in ,

Perhatikan, 7 Tanda Seseorang Sedang Berbohong Menurut Psikologi

Tanda Seseorang Sedang Berbohong
Tanda Seseorang Sedang Berbohong

Terkadang kita merasa seperti melihat tanda bahwa seseorang berbohong, tetapi secara bersamaan kita juga merasa tidak yakin untuk mengatakannya. Perasaan ini menjadi ragu-ragu karena kita takut menyakiti perasaan orang lain.

Sama hal nya seperti kita menghindari perasaan marah terhadap orang yang kita sayangi karena ingin menjaga kehangatan hubungan.

Semakin kesini nampaknya kebohongan semakin sulit untuk ditoleransi. Semakin dibiarkan semakin menjadi. Awalnya seseorang melakukan kebohongan kecil, setelah berhasil ia melakukan kebohongan besar.

Sungguh sulit untuk diterima!

Namun kabarnya, kebohongan secara akurat hanya dapat dilihat sekitar 54%. Tetapi jika kita bisa menaikkan kemampuan mendeteksi kebohongan, maka akurasinya akan meningkat hingga 90%.

Tetapi bagaimana cara kita menaikkan deteksi kebohongan?

Berikut cara yang masuk akal dalam mengetahui seseorang sedang berbohong atau tidak kepada kita menurut psikologi.

1. Jeda Dalam Berbicara atau Penundaan

Memiliki Jeda Saat Berbicara
Memiliki Jeda Saat Berbicara

Ketika kamu mengajukan pertanyaan kepada seseorang, lalu orang tersebut menunda untuk menjawabnya. Setelah beberapa saat, tiba-tiba ia menjawab pertanyaan kamu.

Lalu bagaimana kita mendeteksi bahwa ia berbohong?

Coba ajukan pertanyaan pada temanmu. Semisal “Apa yang kamu lakukan pada minggu kemarin?”

Tentunya untuk menjawab pertanyaan semacam ini kita perlu berpikir sejenak untuk mengingat kembali apa yang kita lakukan kemarin. Tetapi lihat berapa lama ia menunda untuk menjawab pertanyaan itu.

Jika ia hanya berpikir satu per sekian detik kemungkinan besar jawabannya jujur. Namun jika ia berpikir cukup lama untuk menjawab, diam, dan tidak melakukan gerakan tubuh sedikit pun kemungkinan besar ia berbohong.

Seseorang yang berkata jujur akan terlihat santai, walaupun berpikir tetapi ia mungkin akan menggerakan kaki, tangan dan tidak terlalu lama diam untuk menjawab.

Baca Juga : 6 Teknik Berbicara Dengan Klien Agar Lebih Meyakinkan

2. Bahasa Tubuh Dengan Bahasa Verbal Tidak Sinkron

Bahasa Verbal Dengan Tubuh Tidak Sinkron
Bahasa Verbal Dengan Tubuh Tidak Sinkron

Otak kita terhubung secara alami untuk menyesuaikan antara bahasa tubuh dan bahasa kata-kata. Jika keduanya tidak cocok, maka bisa diartikan sebagai indikator kebohongan.

Tidak tersambungnya bahasa non-verbal dan verbal semisal kepalanya mengangguk tetapi mulut berkata “Tidak!” dan sebaliknya berkata “Ya” tetapi menggelengkan kepala.

Perlu diingat bahwa contoh diatas hanyalah perumpamaan saja. Pada kenyataannya seseorang yang berbohong akan menjawab atau berkata dengan kalimat yang cukup panjang.

Namun meskipun seorang pembohong berusaha menjelaskan sesuatu dengan panjang lebar, tetap saja kamu bisa mendeteksi kebohongan itu lewat bahasa tubuhnya yang tidak sinkron.

Supaya lebih jelas lagi, seseorang yang berbohong dapat ditandai dari waktu antara ucapan dan gerakan yang tubuh tidak tepat. Kadang gerakan tubuh lebih lambat daripada kata-kata dan sebaliknya.

3. Bahasanya Tidak Seperti Biasa

Bahasanya Tidak Normal
Bahasanya Tidak Normal

Tentunya lebih mudah mendeteksi kebohongan seseorang yang sudah kita kenal daripada seseorang yang belum benar-benar kita kenal.

Kita pasti sudah mengenali gaya bahasa seorang teman, kekasih atau keluarga saat berbicara sehari-hari. Dan hal itu memudahkan kita dalam melihat tanda apakah ia sedang berkata jujur atau bohong.

Seorang yang kamu kenal jika sedang berbohong dapat dilihat dari gaya bahasanya yang tidak seperti biasa. Sementara kalimatnya pun seringkali salah dan tidak tersusun rapi.

Semisal jika ia ingin berkata “Aku lupa menyimpan jaketnya” menjadi “Eh, (diam sejenak) Aku lupa letak”.

Semua yang diucapkan dalam upaya untuk mengurangi koneksi ke suatu objek atau pokok pembahasan. Secara tidak langsung melakukan pembelaan diri sebelum dituduh melakukan kesalahan.

