in

6 Tanda Bahwa Seseorang Belum Mencintai Kamu Sepenuhnya

Mencintai seseorang bisa menjadi anugerah terindah dalam hidup, namun terkadang cinta juga bisa membuat kita menjadi rentan dan merusak kebahagiaan yang kita miliki. Bahwa tak jarang seseorang yang cintai ternyata tidak balas mencintai kita.

Menyedihkan bahwa banyak hubungan yang berjalan meskipun tidak saling cinta. Penyebabnya jelas, ketika kita hendak memulai sebuah hubungan, kita tidak memandang cinta atau tidak tetapi kita memandang calon pasangan layak bersanding atau tidak.

Kita sering berpikir bahwa dengan memiliki pasangan yang mapan secara finansial dan memiliki pandangan baik ditengah sosial saja sudah cukup, perkara cinta nanti belakangan nyusul alias bisa tumbuh dengan sendirinya.

Ironisnya, setelah menjalani hubungan berbulan-bulan ternyata belum juga cinta, bertahun-tahun pun cinta itu juga tidak tumbuh dan akhirnya terjadilah perselisihan, percekcokan hingga perpisahan.

Maka agar tidak menyesal setelah berkomitmen, menjalin hubungan yang serius atau menikah, ada baiknya untuk mengetahui 8 tanda bahwa dia belum mencintai kita sepenuhnya.

1. Munculnya Firasat Buruk Dihatimu

Munculnya Firasat Buruk
Munculnya Firasat Buruk

Percaya atau tidak, di dalam dirimu ada suatu kekuatan yang luar biasa yaitu hati. Hanya dengan hati kita bisa mengetahui apa yang sebenarnya kita tidak tahu, itulah yang disebut intuisi atau kita juga sering menyebutnya firasat.

Nah, perlu dipahami bahwa sebenarnya hati kita terhubung dengan suatu kecerdasan yang tak terbatas, yaitu sesuatu yang memberikan informasi secara langsung ke dalam intuisi alami kita.

Maka jika kamu sudah memiliki firasat yang kurang baik terhadap seseorang, seperti tiba-tiba saja kamu tersadar bahwa pasanganmu belum mencintaimu sepenuhnya, kemungkinan besar firasatmu benar.

Seharusnya kita mengikuti intuisi atau kata hati masing-masing, terlebih dalam menjalin komitmen atau menikah, jelas bahwa keputusan yang kita ambil menentukan seperti apa kehidupan kita nantinya.

Jangan mendengarkan egomu yang sifatnya hanya memikirkan kesenangan sesaat, ikutilah kata hatimu, jika ia berkata bahwa pasanganmu sekarang belum mencintaimu sepenuhnya maka percayalah pada intuisi-mu saja.

2. Kurangnya Kepercayaan Antara Kamu dan Dia

Kurangnya Kepercayaan Dalam Hubungan
Kurangnya Kepercayaan Dalam Hubungan

Saling percaya adalah bahasa lain dari cinta, maka jelas sekali bahwa jika kamu dan dia kurang percaya antara satu sama lain, artinya pasanganmu belum benar-benar mencintaimu.

Kecocokan dalam pola pikir memang penting dalam sebuah hubungan, tetapi kecocokan pola pikir hanya meningkatkan rasa simpatik, bukan menumbuhkan cinta. Sebab sejatinya cinta hanya tumbuh dari kecocokan jiwa.

Disaat kita sudah menemukan kecocokan dalam pola pikir, seiring waktu berjalan perlahan akan tumbuh rasa sayang, yaitu suatu keinginan untuk menjaga dan mendukung satu sama lain. Namun itu belum juga sampai pada level cinta yang sejati.

Memiliki kecocokan dalam pola pikir dan saling menyayangi belum cukup kuat untuk menumbuhkan rasa percaya. Banyak pasangan mengaku saling menyayangi tetapi tidak bisa menghindari rasa curiganya terhadap pasangan.

Kurangnya kepercayaan adalah tanda bahwa dia tidak cinta dan kamu seharusnya memperhatikan hal ini sebelum mengambil keputusan yang nantinya memengaruhi masa depan.

Baca Juga : Trauma Dengan Pasangan, Ini 8 Cara Mengatasi Trust Issues Dalam Hubungan

3. Dia membuat Kamu Merasa Tidak Dihargai

Tidak Dihargai Pasangan
Tidak Dihargai Pasangan

Mungkin kamu sudah cukup lama mengenalnya, mungkin kamu sudah cukup akrab ketika bersamanya tetapi ada saat-saat dimana dia membuat kamu merasa kurang dihargai. Benarkah begitu?

Seseorang yang benar-benar mencintaimu akan terlihat dari sikapnya yang memperlakukanmu dengan hormat, artinya dia menghargai dirimu dan itu terlihat dari caranya bersikap.

Bagaimana perasaan kamu saat berada di dekatnya adalah tanda terbesar yang bisa menjelaskan apakah ia mencintaimu atau tidak. Maka jelas itu bukanlah cinta jika ia masih membuatmu merasa terhina, direndahkan, diacuhkan, dan tertekan.

