in ,

9 Tips Agar Kamu Tetap Tenang Setelah Dimarahi Bos

Dimarahi Bos

Sudah menyelesaikan pekerjaan dengan baik tapi tetap kena marah atasan?

Dibentak di depan banyak rekan di kantor karena sebuah kesalahan?

Menyebalkan memang. Akhirnya perasaan sakit hati hanya bisa dipendam sendiri.

Meski ada ego yang terluka tentu saja tidak bisa apa – apa karena beliau atasan di kantor. Kalau tak bisa menahan emosi negatif yang tersulut taruhannya adalah perjalanan karir kamu.

Dibandingkan mempertaruhkan semua yang sudah kamu dapatkan dengan susah payah, memang lebih baik meredam emosi. Tidak mudah, tapi itulah yang harus dilakukan.

Nah, berikut ini ada tips agar kamu tetap tenang setelah dimarahi oleh bos kamu. Bisa banget kamu coba!

Tarik Nafas, Hembuskan..

Kemarahan bos kamu bisa jadi membuat kamu ikut emosi. Apalagi kalau kamu rasanya punya pembelaan diri yang cukup, pasti ada perasaan tidak terima.

Namun demikian, janganlah menghadapi api dengan api.

Coba untuk meredam emosi kamu setelah dimarahi bos dengan menarik nafas panjang, lalu hembuskan perlahan. Lakukan ini berulang – ulang sampai kamu benar – benar merasa tenang.

Setiap pekerjaan pasti punya masalahnya masing – masing, terutama kesalahan yang berujung dimarahi atasan kamu.

Tidak perlu diambil hati dan tetap bersikap profesional.

Cari Tahu Dulu Penyebabnya

Mencari Tahu Penyebab Dimarahi Bos
Mencari Tahu Penyebab Dimarahi Bos

Bos kamu tidak mungkin memarahi kamu kalau tidak ada alasannya.

Maka dari itu, tenanglah dulu dan hindari terpancing emosi.

Ketimbang kamu membiarkan energi negatif dari amarah si bos ikut menyulut emosi kamu, lebih baik kalau kamu memahami apa yang beliau katakan.

Dengan begitu kamu bisa tahu penyebab kemarahan bos kamu. Pahami poin penting yang beliau katakan.

Apabila kesalahan memang datang dari kamu, terima dengan lapang dada dan berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Justru dari kemarahan atasan kepada kamu ini, kamu bisa menjadikan ini sebagai motivasi untuk membuktikan bahwa kamu punya potensi.

Dengan kemampuan yang kamu punya, tidak hanya menyenangkan bos kamu, bahkan naik jabatan pun bukan hal yang tidak mungkin.

Ceritakan Keresahan Kamu..

Meskipun kamu sudah berusaha tidak memikirkannya, momen dimarahi atasan pasti membuat mood berantakan.

Untuk mengurangi sedikit keresahan kamu ini, kamu bisa curhat kepada rekan kerja yang memang sudah kamu percaya.

Ajak teman kamu untuk mengobrol biar suasana jadi lebih santai.

Apabila memungkinkan, minta temani juga pergi keluar setelah pulang kantor biar kamu dapat melupakan kejadian hari ini.

Jangan sampai kamu cerita ke orang yang salah dan malah membuat keadaan semakin buruk. Selain itu, berceritalah apa adanya. Tidak perlu mendramatisir masalah kalau tidak mau memicu masalah baru.

Memendam masalah kamu sendiri tidaklah bagus, tetapi jangan lupa untuk sortir terlebih dahulu sebelum kamu bercerita.

Dengan menceritakan masalah kamu, bisa mengurangi sedikit beban dan juga mungkin kamu akan mendapatkan jalan keluar untuk masalah kamu.

Nah jika masih merasa cemas, kamu bisa mempelajari 5 Tips Melepaskan Kecemasan Agar Lebih Tenang Dalam Bekerja.

Perbaiki Kinerja Kamu

Memperbaiki Kinerja
Memperbaiki Kinerja

Tadi sudah disebutkan kalau kamu perlu memahami poin penting dari amarah bos kamu.

Apabila memang semua berawal dari kesalahan kamu, tentu saja kamu harus menyelesaikan kesalahan tersebut.

Kalau bukan karena itu, tidak ada salahnya tetap memperbaiki kinerja kamu menjadi lebih baik lagi.

Tak hanya urusan pekerjaan, bisa juga dimulai dari kedisiplinan kamu masuk kerja sampai menyelesaikan tugas sebelum deadline.

Buat diri kamu lebih cemerlang sehingga catatan buruk kamu bisa terhapus. Tingkatkan juga produktivitas kamu saat bekerja dengan kualitas pekerjaan yang meningkat.

