in , , ,

Hati-hati, Ini 7 Tanda Kamu Ada di Lingkaran Toxic Success

Lingkaran Toxic Success

Setiap orang memiliki pandangannya sendiri tentang kesuksesan. Sukses versi setiap orang tentu berbeda. Besar kecilnya penghasilan, tinggi rendahnya jabatan yang dimiliki, atau seberapa banyak harta yang dimiliki kemungkinan menjadi tolak ukur seseorang dalam mamandang kesuksesan.

Kembali lagi, setiap orang punya pandangan dengan versinya sendiri. Cara satu orang dengan orang lainnya dalam memandang kesuksesan boleh jadi berbeda. Itulah kenapa usaha yang dilakukan setiap orang dalam meraih kesuksesan pun berbeda.

Tidak banyak orang yang menyadari bahwa materi bukanlah tolak ukur kesuksesan yang pasti. Sukses dalam hidup tidak hanya bergantung pada materi. Ada banyak aspek yang harus dipenuhi untuk dapat dikatakan sebagai seorang yang sukses.

Pandangan yang salah tentang kesuksesan akan membawamu pada lingkaran toxic success. Apa sih toxic success itu? Toxic success merupakan perasaan tidak puas atas pencapaian yang diraih meskipun sudah ada banyak kesuksesan hidup yang diraihnya.

Apakah toxic success cukup berbahaya? Tentu saja. Bukannya berdampak positif, pandangan yang salah terhadap arti kesuksesan justru akan berdampak negatif pada kehidupanmu. Untuk itu, kamu harus kenali terlebih dahulu 7 tanda kamu ada di lingkaran toxic success berikut.

1. Kamu Memiliki Ambisi yang Berlebihan dalam Meraih Kesuksesan

Berbicara mengenai ambisi, semua orang pasti memiliki ambisi dalam menjalani kehidupan mereka. Seberapa besar ambisi itu, tentu berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Ambisi sangat diperlukan untuk dapat meraih sebuah kesuksesan. Tapi, kamu harus memperhatikan batasannya. Ambisi yang berlebihan tidak baik untuk kehidupanmu karena kamu hanya akan dibuat lelah olehnya.

Hasilnya, kamu tidak bisa menikmati apa yang sudah kamu capai selama ini dengan perjuanganmu sendiri. Kamu tidak bisa mendapatkan kebahagiaan yang cukup dari apa yang sudah kamu miliki sampai detik ini.

2. Seringkali Kesehatan Menjadi Satu Hal yang Kamu Abaikan

Karena kamu terlalu fokus pada kesuksesan yang ingin kamu capai, kamu pun mengabaikan kesehatanmu sendiri. Kamu terlalu sibuk dengan kegiatanmu sehingga seringkali kamu lupa bahwa tubuh dan otakmu pun perlu istirahat.

Tidak hanya kesehatan fisik saja yang akan terganggu jika kamu hanya fokus pada ambisimu sendiri. Mentalmu pun memiliki peluang untuk ikut terganggu dengan tekanan yang dengan sengaja kamu ciptakan sendiri karena keinginanmu yang begitu besar untuk bisa sukses.

3. Tidak Hanya Kesehatan, Kehidupan Pribadimu Pun Ikut Kamu Korbankan

Ketahuilah bahwa masih ada banyak hal yang juga harus mendapatkan perhatian darimu. Tidak seharusnya kamu hanya berkutat pada karir dan segala kesibukanmu yang menunjang kesuksesan yang kamu impikan.

Ingatlah bahwa kamu punya kehidupan pribadi yang semestinya juga harus mulai kamu pikirkan dengan matang. Jangan hanya memikirkan kesuksesan dari segi karir dan materi saja. Kamu juga harus sukses dalam hal percintaan misalnya.

Ada saatnya kamu harus menyadari bahwa kamu tidak bisa hidup sendiri selamanya dengan hanya mengejar kesuksesan yang tiada habisnya. Kamu harus mulai memikirkan pasangan hidup yang nantinya bisa menemanimu berjuang.

