in , ,

6 Tanda Bahwa Kamu Sedang Mengalami Stres Berat

Tanda Seseorang Sedang Stres Berat

Ada sebuah kabar baik bahwa sebenarnya kamu dapat mengatasi stress tanpa bantuan siapa pun. Sebab ini adalah sebuah kemampuan alami yang sudah ada dalam diri kita masing-masing, hanya saja perlu dilatih agar lebih baik lagi.

Kemampuan mengatasi stress ini disebut kecerdasan emosi. Yaitu sebuah keterampilan dimana kamu dapat mengarahkan pikiran pada hal-hal yang positif dan mengelola emosi agar tetap stabil.

Namun kabar buruknya, stres akan selalu kita alami dari waktu ke waktu.

Dan kabar baiknya lagi, para pakar mengatakan sedikit stress itu tidak masalah, justru baik karena hal itu dapat membantu kita untuk menjadi lebih baik dalam berbagai hal.

Nah, langkah pertama untuk mengendalikan stress adalah dengan mengetahui tanda-tandanya. Lebih jelasnya, berikut gejala-gejala stress yang perlu kamu ketahui!

1. Sakit Kepala

Sakit Kepala
Sakit Kepala

Sakit kepala merupakan tanda paling umum ketika seseorang mengalami stress dan hal ini sudah dibuktikan oleh berbagai penelitian.

Jelas banyak hal lain yang bisa memicu sakit kepala seperti meminum alkohol, kekurangan vitamin, kurang tidur dan dehidrasi. Maka tentunya kamu bisa mengecek sendiri apa penyebab sakit kepala yang kamu alami.

Jika kamu sudah mengkonsumsi makanan sehat dan menjaga pola tidur namun tetap saja sakit kepala, maka jelaslah sudah tanda bahwa kamu mengalami stress.

Sementara jika stress yang kamu alami terlalu berat, gejala lainnya akan terasa seperti pegal dan nyeri di bagian pundak.

2. Jerawat

Jerawat
Jerawat

Tumbuhnya jerawat seringkali dikaitkan dengan makanan berminyak, namun ternyata stress juga bisa menjadi penyebab tumbuhnya jerawat.

Mungkin ini terdengar seperti mitos, tetapi orang yang stress akan lebih sering menyentuh wajahnya sehingga menyebarkan bakteri.

Dan faktanya beberapa ilmuwan telah mengkonfirmasi bahwa jerawat adalah tanda stress berat. Sebuah studi yang dilakukan 94 remaja menemukan bahwa stress berat dikaitkan dengan tumbuhnya jerawat terutama pada anak laki-laki.

Lucunya bertambah pula stress melihat tumbuhnya jerawat. Hal ini disebabkan karena kita terlalu memikirkan semua masalah dari yang sederhana sampai yang paling rumit.

Padahal jalan sederhana menyelesaikan setiap masalah hanyalah memikirkan apa penyebabnya, setelahnya ambil tindakan yang nyata untuk menyelesaikan masalah tersebut, bukan memikirkannya terus menerus.

3. Insomnia

Insomnia
Insomnia

Jika kamu mengalami insomnia, maka jangan menganggap hidupmu yang paling sengsara. Sebab ada lebih dari 2 juta kasus insomnia di indonesia per-tahunnya.

Data ini mungkin cukup membuktikan bahwa kita adalah generasi yang paling banyak depresi. Jelas saja, beberapa penelitian membuktikan bahwa insomnia merupakan gejala stress berat yang mengarah pada depresi.

Saat ini kita mengalami banyak masalah terkait hubungan dengan orang tercinta, pekerjaan, dan lainnya. Namun sayangnya kita kesulitan menemukan solusi dari setiap masalah-masalah ini sehingga menyebabkan insomnia.

Sederhananya, bagaimana mungkin seseorang bisa tidur tenang jika tubuh dan pikirannya belum cukup rileks?

