5 Tips Mempersiapkan Diri Menghadapi Psikotes Kerja

Hidup tidak lekang dari ujian bukan. Rasanya jika hidup tidak terjadi ujian

Rima Mustika Rima Mustika · 3 min read >
Tips Persiapan Psikotes Kerja

Hidup tidak lekang dari ujian bukan. Rasanya jika hidup tidak terjadi ujian maka akan hambar dan datar. Entah itu ujian hidup berupa tes sekolah, tes beasiswa, naik turun siklus dalam hidup hingga tes akan mencari pekerjaan.

Yang sedang ramai diperbincangkan saat ini mungkin adalah tes masuk baik itu cpns, karyawan di suatu perusahaan atau tes pekerjaan lainnya. Mulai dari level staff hingga level tingkat atas yang akan dipromosikan tentu akan mendapatkan tes sebelum memulai lembaran pekerjaan baru.

Sering kali kita mendengar perbincangan antara seseorang dengan teman atau kerabatnya mengenai tes untuk masuk ke dalam pekerjaan. Tidak sedikit yang menyebutkan bahwa “gue ga lulus psikotes nih, kurang belajar”.

Tentu anda pernah mendengar atau membaca kurang lebih yang sama intinya dengan kalimat di atas. Tetapi tahukah anda bahwa psikotes tidak memiliki hasil akhir berupa lulus atau tidaknya seseorang dalam melamar pekerjaan ?

Persiapan Sebelum Psikotes Kerja

Yup, psikotes tidak memiliki hasil seperti penjelasan tersebut. Kesalah pahaman sering terjadi di fase ini. Yang terjadi sebetulnya adalah adanya kemungkinan pihak yang berwenang dalam memutuskan apakah anda diterima atau tidaknya melihat adanya ketidakseimbangan antara tes-tes yang telah diberikan.

Wawancara juga merupakan bagian dari tes yang diberikan. Hasil akhir yang akan di validasi ini lah yang mungkin membuat pihak yang berwenang memutuskan apakah anda diterima atau tidak.

Untuk itu, sering kali seseorang justru mencari contoh soal psikotes yang umum diberikan untuk tes pekerjaan baik secatra online maupun offline melalui buku.

Tahukah anda bahwa cara ini sebaiknya tidak dilakukan ?. Lalu, sebenarnya apa sih yang harus kita persiapkan untuk menghadapi psikotes ini ?.

Ada beberapa cara simpel dan mudah yang harus anda persiapkan untuk persiapan psikotes keesokan harinya.

1. Tidur Lebih Awal

Tidur Lebih Awal
Tidur Lebih Awal

Apa hubungannya ? ini tentang persiapan psikotes, kan saya mau melamar pekerjaan, bukan sedang insomnia. Alasan pertama adalah agar anda terpenuhi tidur yang cukup dan berkualitas. Jika tidur anda cukup dan berkualitas, maka anda dapat menjalani hari esok dengan lebih semangat dan segar.

Tidak hanya itu, tidur yang cukup dan berkualitas akan membantu anda lebih fokus selama tes dan tidak mudah mengantuk. Terbayang bukan jika kita sedang menjalani tes tetapi dilanda kantuk akibat kurang tidur malam harinya ? hal ini akan mempengaruhi hasil tes anda nantinya.

Ini juga merupakan salah satu alasan mengapa hasil tes yang dilakukan di waktu yang berbeda, dan mungkin tempat yang berbeda memiliki hasil yang berbeda-beda pula. Jadi, atur waktu tidur anda dengan baik.

2. Istirahatkan Pikiran

Istirahatkan Pikiran
Istirahatkan Pikiran

Semakin anda ingin mencari tahu mengenai soal psikotes yang kemungkinan akan diberikan, semakin diri anda akan tidak tenang. Beberapa orang menyebutkan bahwa justru mereka akan semakin tenang jika mencari contoh soal terlebih dahulu sebelum tes.

Hal ini akan bias pada tes yang akan anda jalani. Ya memang, mungkin hasilnya akan mendapatkan skor tinggi ketika dikoreksi. Tetapi, hasil tersebut sudah bukan 100% hasil pemikiran anda.

Mengapa demikian ? hal ini karena otak anda sudah terstimulasi terlebih dahulu oleh psikotes yang beredar bebas di pasaran. Anda tentu tidak mengetahui sebelumnya jika tidak mencarinya lewat internet atau membaca dari buku. Berhubung anda sudah mencari tahu terlebih dahulu, maka apa yang anda baca dan kerjakan akan terekam dalam memori pada otak.

