in

Konsultasi Psikologi, Kapan Waktu Yang Tepat Ke Psikolog?

Waktu Yang Tepat Untuk Konsultasi Ke Psikolog

Konsultasi psikologi mungkin belum banyak dilakukan. Hal ini kemungkinan karena masih adanya stigma tabu ke psikolog. Anggapan bahwa pergi menemui psikolog adalah orang gila membuat orang-orang yang membutuhkan bantuan psikolog mengurungkan niatnya. Tetapi semakin hari, nampaknya masyarakat sudah semakin melek dengan kebutuhan akan kesehatan mental.

Apakah Anda pernah mempertanyakan untuk apa pergi menemui psikolog jika mencurahkan segalanya cukup pada orang yang dipercayai? Jika Anda curhat dengan orang yang dipercayai memang tidak ada salahnya.

Tetapi jika Anda memerlukan bantuan yang efektif secara cepat dan menyeluruh, Anda dapat menemui psikolog. Hal ini karena psikolog sudah terbiasa dan terlatih untuk memahami kliennya, tidak hanya mendengarkan saja.

Psikolog tidak akan menentukan kubu dari apa yang Anda ceritakan. Sifatnya netral sehingga tidak bias kepada Anda. Lalu kapan saat yang tepat bagi Anda untuk melakukan konsultasi psikologi? Jika Anda sudah merasakan beberapa tanda-tanda berikut ini.

1. Masalah yang Dialami Sudah Mengganggu

Masalah Yang Dialami Sudah Mengganggu
Masalah Yang Dialami Sudah Mengganggu

Ketika seseorang mengalami masalah, ia akan memilih untuk menghadapi (fight) atau menghindari (flight). Pada saat seseorang yang biasanya selalu menghadapi permasalahan untuk diselesaikan segera menjadi memiliki keinginan untuk menghindari, maka Anda perlu waspada.

Anda dapat memperhatikan intensitas berespn dari masalah yang ada. Apakah Anda malah menunjukkan emosi seperti marah, menangis daripada menyelesaikannya?

Semakin Anda menghindar maka Anda akan semakin gelisah. Kegelisahan tersebut merupakan tanda dari kecemasan di mana dapat membuat Anda mengalami insomnia, tidak bergairah, merasa putus asa dan cenderung sering sakit kepala.

Jika Anda sudah merasakan hal ini selama lebih dari 1-2 minggu, ini merupakan tanda bahwa Anda sebaiknya menemui psikolog untuk mendapatkan konsultasi psikologi.

Baca Juga :

2. Kehilangan Sesuatu yang Berharga

Kehilangan Sesuatu Yang Berharga
Kehilangan Sesuatu Yang Berharga

Jika Anda baru-baru ini sedang mengalami kehilangan sesuatu atau seseorang yang berharga, hal ini dapat menimbulkan rasa sedih yang mendalam dan cenderung berkelanjutan (continue). Memang ada masanya Anda dapat tenggelam dengan kesedihan akibat hal tersebut.

Namun jika hal ini berkelanjutan selama lebih dari 1 minggu, Anda membutuhkan bantuan dari ahlinya.

Walaupun tidak semua orang yang mengalami hal ini membutuhkan konseling karena dapat menata dirinya dengan baik setelahnya, beberapa orang akan sangat terbantu dengan menemui psikolog.

Konsultasi psikologi dapat membantu Anda untuk mengatasi masalah tersebut agar tidak menetap dan menimbulkan gangguan psikologis lain.

3. Orang Sekitar Mulai Lelah Dengan Anda

Orang Sekitar Mulai Lelah
Orang Sekitar Mulai Lelah

Ketika Anda memiliki stresor atau pemicu dari permasalahan psikologis, jika tidak ditangani maka akan membuat orang di sekitar Anda mulai lelah dengan diri Anda.

Mereka bukannya tidak mendukung, tetapi hal tersebut Anda sampaikan berulang-ulang kali dalam jangka waktu yang cukup lama. Ketika mereka lelah dengan apa yang Anda sampaikan, mereka akan cenderung menghindar dari Anda.

Tandanya mereka cenderung kewalahan dengan diri Anda. Ini artinya Anda sebaiknya mencari bantuan konsultasi psikologi untuk mengatasi permasalahan diri Anda dengan baik.

Karena tidak semua orang dapat mendengarkan Anda dengan baik dan paham mengenai seluk beluk kesehatan mental.

4. Adanya Trauma

Adanya Trauma
Adanya Trauma

Permasalahan yang muncul seperti adanya kejadian traumatis yang menimpa Anda membuat Anda sebaiknya mencari konsultasi psikologi. Kejadian traumatis dapat berbeda-beda pada tiap individu.

Misalnya dari kejadian dipecat dari pekerjaan, hal percintaan, bencana alam atau divonis menderita suatu penyakit oleh dokter. Bisa juga karena adanya kejadian traumatis yang tidak terkira misalnya mengalami kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual dan juga mengalami kekerasan ketika masih anak-anak.