Inilah mengapa para pakar psikologi menyarankan agar 30 menit sebelum tidur kita perlu menjauhi alat-alat komunikasi dan mulai menenangkan pikiran. Selain itu, kita juga perlu lebih banyak bersyukur dan memaafkan semua yang terjadi hari ini.

4. Energi Rendah alias badmood

Badmood
Badmood

Stress adalah reaksi alami tubuh kita saat menghadapi suatu permasalahan yang sulit. Lalu secara otomatis tubuh kita mengeluarkan hormon kortisol yaitu suatu hormon yang memengaruhi suasana hati dan menurunkan tingkat energi.

Seseorang yang sedang badmood mungkin kehilangan selera terhadap banyak hal, namun sebenarnya kita juga tidak harus selalu bersemangat sepanjang waktu, bukan?

Mungkin kamu tidak selera makan, mungkin kamu tidak termotivasi menyelesaikan pekerjaan, namun hal itu bukanlah masalah dan justru sebuah pengalaman yang perlu kita nikmati juga.

Jika kamu sedang bad mood dalam pekerjaan, maka istirahatkanlah pikiran dan tubuhmu. Ambil secangkir kopi dan beberapa makanan ringan, nikmati momen itu.

Kita perlu menerima bahwa ada situasi dimana merasa lelah dengan semuanya, dan solusinya tidaklah terlalu rumit sebab kita hanya perlu mengistirahatkan diri.

5. Emosi Tak Terkendali

Emosi Tidak Terkendali
Emosi Tidak Terkendali

Benar bahwa ketika seseorang sedang stress, maka emosinya tak terkendali. Namun budaya kita mengajarkan bahwa kemarahan adalah hal yang buruk, sehingga kita menahan emosi tersebut.

Ironisnya, saat kita menahan emosi ternyata semua perasaan itu tidak hilang tetapi tertimbun di pikiran bawah sadar. Hal ini memungkinkan semuanya meluap pada satu momen tertentu sehingga meledak-ledak.

Maka agar kita tidak terlalu stress menahan emosi dan agar kita tidak dipandang buruk karena marah-marah, jalan tengahnya adalah mengekspresikan emosi lewat tulisan.

Hanya butuh 10-15 menit untuk menuliskan semua kekesalan dalam dirimu di atas kertas, tuliskan saja semuanya setelah itu bakar.

Cara ini dapat membantu kita mengeluarkan unek-unek yang selama ini terpendam dan tentunya aman sebab tak akan ada orang lain yang tahu.

6. Sulit Fokus

Sulit Fokus
Sulit Fokus

Kesulitan untuk konsenstrasi dalam kurun waktu tertentu juga merupakan tanda seseorang mengalami stress berat.

Inilah yang paling umum terjadi sebab ia menjadi gangguan ketika kita sedang melakukan aktivitas penting.

Beberapa gangguan yang datang dari dalam diri sendiri seperti ada suara di dalam kepala atau ada bayangan-bayangan didalam pikiran yang sulit di kendalikan.

Hal ini bisa jadi disebabkan karena kita terlalu banyak mengkonsumsi tontonan yang negatif, mendengar atau berbicara yang buruk-buruk dan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan.

Maka dari itu sangat penting agar kita bisa menjaga mata, telinga dan mulut dari hal-hal yang negatif. Sebab pikiran adalah cerminan dari semua yang kita lihat dan dengar.

Pelajari Juga :

Setiap orang pasti akan mengalami stress dari waktu ke waktu dan mungkin kita sudah terbiasa mengalaminya.

Tapi masalah sebenarnya adalah stress bisa menyebabkan berbagai penyakit lainnya yang cukup parah.

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa kesehatan fisik dipengaruhi oleh pikiran, maka sangat penting agar kita terus memperbaiki diri dan memperbaiki kebiasaan agar bisa lebih positif dalam berpikir.

Written by Ilham Damanik

Penikmat dan pemerhati