in

6 Tanda Seseorang Pura-pura Bahagia Dengan Dirimu

Tanda Seseorang Pura-Pura Bahagia

Hubungan yang harmonis adalah ketika dua saling mengerti dan saling mencintai tanpa ada drama-drama, tanpa ada pura-pura. Hanya saling memberi kasih sayang yang tulus tanpa pamrih.

Tapi sekarang kita membuat hubungan yang rumit, sebab berusaha menutup-nutupi perasaan yang sebenarnya karena suatu alasan.Begitu pun dengan dirinya, berkata-kata sayang dan cinta tapi tak ada pembuktian yang nyata.

Dan anehnya, kita tetap melanjutkan hubungan itu dan berpura-pura bahagia di dalamnya, padahal di dalam hati sudah sama-sama tidak yakin bahwa rasa sayang itu ada. Demikianlah kita, bermain api tapi tak mau terbakar.

Jika sudah begini, apa yang bisa kita lakukan sekarang? Jika buru-buru mengambil tindakan takutnya salah langkah.

Tentu ada baiknya jika kita memastikannya lagi dengan mengetahui 6 tanda apakah dia benar-benar bahagia dengan kita?

1. Dia Merasa Segala Upayanya Tidak Berharga Dimatamu

Apakah pacarmu pernah mengatakan bahwa segala upayanya tidak pernah kamu hargai? Jika dia mengatakan hal itu maka jelas bahwa dia merasa menderita dalam mencintaimu.

Mungkin kamu melihatnya selama ini tidak berupaya atau tidak berjuang untuk dirimu, tapi mungkin menurutnya dia sudah berusaha menjaga perasaanmu dan membuat dirimu bahagia. Lantas mengapa kesalahpahaman ini bisa terjadi?

Tentu saja karena komunikasi yang kurang baik serta kurangnya pengertian satu sama lain. Artinya kamu dan dia pun mungkin merasa ada sedikit ketidakcocokan dalam cara berpikir atau memandang suatu hal.

Namun ketahuilah, ketika seseorang sudah mengeluarkan kata-kata seperti “Mengapa aku tidak pernah kamu hargai?” “Mengapa segala usahaku tidak pernah berharga di matamu?”. Itulah tandanya dia sudah lelah dan tidak bahagia.

Sementara jika dia masih bertahan denganmu dan melanjutkan hubungan setelah mengatakan hal itu, maka percayalah untuk seterusnya dia hanya akan berpura-pura bahagia dengan dirimu.

2. Berpikir Dua Kali Untuk Menghabiskan Waktu Bersama

Apakah dia sempat berpikir dua kali ketika kamu mengajaknya jalan? Atau apakah dia lebih memilih pergi dengan teman-temannya daripada menghabiskan waktu bersamamu?

Seseorang yang merasa bahagia dengan kita pastinya takkan pernah berpikir dua kali jika diajak menghabiskan waktu bersama. Mungkin di hatinya masih ada sedikit dilema antara terus melanjutkan hubungan atau berhenti saja.

Terkadang rasa cinta bisa hilang di tengah jalan, bahkan saat kita merasa hubungan sedang baik-baik saja. Hal ini disebabkan ada ekspektasi yang tidak sesuai kenyataan.

Mungkin selama ini dia membayangkan bahwa dirimu begitu istimewa, namun seiring berjalannya waktu dia mulai melihat kekuranganmu dan rasa cintanya pun berkurang kepadamu.

Namun karena suatu komitmen yang sudah terjalin cukup lama, dia memilih bertahan meskipun hatinya tidak bahagia. Sekarang pilihannya ada ditanganmu, jika kamu tahu dia tidak bahagia lagi, apakah kamu masih akan meneruskan hubungan ini?

3. Dia Hanya Datang Disaat Butuh

Seseorang yang benar-benar merasa bahagia bersamamu akan mengajak kamu makan malam berdua tanpa ada embel-embel lainnya. Sebab cukup mengobrol dan menikmati malam bersamamu saja itu sudah membuatnya senang.

Tapi jika seseorang mengajakmu makan malam atau bertemu di suatu tempat, lalu di penghujung pertemuan ia menyampaikan sesuatu yang berbau minta tolong, maka percayalah tujuan dia sebenarnya bukan untuk mengajakmu makan malam, tetapi untuk minta tolong.