4. Tidak Pernah Ada Kepuasan dalam Setiap Pencapaian yang Kamu Dapatkan

Sifat dasar manusia adalah tidak pernah puas dengan apa yang dimiliki. Namun jika manusia itu masih punya rasa syukur di hatinya, pasti dia bisa melawan sifat tidak mudah puasnya akan suatu hal.

Nah, jika kamu sudah berada di lingkaran toxic success alias mengalami sindrom toxic success, kemungkinan besar kamu adalah orang yang kurang bersyukur. Bahkan bisa saja kamu termasuk orang yang tidak tahu bagaimana caranya bersyukur.

Setelah kamu mencapai satu titik yang kamu inginkan, selalu ada titik lain yang ingin kamu gapai juga. Kamu tidak pernah puas dengan semua pencapaian yang sudah kamu dapatkan.

5. Menganggap Bahwa Kesuksesan Adalah Satu-satunya Sumber Kebahagiaanmu

Jika tolak ukur kesuksesanmu hanyalah materi, kamu tidak akan bisa merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya. Bagimu bahagia adalah ketika kamu memiliki banyak harta dan karir yang cemerlang. Apa kamu yakin pandangan seperti ini adalah pandangan yang benar?

Lantas, bagaimana dengan nasib orang yang bisa meraih kesuksesan besar dari segi karir dan materi namun sering sakit-sakitan, tidak memiliki keturunan, atau tidak memiliki rumah tangga yang utuh? Apa mereka tetap bisa dikatakan bahagia.

Jadi, berhentilah menggantungkan kebahagiaanmu pada kesuksesan yang kamu dapatkan. Cobalah untuk menciptakan kebahagiaan kecil dari apa yang kamu miliki saat ini. Terkadang hal kecillah yang mampu membuatmu merasakan kebahagiaan yang sejati.

6. Tidak Memiliki Waktu untuk Bersosialisasi dengan Orang-orang Sekitar

Karena segala kesibukan yang kamu miliki, kamu pun tidak punya waktu untuk bersosialisasi dengan orang-orang di sekitarmu. Kamu tidak punya waktu hanya sekadar untuk bertemu dan berbincang santai bersama mereka.

Ketika kamu hanya sibuk dengan usahamu dalam meraih kesuksesan, kamu kehilangan momen indah bersama orang-orang yang menyayangimu. Bahkan saat mereka memiliki rasa yang tulus padamu, kamu sama sekali tidak melihat mereka dengan mata yang sama.

Bagimu yang terpenting adalah kesuksesanmu saja. Ekstrimnya lagi jika sampai kamu menganggap bahwa orang lain berada di pihakmu hanya karena kesuksesan yang kamu miliki, bukan karena mereka benar-benar memiliki rasa sayang yang murni.

7. Tidak Pernah Mau Kalah dengan Kesuksesan yang Dimiliki oleh Orang Lain

Dengan kata lain kamu sudah menjadikan kesuksesan sebagai sebuah perlombaan. Kamu ingin selalu menjadi juara dalam perlombaan itu. Sehingga ketika ada orang yang lebih sukses darimu, kamu akan berusaha untuk mengejar kesuksesan yang dia miliki.

Jika kamu tidak secepatnya mengintrospeksi diri dan mengubah pandanganmu tentang kesuksesan, kamu tidak akan dibuat lelah nantinya. Tidak akan selamanya kamu bersaing untuk mengalahkan kesuksesan orang lain. Ada saatnya kamu harus berhenti dan menikmati hasil dari perjuanganmu sendiri tanpa membandingkannya dengan orang lain.

Memiliki ambisi untuk sukses memang bukan hal yang salah. Namun jika kadar ambisimu sudah melebihi batas, tentu saja hal itu hanya akan berdampak negatif pada kehidupanmu.

Baca Juga : 

Jadi, coba instrospeksi diri dan tata kembali tujuan hidupmu dengan benar jika 7 tanda di atas ada pada dirimu. Jangan mengorbankan kehidupanmu hanya untuk sesuatu yang semu dan tidak ada ujungnya.

Written by Dina Novia

Language Instructor and Web Content Writer