in , ,

Sering Diremehkan, Ini 5 Tips Menghadapi Orang Arogan

Kadang-kadang seseorang terlihat lebih hebat dari kita, namun sebenarnya mereka tidak lebih hebat, mereka hanya lebih angkuh, sombong dan arogan. Dalam psikologi, orang-orang seperti ini memiliki banyak sebutan seperti narsisis, megalomania dan lain-lain.

Mereka selalu berpikir dirinya lebih baik dari orang lain dan untuk membuktikannya mereka melakukan dua cara untuk mendapatkan kekaguman, yaitu mempromosikan dirinya sendiri atau menjatuhkan harga diri orang lain.

Ketika seseorang meremehkan kita, membuat harga diri kita jatuh, secara otomatis kita juga menjadi ragu pada diri sendiri alias kehilangan kepercayaan diri. Tentu ini akan menjadi masalah jika terus dibiarkan.

Nah, mungkin kamu sering menemukan orang-orang seperti ini di lingkungan pertemanan, lingkungan pekerjaan, atau bisa jadi mereka adalah bagian dari keluargamu bahkan pasanganmu sendiri.

Namun terlepas apakah orang-orang narsisis ada disekitar kita atau bukan, setidaknya kita perlu membentengi diri dengan ilmu pengetahuan siapa sangka nantinya bertemu dengan orang angkuh yang suka meremehkan kita. Berikut ini adalah 5 cara menghadapi orang yang arogan!

1. Jangan Melawan Api Dengan Api

Api Melawan Api
Api Melawan Api

“Kebencian tidak akan berakhir jika dibalas dengan kebencian, hanya cinta yang bisa memadamkan kebencian.” -Gautama Buddha

Ketika seseorang meremehkan kita, kadang kita berpikir bahwa dengan membuktikan kehebatan diri di depan mereka itu dapat menutup mulutnya yang penuh sampah. Namun faktanya, justru hal itu membuat mereka semakin meninggikan dirinya lagi dan lagi.

Nah, disaat mereka semakin meninggikan diri, maka secara otomatis kita juga terpancing untuk meninggi dan meninggi, sampai akhirnya kita menjadi orang yang sama arogan seperti mereka.

Pada tahap inilah kamu tertular toxic yang mereka sebarkan, dan parahnya jika terus terjadi berulang-ulang maka keangkuhan mereka bisa menjadi karaktermu juga.

Lalu akhirnya kamu juga menjadi arogan kepada orang lain dan orang lain juga tertular toxic yang kamu sebarkan. Coba bayangkan betapa berbahayanya jika kita tidak memiliki tameng ilmu pengetahuan dalam menghadapi orang arogan?

Maka ketika temanmu membicarakan outfit-nya yang mahal, lalu membicarakan tentang liburannya yang menghabiskan uang jutaan, kamu tak perlu terpancing untuk menceritakan tentang outfit atau berapa uang yang kamu habiskan untuk liburan.

Kamu hanya perlu belajar mindfulness dan mendengarkan saja. Tetaplah pada pendirianmu dan tetapkan hati agar selalu percaya diri bahwa kamu memiliki sisi keren yang berbeda. Simpan kepercayaan diri itu dalam hatimu dan cukup kamu saja yang tahu siapa dirimu!

2. Bertingkahlah Seolah Kamu Sedang Mendengarkan Dongeng

Bertingkah Seperti Mendengarkan Dongeng
Bertingkah Seperti Mendengarkan Dongeng

Jangan biarkan orang-orang arogan membuat kamu terkesan, sebab secara perlahan hal itu bisa membuat kamu merasa minder atau insecure. Ingat selalu bahwa kita semua memang berbeda dan memiliki keunikan masing-masing, jadi tak perlu merasa insecure.

Namun satu senjata lagi yang harus kamu miliki agar tidak insecure saat menghadapi orang yang arogan adalah bertingkah seolah sedang mendengarkan cerita dongeng atau fiksi. Sebab keangkuhan mereka hanya berhasil ketika kita merasa terkesan.

Belajarlah untuk menjadi buta pada simbol-simbol kemewahan atau status sosial, dan jika memang diperlukan maka tunjukkan saja pada mereka bahwa kamu benar-benar tidak merasa terkesan dengan apa yang mereka miliki.

Katakan pada dirimu sendiri bahwa kamu tidak harus memiliki apa yang orang lain miliki untuk menjadi percaya diri. Artinya, kamu sudah merasa cukup dengan dirimu, dengan semua yang kamu miliki dalam hidup ini.

3. Jika Orang Arogan Itu Kenal Dekat Denganmu, Berikan Nasehat

Memberikan Nasehat
Memberikan Nasehat

Kita tidak bisa memperlakukan semua orang dengan cara yang sama. Kita mungkin bisa bersikap bodo amat kepada orang sombong yang tidak kita kenal dekat, tapi bagaimana jika orang arogan itu kita kenal dekat?