Sehingga ketika anda mengerjakan tes yang sebenarnya, otak sudah terbiasa dengan pola dari soal. Jadi, sebaiknya istirahatkan pikiran anda, rilekskan tubuh, istirahat yang cukup karena stres akan memengaruhi hasil.

Bukankah lebih baik jika tes tersebut murni dari pemikiran anda sendiri tanpa adanya pengaruh dari manapun?

Baca Juga : 5 Tips Melepaskan Kecemasan Agar Lebih Tenang Dalam Bekerja

3. Persiapkan Diri

Persiapkan Diri Dengan Makanan Sehat
Persiapkan Diri Dengan Makanan Sehat

Persiapan diri untuk menjalani psikotes keesokan harinya bisa dilakukan sehari sebelumnya. Persiapan tersebut berupa menjaga kondisi kesehatan tubuh, mencukupi asupan makanan dan minuman sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ketika sedang menjalani tes.

Jika persiapan diri anda sudah matang, anda akan terhindar dari rasa cemas yang akan menimbulkan permasalahan lainnya seperti tidak berhenti merasa mulas atau mual dan lain sebagainya.

Buatlah diri anda senyaman mungkin ketika akan menghadapi psikotes. Perbanyaklah membaca pengetahuan umum untuk meningkatkan pengetahuan anda sehingga tes akan dapat dikerjakan murni dari pemikiran anda sendiri.

4. Persiapkan Keperluan Tes

Persiapkan Keperluan Tes
Persiapkan Keperluan Tes

Yang harus dipersiapkan lagi adalah keperluan anda selama tes. Siapkan alat tulis lengkap dan cadangan sehingga anda tidak perlu repot mencari pengganti apabila terjadi kendala selama tes. Misalnya tiba-tiba saja pulpen tidak dapat digunakan karena tinta habis.

Bawa pula pensil dan penghapus, biasanya sudah disiapkan pensil untuk digunakan, tetapi tidak ada salahnya juga untuk membawa sendiri ya. Sering kali adanya perbincangan untuk meminjam alat tulis akan mengganggu peserta lain. Sebaiknya hindari kondisi ini.

Bawa air minum anda sendiri. Umumnya tester memperbolehkan anda untuk minum air mineral dalam ruangan di sela-sela tes. Perhatikan juga jam kamar mandi anda ya, usahakan untuk tidak keluar ke toilet ketika tes sedang berlangsung. Tester juga biasanya akan memberitahukan di awal jika anda harus ke toilet sebelum tes di mulai.

5. Berdoa

Berdoa Semoga Dilancarkan
Berdoa Semoga Dilancarkan

Tidak lupa untuk berdoa jika beberapa persiapan di atas telah matang. Bukankah berdoa merupakan hal penting untuk setiap langkah dalam hidup. Berdoa juga akan memberikan ketenangan bagi diri anda selama menjalani tes.

Jika diri anda tenang, maka anda juga dapat lebih fokus untuk mengerjakan tes dan memahami instruksi dari tester dengan baik.

Selain itu, pintar-pintar lah mengatur waktu karena ada beberapa tes yang dikerjakan menggunakan waktu tertentu. Mungkin tidak akan disebutkan berapa lama waktu yang diberikan karena akan menambah rasa cemas dan terburu-buru dari diri anda di mana ini akan memengaruhi hasil.

Untuk itu, jika memang diperbolehkan untuk mengerjakan secara acak, kerjakanlah terlebih dahulu yang anda rasa mudah. Dengan begitu anda akan dapat memanfaatkan waktu dengan baik dan soal yang anda kerjakan mungkin akan lebih banyak dari yang lainnya.

Tenang, tidak ada sistem minus atau tidak lulus dalam psikotes. Yang ada hanya anda kredibel atau tidak di pekerjaan tersebut. Jangan lupa untuk memberikan first impression yang baik kepada interviewer dan jawab pertanyaan secara tepat dan tidak bertele-tele.

Cukup mudah bukan sebenarnya persiapan untuk menghadapi psikotes ini. Hanya saja banyak orang berlomba-lomba untuk mendapatkan skor tinggi agar diterima. Sayangnya bukan itu saja yang dilihat. Kalaupun diterima, pekerjaan yang anda lakukan yang akan berbicara.

Baca Juga : 7 Tips Memulai Karir Sebagai Freelancer Pemula Yang Sukses

Jika anda memang kredibel dan pantas dipekerjaan tersebut, tidak perlu meragukan kemampuan anda. Percaya lah pada diri anda sendiri. Barengi juga dengan attitude dan gratitude yang baik karena pekerjaan yang baik tidak akan ada artinya jika sikap kita dalam bekerja juga tidak ikut baik.

Rima Mustika
Psychology and art enthusiast. A traditional dancer who can't live without coffee. Read Full Profile