Menerima Segala Kritik

Tetap tenang setelah dimarahi bos memang sulit, tapi bukan berarti tidak bisa dilakukan. Semua kembali ke diri kamu sendiri dalam menerima kritikan.

Pada dasarnya amarah bos kamu pasti berdasarkan keinginan beliau, misalnya hasil seperti apa yang beliau harapkan dari kamu. Meskipun tidak mudah, berusahalah menerima itu semua dengan ikhlas.

Sebagai seorang yang profesional dalam pekerjaan, jangan sampai setelah dimarahi bos kamu menjadi diam di depan bos kamu bahkan berhenti bicara padanya.

Bersikaplah seperti biasa dan cukup buktikan dari kinerja kamu.

Mendistraksi Pikiran Kamu Biar Tidak Emosi

Emosi kamu sudah ada di puncak setelah selesai dimarahi bos. Jangan sampai itu meledak di kantor dan malah menimbulkan kekacauan.

Alihkan emosi kamu ke hal – hal menyenangkan. Ini akan membantu mendistraksi pikiran kamu sehingga tidak ikut meledak – ledak seperti bos kamu barusan.

Minta izin untuk istirahat sejenak sekaligus mengembalikan mood kamu yang berantakan. Pergi ke cafe favorit kamu, hirup udara di luar kantor, atau sekadar dengarkan musik kesukaan kamu.

Bisa juga dengan makan atau minum yang manis – manis seperti coklat, kopi susu, yogurt dan lain – lain. Hal tersebut lumayan dapat meredam emosi kamu.

Selain itu, untuk meredam emosi saat bekerja, kamu bisa mempelajari 7 Cara Menikmati Pekerjaan Agar Hidup Tidak Mudah Stres.

Lupakan dan Lupakan…

Sebaiknya kalimat amarah dari bos kamu segera kamu lupakan. Tidak ada gunanya menyimpan rasa sakit hati kamu. Itu malah akan membuat kamu menjadi seorang pendendam.

Belajar melupakan masalah. Meskipun tidak mudah, tapi tidak cara lain dari melupakan hal tersebut. Membiarkan diri kamu terluka malah akan menghambat kinerja kamu.

Kalau kinerja kamu menurun, kamu malah akan semakin jadi sasaran empuk untuk amarah bos kamu.

Jangan Lari Dari Masalah

Jangan Lari Dari Masalah
Jangan Lari Dari Masalah

Ternyata ini memang benar datang dari kesalahan kamu.

Yang bisa kamu lakukan adalah bereskan kesalahan kamu sampai benar – benar selesai.

Jangan lari dari masalah karena rasa sakit hati kamu. Tenangkan diri terlebih dahulu dan mulai perlahan kerjakan tanggung jawab kamu.

Biar bagaimana pun, bos kamu adalah alasan kamu bisa bekerja di tempat kamu sekarang. Lakukan saja pekerjaan kamu semaksimal mungkin.

Minta bantuan rekan kerja apabila kamu memang tidak bisa menyelesaikannya sendiri. Diskusikan letak kesalahan kamu, namun usahakan tetap kamu yang mengerjakan tanggung jawab kamu tersebut.

Tanyakan Dengan Baik

Ketika marah, seseorang kadang menjadi tidak jelas dalam berbicara. Bisa jadi poin yang disampaikan berbeda dari apa yang keluar dari mulut.

Wajar kalau kamu tidak paham maksud amarah dari bos kamu. Biarkan beliau tenang terlebih dahulu, kemudian tidak ada salahnya kamu tanyakan untuk memastikan maksudnya.

Mungkin kamu akan terlihat tidak cepat tanggap, akan tetapi ini lebih baik daripada kamu melakukan kesalahan dua kali. Setelah kamu mengerti, langsung kerjakan apa yang beliau inginkan.

Semua permasalahan bisa diselesaikan apabila dibicarakan baik – baik. Ketimbang kamu mengeluh dan malah mengurangi produktivitas kamu.

Merasa tertekan? Coba pelajari 8 Tips Agar Pekerjaan yang Berat Terasa Lebih Ringan.

Demikian tips agar tetap tenang saat atasan mulai marah-marah kepadamu.

Siapa sih yang suka dimarahi. Namun demikian, jangan terlalu cepat menyimpulkan sehingga mengambil keputusan yang kurang tepat.

Apalagi sampai membuat kamu menyimpan dendam. Sebaiknya segera dilupakan saja rasa sakit hati kamu.

Tenangkan diri terlebih dahulu lalu intropeksi diri kamu. Intinya adalah tetap profesional sebagai karyawan dan tingkatkan kinerja agar tanggung jawab kamu bisa terselesaikan. Kemarahan bos kamu bukan alasan untuk tidak bersinar di kantor. Semangat!

Written by Ana Rostiana

The girl still on her journey to unveil her biggest mystery--her life.