Mungkin beberapa kebersamaanmu dengannya mampu membangun suasana yang romantis dan indah, namun kebahagiaan-kebahagiaan itu sepertinya tidak bertahan lama, sebentar saja hilang dan berganti dengan suasana yang kurang baik lagi.

Jika kamu sering mengalami hal seperti ini dalam perjalanan kisah cintamu, maka jelas sekali tandanya bahwa pasanganmu tidak benar-benar mencintaimu. Jadi, perhatikanlah tanda ini sebelum kamu memutuskan untuk melanjutkan hubungan yang lebih serius dengannya.

Baca Juga : 4 Hal Ini Bisa Bikin Pasangan Merasa Tidak Dihargai

4. Tidak Ada Kemesraan Dalam Hubungan

Tidak Ada Kemesraan Dalam Hubungan
Tidak Ada Kemesraan Dalam Hubungan

Jika dalam hubungan percintaan tidak ada kemesraan, maka bisa jadi keduanya memang sama-sama tidak mencintai. Mungkin kamu merasakan ada sesuatu yang manis dalam hatimu, tetapi bisa jadi perasaan itu belum sampai pada level cinta.

Perhatikanlah dan bedakan bahwa jatuh cinta dan cinta sejatinya itu berbeda, sayang dan cinta itu juga berbeda, maka jangan terlalu buru-buru mengartikan perasaanmu sendiri.

Bahwa ada yang lebih penting daripada sekadar melepaskan diri dari kesepian dan menjalin hubungan dengan seseorang, percayalah bahwa ketentraman di hatimu itu lebih penting dari apapun di dunia ini.

Maka jika pasanganmu tidak mampu memperlakukanmu dengan mesra dan membuat hatimu merasa tenteram, itu menandakan bahwa ia belum mencintai kamu sepenuhnya. Tentunya disini penting sekali untuk jujur pada diri sendiri tentang apa yang ada dihati.

5. Dia Tidak Peduli Dengan Impianmu

Tidak Peduli Dengan Impian
Tidak Peduli Dengan Impian

Jika dia tidak mendukung kamu untuk mewujudkan impianmu, atau jika ia malah menghalangi dirimu untuk mencapai apa yang kamu inginkan dalam hidup, maka percayalah bahwa ia belum benar-benar mencintaimu.

Cinta adalah kecocokan jiwa, maka dari itu impianmu juga akan menjadi impian pasanganmu juga. Jika itu tidak terjadi, tentu sangat mudah untuk mengartikan tanda bahwa ia tidak mencintaimu.

Cinta itu sifatnya menumbuhkan, meningkatkan dan meninggikan. Kamu pasti sudah pernah merasakan sendiri betapa hebatnya cinta seperti itu yang tanpa pamrih dari orang tua atau keluarga.

Nah, jika dia mengatur hidupmu seperti kamu harus begini, kamu harus begitu, itu namanya sayang bukan cinta. Ada perbedaan yang sangat tipis meskipun keduanya sama-sama bermaksud baik.

Baca Juga : 7 Ciri Suami yang Sebaiknya Ditinggalkan

6. Dia Bertingkah Seenak Hatinya Saja

Bertingkah Seenak Hati
Bertingkah Seenak Hati

Sebuah hubungan yang harmonis membutuhkan dua orang yang saling mencintai. Jika hanya kamu yang mencintainya, maka ada baiknya diakhiri saja. Sulit? Pasti sulit, namun terimalah kebenaran bahwa kamu akan menderita seumur hidup jika melanjutkannya.

Inilah pentingnya mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain. Tujuannya agar kita tetap bisa stabil dan bisa berpikir jernih dalam mengambil tindakan jika saja orang yang dicintai tidak membalas cinta kita.

Nah, sekarang pertanyaannya apakah kamu mentolerir setiap kesalahan yang ia lakukan? Apakah dia bertingkah seenak hatinya tapi kamu tetap menerimanya? Apakah kamu berpikir seperti “Terserah dia mau ngapain asal dia bahagia”?

Jika ini yang terjadi padamu, maka dengan berat hati saya memohon tolong selamatkan dirimu sendiri. Hanya dirimu yang bisa meloloskan dirimu sendiri untuk keluar dari penderitaan ini, kuncinya adalah mencintai diri sendiri.

Akhir Kata

Terkadang kita mengetahui hal-hal yang tidak ingin kita akui pada diri sendiri. Semisal, kita mengetahui bahwa pasangan sedang berbohong tetapi kita melawan hati sendiri. Tidak mau menerima hal itu sebab kita takut kehilangan.

Terkadang kita takut menerima kebenaran padahal jauh di dalam lubuk hati kita mengetahui bahwa kebenaran bisa membebaskan kita dari penderitaan, bisa membebaskan kita dari toxic relationship dan bisa membantu kita menemukan hubungan yang lebih sehat.