Kejadian ini akan membuat Anda teringat terus menerus. Jika tidak ditangani maka tidak akan hilang begitu saja, yang ada mungkin di repress, dan hal ini cukup berbahaya karena akan menjadi bom waktu. Untuk itu segera menemui psikolog agar permasalahan traumatis dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

5. Melakukan Hal yang Tidak Tepat Sebagai Pelarian

Melakukan Hal Yang Tidak Tepat
Melakukan Hal Yang Tidak Tepat

Jika seseorang tidak dapat menyelesaikan permasalahan dirinya dengan baik, maka akan muncul kecenderungan untuk mencari pelarian. Namun umumnya pelarian tersebut menjadi suatu hal yang tidak baik.

Karena pelarian tersebut cenderung tidak sehat. Seseorang akan mencari pelarian pada rokok, alkohol, obat-obatan terlarang hingga berperilaku melanggar norma lainnya.

Sebelum terjerumus pada hal tersebut, tentunya ada ketertarikan untuk mencobanya dari dalam diri yang kuat. Jika Anda sudah merasakan adanya dorongan tersebut. sebaiknya segera mencari pertolongan agar dapat melakukan konsultasi psikologi.

Pertolongan dari psikolog akan membantu Anda untuk mengetahui diagnosis dari diri Anda dengan tepat.

Kemudian psikolog akan menentukan bantuan berupa psikoterapi, konseling atau jika dibutuhkan akan dirujuk pada psikiater untuk mendapatkan bantuan obat-obatan seperti antidepresan dan antianxiety.

6. Manfaat Konsultasi Psikologi

Manfaat Konsultasi Psikologi
Manfaat Konsultasi Psikologi

Mengapa konsultasi psikologi dibutuhkan? mungkin Anda bertanya-tanya mengapa permasalahan kecil saja harus mendapatkan bantuan psikologis?. Tidak semua orang dapat menganggap bahwa masalah tersebut kecil untuk diselesaikan.

Hal ini tentunya dipengaruhi oleh banyak faktor. Bantuan profesional dibutuhkan ketika sudah tidak mampu untuk menyelesaikannya sendiri.

Melakukan konseling dapat membantu Anda untuk melihat masalah yang dihadapi dari berbagai sisi. Sudut pandang yang digunakan tidak hanya dari Anda saja. Tetapi Anda akan dihadapkan pada berbagai sisi sehingga Anda dapat melihat pemecahan masalah secara objektif.

Melakukan konseling juga akan menjaga emosi Anda lebih stabil dalam berespon terhadap permasalahan yang ada. Kemampuan diri untuk mengkomunikasikan permasalahan yang ada juga dapat lebih baik.

Selain itu Anda dapat memunculkan dorongan positif dari dalam diri Anda agar lebih percaya diri dalam menghadapi permasalahan yang ada.

Keseimbangan diri Anda juga akan muncul agar Anda dapat menjalani hubungan antar manusia dengan lebih baik dan membantu Anda untuk dapat memilih dengan baik pula. Jadi bantuan psikolog ini tidak serta merta memberikan Anda solusi secara langsung.

Tetapi psikolog berperan untuk memnjembatani Anda untuk melahirkan pilihan-pilihan pemecahan masalah.

Pilihan-pilihan tersebut nantinya akan di evaluasi kembali dengan Anda. Sehingga Anda dapat memilih cara penyelesaian masalah yang tepat tanpa harus marah-marah, sedih berkelanjutan dan terjerumus pada hal yang tidak baik.

Baca Juga : 

7. Persiapkan Diri Sebelum Melakukan Konseling

Persiapan Sebelum Konseling
Persiapan Sebelum Konseling

Setelah semua hal diatas Anda ketahui, Anda dapat melakukan konsultasi psikologi dengan beberapa persiapan. Anda perlu menentukan tujuan dari menemui psikolog itu apa.

Kemudian Anda dapat menceritakan apa yang sedang dirasakan selama ini agar psikolog mengetahui permasalahan apa yang sebenarnya sedang Anda hadapi.

Yang tidak kalah penting lagi adalah Anda sebaiknya harus siap diri untuk membuka kembali hal yang membuat Anda trauma atau hal yang menyakitkan. Ini penting untuk mengetahui akar dari permasalahan yang ada.

Untuk dapat melakukan sesi konsultasi psikologi, sebaiknya buat perjanjian terlebih dahulu pada jadwal di mana Anda sedang tidak sibuk.

Anda juga dapat memperhitungkan budget yang dimiliki untuk kemudian memilih psikolog yang dapat Anda kunjungi. Jika Anda sudah menemukannya, Anda juga perlu mengenali jenis terapi yang Anda jalani. Hal ini untuk membantu Anda mengenal lebih baik lagi diri Anda selama melakukan konsultasi psikologi.

Written by Rima Mustika

Adult clinical psychologist, art enthusiast. A traditional dancer who can't live without coffee.