Mungkin kamu terjebak dalam suatu hubungan dengan orang arogan dan mau tidak mau harus menghabiskan banyak waktu dengan mereka. Jika hal ini yang terjadi, sekarang waktu yang tepat untuk berbicara benar.

Orang-orang arogan pasti memiliki banyak korban dan kamu bisa mengambil satu contoh saja untuk memberinya teguran, semisal “Si Bambang sakit hati karena kamu mengatakan bahwa pola pikirnya sangat rendahan. Ternyata ucapanmu kemarin tidak membantunya menjadi lebih baik.”

“Mungkin tujuanmu baik, tapi menurutku jika tujuan kita menyadarkan orang lain untuk berubah, maka kita hanya perlu memberi tahu apa yang baik bagi mereka, bukan membicarakan keburukan mereka.”

Hal ini memang tidak mudah di katakan, tetapi kita perlu mengatakan hal ini demi kebaikan bagi diri sendiri mau pun orang-orang terdekat kita.

4. Bahas Topik Pembicaraan yang Mereka Tidak Pahami

Membahas Topik Yang Tidak Dipahami
Membahas Topik Yang Tidak Dipahami

Kita tidak bisa menyuruh orang arogan untuk diam, kita hanya perlu membahas sesuatu yang jauh dari pengetahuan mereka dan secara otomatis orang-orang arogan itu akan diam dengan sendirinya.

Maka betapa beruntungnya kamu jika memiliki wawasan yang luas. Sebab itu artinya kamu bisa membuat diam orang arogan mana pun. Karena orang-orang sombong memiliki kebanggaan yang bermacam ragam.

Saat kamu menghadapi orang yang suka menyombongkan outfit-nya, maka hindari pembahasan mengenai outfit tetapi bahaslah sesuatu yang mereka tidak ketahui.

Begitu pun saat kamu menghadapi orang yang suka menyombongkan hartanya, hindari topik mengenai uang, harta atau kemewahan. Tetapi coba bahas topik mengenai olahraga yang mereka tidak sukai.

Namun hal ini bukan berarti kamu juga menjadi penyombong karena lebih tahu akan sesuatu daripada mereka. Karena cara ini hanya dilakukan dengan tujuan membuat mereka berhenti menyombongkan diri.

5. Pahami Penyebab Kesombongan Mereka

Memahami Penyebab Kesombongan Mereka
Memahami Penyebab Kesombongan Mereka

Sebagian orang yang terlihat arogan sebenarnya tidak sadar bahwa sikapnya itu sombong dan menyakiti orang lain. Maka disinilah kita perlu lebih cerdas lagi dalam memahami orang-orang yang kelihatannya arogan.

Coba cari tahu seluk beluk mereka, seperti dari keluarga seperti apa ia dibesarkan? dengan gaya hidup seperti apa ia bertumbuh? dan lihatlah situasi sosial seperti apa yang membentuk karakternya.

Mengenal orang-orang ini lebih dalam kadang justru membuat kita tertawa bahkan juga menangis karena kasihan, tentunya akan lebih baik lagi jika kita menghadirkan rasa empati kepada mereka, sebab hal itu dapat membuat kita jauh lebih bijaksana.

Setelah kita memahami penyebab kesombongan orang lain sebenarnya ini akan menjadi sangat dramatis, kadang-kadang kita akan melihat bahwa kesombongan yang mereka tunjukkan hanyalah suatu cara untuk menunjukkan keunggulannya agar disukai orang lain.

Kadang-kadang kesombongan yang mereka tunjukkan hanyalah cara untuk mengungkapkan bahwa mereka takut kehilangan kita, artinya mereka senang memiliki hubungan dengan kita, namun begitulah cara mereka mengungkapkan perasaannya.

Baca Juga : 

Coba bayangkan betapa sulitnya menjalani hidup menjadi orang yang arogan? Bagaimana sulitnya mereka berinteraksi dengan orang-orang dan bagaimana sulitnya mereka untuk jujur pada perasaannya sendiri.

Setelah kita memiliki empati kepada mereka, sekarang saatnya untuk mengajarkan mereka tentang suatu prinsip hidup yang akan menyelamatkan kita dari anggapan orang lain bahwa kita sombong.

“Disaat dirimu yakin bahwa dirimu keren,disaat kamu yakin bahwa dirimu benar, dan disaat kamu yakin bahwa dirimu baik, maka kamu tak perlu meminta persetujuan dari orang lain.”

Sekianlah artikel tentang 5 cara menghadapi orang arogan. Semoga bermanfaat!

Written by Ilham Damanik

Penikmat dan pemerhati