Atau jika seseorang hanya datang di saat butuh dan dengan jelas-jelas mengatakan bahwa ia perlu bantuanmu, sementara ia tak pernah hadir untuk hal-hal lainnya, maka itu jelas merupakan tanda bahwa ia tidak bahagia denganmu.

Tak peduli sudah berapa lama kalian menjalin komitmen, tetaplah melihat kenyataan dengan penuh kesadaran dan jangan biarkan dirimu terlarut dalam emosi masa lalu. Hati seseorang bisa berubah kapan saja dan hal itu perlu kita terima.

4. Dia Tidak Lagi Nyaman Menunjukkan Kasih Sayang

Apakah dia bersedia menggenggam tanganmu saat kalian jalan berdua? Atau masihkah ia mengacak-acak rambutmu atau mencubitmu saat kalian bercanda? Jika ia terlihat tidak nyaman lagi menunjukkan kasih sayang, artinya dia sudah tidak bahagia.

Entah apa penyebabnya, mungkin kamu bisa memikirkannya sendiri nanti tapi yang jelas seseorang yang bahagia dan sayang kepada kita, pasti tidak akan segan-segan untuk menunjukkan kasih sayangnya kapan pun dan dimana pun.

Tanda-tandanya sudah jelas bahwa dia hanya sedang berpura-pura bahagia dengan dirimu. Mungkin ia hanya sekedar menghargai kenangan yang sudah kalian buat bersama, namun rasa sayang itu bisa saja hilang.

Jika kamu bertanya-tanya tentang perasaannya, jangan menebak-nebak sendirian tetapi ajak dia berkomunikasi dari hati ke hati. Bicaralah dengan jelas dan tanyakan bagaimana langkah yang baik ke depannya.

5. Dia Membandingkan Hubungan Ini Dengan Orang Lain

Ketika seseorang merasa tidak bahagia dalam hubungannya dan dalam apapun yang dialami dalam hidup, ia akan mulai membanding-bandingkan apa yang ia miliki dengan apa yang dimiliki orang lain. Tentunya hal ini sudah sering terjadi, bukan?

Kamu pasti bisa melihat sendiri tentang bagaimana sikapnya akhir-akhir ini. Apakah dia sering membanding-bandingkan dirimu dengan orang lain? Atau apakah dia membanding-bandingkan kemesraan dalam hubungan itu dengan hubungan orang lain?

Jika dia benar-benar bahagia dan bersyukur memiliki kamu, maka kamu saja sudah cukup baginya dan semua yang kamu lakukan pasti selalu terlihat indah di matanya, tidak perlu ada tambahan lagi.

Lantas apa solusinya jika ia sudah bersikap seperti ini? Lihat, kamu perlu bersabar sedikit menghadapinya. Jangan buru-buru menyalahkan dirinya tetapi koreksi diri terlebih dahulu. Setelahnya, barulah kamu bisa mengambil keputusan, lanjut atau berhenti?

6. Dia Tidak Lagi Berbicara Tentang Masa Depan Bersamamu

Saat kita senang merasa senang atau suka terhadap sesuatu, otomatis kita akan langsung menyusun rencana kecil untuk ke depannya. Semisal, saat kamu pergi ke suatu tempat dan disana kamu mendapatkan kopi yang paling nikmat,  tentunya kamu akan berpikir suatu hari nanti akan datang lagi kesana.

Perencanaan yang kita buat selalu mengarah pada hal-hal yang membuat kita merasa bahagia, tentunya. Maka ketika seseorang merencanakan sesuatu tanpa menambahkan nama kita di dalamnya, itu berarti ia telah memikirkan kebahagiaannya sendiri.

Dengan kata lain, jika seseorang tidak merasa bahagia denganmu, maka dia akan menyusun rencana untuk bisa menemukan kebahagiaannya tanpamu. Coba lihat lagi, apa yang akan dia rencanakan ke depannya? Apakah itu masih berkaitan denganmu atau tidak?

Jika tidak, maka kamu tahu kan harus berbuat apa. Mundurlah. Biarkan ia mencari kebahagiaan yang ia inginkan, sebab kamu juga bisa bahagia tanpa dirinya!

Akhir Kata

Perlu diingat, pasangan yang serasi dan bahagia akan lebih sering membicarakan tentang masa depan bersama. Jadi, kamu bisa mencoba untuk mengajaknya bercerita tentang rencana-rencanamu ke depan yang berkaitan dengan dirinya, lalu lihatlah responnya seperti apa.

Coba Pelajari Juga :

Written by Ilham Damanik

Penikmat dan pemerhati