4. Tanda Seseorang Berbohong Terlihat Dari Arah Matanya

Arah Mata Saat Berbicara
Arah Mata Saat Berbicara

Sudah bukan rahasia lagi bahwa seseorang yang berbohong terlihat dari arah matanya. Seorang yang berbohong memiliki kecenderungan menutupi mulutnya.

Tanda kebohongan ini lebih sempurna dengan arah mata yang tidak berani menatap lawan bicara. Seseorang yang panik, takut, atau melakukan kesalahan akan selalu mencari jalan keluar, jadi kemungkinan besar melihat ke pintu.

Tanda berikutnya, arah mata akan melihat ke arah jam tangan mereka karena tak ingin menghabiskan waktu lebih lama dalam kebohongannya.

Secara psikologi jika seseorang melihat ke kiri, itu adalah pertanda bahwa ia sedang berpikir atau mencari kalimat untuk dikatakan. Sementara jika arah mata melihat ke kanan, maka itu adalah pertanda ia sedang mengingat.

Maka kebohongan seseorang bisa ditandai tergantung topik pembahasan. Jika pembahasannya mengenai masa lalu, dan orang tersebut melihat ke arah kiri, maka artinya ia sedang berbohong.

5. Menatap Mata Dengan Wajah Meyakinkan

Tatapan Yang Tidak Normal
Tatapan Yang Tidak Normal

Masuk akal jika pengetahuan tentang mendeteksi kebohongan terus menyebar, maka pengetahuan para pembohong untuk tidak terdeteksi pun semakin tinggi.

Bukan rahasia lagi bahwa menghindari kontak mata dengan lawan bicara adalah tanda kebohongan. Kini para pembohong cukup pintar untuk mengelabui korbannya dengan mencoba menatap mata.

Mereka juga memasang wajah yang meyakinkan agar kita percaya dengan apa yang dikatakannya. Tetapi kenyataannya orang yang jujur tidak akan berusaha untuk meyakinkan dengan cara itu.

Orang yang jujur pasti lebih cenderung menunjukkan bukti-bukti yang valid atau membawa saksi. Sementara orang yang berbohong tidak akan berani melakukan hal itu karena ia memang tak memiliki bukti.

Perlu diingat, jika kontak mata terlalu kuat dan mimik wajah terlalu diatur untuk terlihat meyakinkan, itu pertanda bahwa seseorang sedang berbohong.

Baca Juga : Tips Menjaga Komunikasi Dalam Hubungan, Jangan Anggap Remeh

6. Mencoba Berimprovisasi Dan Bertele-tele

Bertele-tele
Bertele-tele

Tidak semua orang yang berbohong terlihat gugup. Maka sangat penting untuk mengenali karakter seseorang sebelum mendeteksi kebohongannya.

Seseorang yang extrovert cenderung akan lebih banyak berbicara ketika berbohong. Dengan kemampuan berbicara yang handal mereka akan lebih banyak mengarang cerita dan menggiring kita untuk mengikutinya.

Tetapi kita bisa mendeteksi kebohongan lewat alur cerita yang ia sampaikan. Kita juga bisa melihat perbandingan antara ucapan yang gugup dan ucapan yang normal ketika ia berbicara.

Namun perlu kita ingat bahwa memang ada orang yang gagap bawaan lahir, jadi sebelum menyimpulkan seseorang berbohong perlu juga melihat kondisi orangnya.

7. Memperbanyak Gerakan Tubuh

Memperbanyak Gerakan Tubuh
Memperbanyak Gerakan Tubuh

Sekali lagi, seorang pembohong tidak selalu terlihat gugup dan kaku. Pembohong yang sudah ahli tidak akan terlihat gugup lagi, justeru ia akan terlihat lebih percaya diri ketika berbohong.

Salah satu tanda yang bisa kita dari seorang pembohong yang handal adalah memperbanyak gerakan tubuh. Namun hal ini masih bisa dideteksi dengan melihat gerakan tubuh itu sendiri.

Jika seorang pria berbohong, mungkin ia akan merapikan kera baju, dasi, kaca mata, atau membersihkan sepatu meskipun tidak ada debu.

Sementara seorang wanita jika berbohong mereka akan merapikan rambut kebelakang telinga, meluruskan pakaian dan kakinya.

Ditambah lagi mungkin sebagian pembohong akan terlihat berkeringat dan ia akan mencoba menghapus keringatnya agar tidak terlihat cemas.

Pada intinya, seseorang yang berbohong akan memperbanyak gerakan dengan cara merapikan apapun yang ada di sekitarnya.

Baca Juga : 7 Tips Sederhana Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi

Akhir Kata

Setelah mengetahui tanda-tanda kebohongan seseorang apakah kamu masih merasa ragu untuk mengambil kesimpulan?

Mungkin ada benarnya bahwa kita perlu berprasangka baik. Tetapi kita juga perlu lebih pintar dari pembohong agar tidak terus menerus ditipu.

Sekianlah artikel tentang Tanda Seseorang Berbohong Menurut Psikologi. Semoga bermanfaat!