiri, mungkin 7 tanda ini akan menjawab keraguanmu.

1. Kamu Selalu Jujur Pada Diri Sendiri

Kejujuran Pada Diri Sendiri
Kejujuran Pada Diri Sendiri

Saat hatimu bersedih, kamu menangis. Saat melihat hal lucu, kamu tertawa. Dan saat hatimu senang, kamu tersenyum. Sesederhana itulah jujur pada diri sendiri.

Sayangnya masih banyak yang tidak bisa jujur pada diri sendiri. Ada yang selalu merasa baik-baik saja, ada selalu merasa paling sedih di dunia dan ada pula yang selalu merasa dirinya orang paling bahagia di dunia.

Padahal, sejatinya semua rasa terus bergantian. Kita hanya perlu jujur pada diri sendiri apa yang kita rasakan. Jika kamu jujur pada diri sendiri, maka secara otomatis orang lain lebih mudah merasa nyaman.

Sebab orang-orang juga peka terhadap kita. Jika orang lain mendeteksi kebohongan pada diri kita, maka wajar jika mereka pelan-pelan menjauh.

Dan jelas saja, bahwa jujur pada diri sendiri adalah tanda bahwa kamu sudah sepenuhnya menjadi diri sendiri.

2. Kamu Merasa Bebas Untuk Berpendapat

Bebas Berpendapat
Bebas Berpendapat

Seseorang yang sudah menjadi diri sendiri seutuhnya tidak lagi takut untuk mengemukakan pendapat dalam suatu topik pembicaraan.

Dan sebaliknya, jika seseorang takut untuk mengatakan suatu pendapat yang ada dalam pikirannya, maka jelaslah tanda bahwa ia belum menjadi diri sendiri.

Kamu pun tak peduli apakah orang lain akan merasa nyaman atau tidak, jika ada suatu hal yang penting untuk dikatakan maka kamu mengatakannya.

Kamu berani mengambil resiko jika dijauhi orang-orang bahkan jika saja menanggung malu, sebab kamu yakin bahwa pendapatmu benar.

3. Baik-Baik Saja Jika Orang Lain Berbeda Denganmu

Tidak Masalah Dengan Perbedaan
Tidak Masalah Dengan Perbedaan

Apa film favoritmu? Apa tim sepakbola favoritmu? Atau apa gaya berpakaian yang paling nyaman bagimu? Tentunya kita semua memiliki kesukaan dan ketidaksukaan yang berbeda-beda.

Seseorang yang sudah sepenuhnya menjadi diri sendiri tentu tidak lagi terganggu dengan beragam perbedaan yang ada.

Meski pun banyak orang yang tidak suka dengan apa yang kamu sukai. Meskipun kamu ingin sekali berdampingan dengan orang-orang yang membencimu. Tetapi kamu sadar bahwa tidak disukai beberapa orang adalah tanda dari menjadi diri sendiri.

4. Kamu Tahu Apa yang Terbaik Untuk Hidupmu

Mengetahui Hal Yang Terbaik Untuk Diri Sendiri
Mengetahui Hal Yang Terbaik Untuk Diri Sendiri

Banyak dari kita yang masih tidak tahu apa impiannya, apa tujuan hidupnya dan apa yang terbaik untuk dirinya. Banyak dari kita yang masih bingung menggunakan prinsip hidup yang mana karena belum menjadi diri sendiri.

Dan tentu saja, orang-orang yang sudah sepenuhnya menjadi diri sendiri jelas sudah mengetahui apa yang terbaik untuk hidupnya.

Mereka memiliki harga diri dan kepercayaan diri yang tinggi sehingga tak lagi goyah dengan omongan orang.
Sebab seseorang yang sudah sepenuh menjadi diri sendiri tidak selalu mengambil jalan yang berbeda dengan orang-orang, tetapi juga memilih yang terbaik dalam hidupnya.

5. Mengakui Kesalahan dan Mengubahnya

Menyadari Kesalahan
Menyadari Kesalahan

Menjadi diri sendiri bukan berarti selalu benar. Sebaik apapun berusaha, tentunya kita semua pernah melakukan kesalahan.

Tetapi hanya sebagian saja yang berani mengakuinya dan mengubahnya. Seseorang yang fake, palsu dan tidak menjadi diri sendiri seringkali tidak mau mengakui kesalahan.

Padahal, mengakui kesalahan atau kekurangan adalah tanda dari sebuah penerimaan terhadap diri sendiri. Semakin kita menutupi kesalahan, maka semakin banyak kepalsuan yang terjadi.

Kamu mungkin merasa malu atau takut untuk mengubah dirimu, kamu mungkin memikirkan kritikan dari orang-orang kepadamu, tetapi bersamaan dengan semua perasaan yang bercampur aduk kamu tetap maju sebab kamu tak ingin lebih lama berada dalam kepalsuan!

6. Kamu Memiliki Visi dan Fokus Kesana

Memiliki Visi dan Fokus
Memiliki Visi dan Fokus

Tujuan hidup tidak datang dengan sendiri. Tapi sayangnya, disaat orang sudah berlomba-lomba mengejar tujuannya, kita masih memikirkan jalan mana yang akan dilalui.

Jika kamu masih bingung apa visi misi dalam hidupmu, itu adalah tanda bahwa kamu belum mengenal dengan baik dirimu sendiri. Seseorang yang tidak mengenali dirinya sendiri tentulah tidak akan bisa menjadi diri sendiri.

Dan sebaliknya, seseorang yang sudah sepenuhnya menjadi diri sendiri tentu akan fokus untuk berjalan di jalan yang telah ia pilih menuju impiannya.

7. Kamu Berani Melepaskan yang Bukan Standarmu

Melepaskan Yang Bukan Standar
Melepaskan Yang Bukan Standar

Inilah yang paling sulit dari semuanya, menjadi diri sendiri bukan hanya sebatas memiliki tujuan hidup, berani berpendapat dan jujur pada diri sendiri.

Mungkin kamu telah melakukan sesuatu yang benar bagimu, tetapi secara bersamaan kamu juga belum bisa melepaskan sesuatu yang terasa menyesakkan dihatimu.

Benar bahwa masih banyak dari kita yang berada di zona abu-abu tetapi inilah hidup. Perlu usaha yang keras dan pengetahuan yang luas untuk mencapai sesuatu yang besar.

Jadi lepaskanlah! Saat kamu berani melepaskan sesuatu yang tidak baik bagimu, maka akan datang kebaikan yang lebih banyak dalam hidupmu sehingga kau puas.

Menjadi diri sendiri artinya kamu berani meninggalkan sesuatu yang tidak sesuai standarmu, kapasitasmu atau prinsipmu.

Akhir Kata

Kepalsuan pasti pernah terjadi pada kita semua. Sebab pada dasarnya kita memang memiliki potensi dalam banyak hal seperti kegagalan, kesalahan dan keberhasilan.

Semuanya juga tentu sudah pernah kita rasakan. Kini kembali lagi pada pilihan masing-masing, jadi dengarkanlah suara hati yang paling dalam tentang apa yang terbaik untuk hidup.

Sekianlah artikel tentang 7 Tanda Bahwa Seseorang Telah Menjadi Diri Sendiri Sepenuhnya. Semoga bermanfaat!